Modal Awal Rp 10 Juta, Azwir Bangun Usaha Nasi Padang Jadi Penghasilan Keluarga

Jakarta - Tradisi merantau yang melekat kuat pada masyarakat Minang telah membawa banyak perantau menuai kisah sukses di tanah orang. Azwir Rahim adalah salah satu potret nyata dari keberhasilan itu.

Jul 06, 2026 - 13:25
0 0
Modal Awal Rp 10 Juta, Azwir Bangun Usaha Nasi Padang Jadi Penghasilan Keluarga

Jakarta - Tradisi merantau yang melekat kuat pada masyarakat Minang telah membawa banyak perantau menuai kisah sukses di tanah orang. Azwir Rahim adalah salah satu potret nyata dari keberhasilan itu. Dua belas tahun silam, pria asal Padang ini memulai langkah kecilnya dengan membuka usaha nasi padang hanya bermodalkan semangat dan dana terbatas. Kini, usahanya telah menjelma menjadi tumpuan ekonomi utama bagi seluruh anggota keluarganya.

Di tengah hiruk pikuk ibu kota, Azwir mengelola warung bernama Sambalado Baru dengan penuh dedikasi. Saat berbincang dengan media kami di sela kesibukannya melayani pelanggan, ia membagikan lika-liku perjalanan merintis bisnis kulinernya. Dengan mata berbinar, ia menceritakan fase-fase sulit yang harus dilaluinya sebelum mencapai titik stabil seperti sekarang.

Dari Sekuriti Hingga Wirausaha Kuliner

Perjalanan Azwir di Jakarta tidak dimulai dengan langsung menjadi bos bagi dirinya sendiri. Sebelum menjadi pengusaha, ia lebih dulu menggantungkan hidup sebagai petugas keamanan (sekuriti) di kawasan Jakarta Utara. Fase itu dilaluinya sebagai batu loncatan untuk mengumpulkan modal dan memahami kerasnya kehidupan di perantauan.

Titik balik terjadi pada tahun 2012, tepat setelah ia menikah. Tanggung jawab baru sebagai kepala keluarga menyulut tekadnya untuk menciptakan sumber pendapatan yang lebih menjanjikan. Dengan modal awal yang ia kumpulkan sedikit demi sedikit sekitar Rp 10 juta, Azwir memberanikan diri meninggalkan seragam sekuritinya dan masuk ke dapur. Ia memutuskan untuk membawa cita rasa kampung halamannya ke lidah para pekerja di Jakarta melalui sepiring nasi padang yang hangat.

"Memulai usaha sendiri tentu penuh keraguan, apalagi modal pas-pasan. Tapi karena ada keluarga yang harus dihidupi, saya harus berani mengambil langkah itu," kenang Azwir saat berbincang dengan laporan kami.

Sambalado Baru dan Nafkah Keluarga

Nama "Sambalado Baru" dipilih Azwir sebagai simbol harapan dan awal yang segar dalam hidupnya. Di warung sederhananya, ia tidak hanya menyajikan rendang atau gulai yang kaya rempah, tetapi juga kegigihan seorang perantau yang menolak menyerah pada keadaan. Perlahan tapi pasti, cita rasa masakannya mulai diterima oleh banyak pelanggan tetap.

Dari hari ke hari, warung nasi padang itu terus berdenyut. Kini, usaha yang dirintis dari nol itu telah mampu menghidupi istri dan anak-anaknya. Bagi Azwir, pencapaian terbesarnya bukan sekadar nominal rupiah yang masuk, melainkan kemampuannya untuk menyekolahkan anak-anak serta menciptakan kemandirian finansial tanpa harus kembali bergantung pada pekerjaan bergaji tetap. Kisahnya menjadi bukti bahwa modal terbatas bukanlah tembok penghalang, melainkan pemicu kreativitas dan kerja keras.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User