Matahari Diduga Pemicu Kebakaran RSUD Sekarwangi Sukabumi
Insiden kebakaran mengejutkan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (10/7/2026). Api didu
Insiden kebakaran mengejutkan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (10/7/2026). Api diduga muncul dari area luar Gedung Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit (IPSRS), memicu kepanikan pasien dan tenaga medis yang langsung berhamburan menyelamatkan diri. Berdasarkan laporan awal, penyebab yang paling mengemuka adalah pantulan sinar matahari yang memantik benda mudah terbakar di sekitar lokasi, meskipun tim investigasi masih terus mendalaminya.
Kronologi: Asap Mengepul dari Gudang Pemeliharaan
Kejadian bermula sekitar pukul 11.00 WIB saat seorang petugas kebersihan melihat asap hitam mengepul dari sisi belakang gedung IPSRS. Dalam hitungan menit, kobaran api mulai membesar, merembet ke tumpukan material kayu dan kardus yang disimpan di area terbuka. Panik langsung melanda ruang rawat inap yang berjarak hanya 50 meter dari lokasi kebakaran.
Kepala RSUD Sekarwangi, dr. Guntur Priambodo, yang dikonfirmasi di lokasi, menuturkan bahwa seluruh protokol darurat telah dijalankan. Pasien dari dua bangsal terdekat segera dievakuasi ke area aman menggunakan kursi roda dan tandu. "Kami memprioritaskan keselamatan pasien, terutama mereka yang tidak bisa berjalan. Semua perawat dan dokter langsung turun tangan," ujarnya dengan nada masih bergetar.
Spekulasi Sinar Matahari dan Material Mudah Bakar
Dugaan sementara, api berasal dari efek rumah kaca yang dihasilkan botol atau kaca pembesar tanpa sengaja yang terpapar sinar matahari langsung, kemudian menyulut tumpukan dokumen bekas yang dibuang di dekatnya. Cuaca siang itu sangat terik dengan suhu mencapai 33 derajat Celcius, sehingga kondisi sangat mendukung untuk munculnya titik api. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, Irwan Setiadi, menyatakan bahwa timnya masih mengumpulkan sampel untuk memastikan hipotesis itu.
"Kami tidak menutup kemungkinan ada unsur kelalaian dalam penyimpanan barang mudah terbakar. Pantulan cahaya bisa menjadi trigger jika ada material sensitif api di tempat terbuka," kata Irwan.
Selama ini, area IPSRS memang kerap digunakan sebagai tempat penampungan sementara alat-alat medis rusak dan arsip usang yang belum dimusnahkan. Tidak ada sistem sprinkler di bagian luar bangunan tersebut karena dianggap tidak berisiko tinggi, sebuah kelemahan yang kini menjadi sorotan.
Tindakan Pemadaman dan Kerugian
Empat unit mobil pemadam kebakaran tiba dalam waktu 20 menit setelah laporan diterima. Proses pemadaman berlangsung dramatis selama hampir dua jam karena angin kencang sesekali membuat api kembali membesar. Beruntung, tak ada korban jiwa atau luka berat dalam peristiwa ini. Tiga petugas IPSRS mengalami iritasi saluran napas ringan akibat menghirup asap dan langsung mendapat perawatan di Unit Gawat Darurat rumah sakit yang sama.
Kerugian material ditaksir mencapai Rp2,1 miliar, mencakup bangunan semipermanen IPSRS, sejumlah peralatan pemeliharaan, serta motor dinas yang terparkir di dekatnya. Aset rekam medis penting dinyatakan aman karena disimpan di gedung utama dengan sistem proteksi kebakaran terpisah.
Jaminan Keamanan Pascainsiden
Manajemen RSUD Sekarwangi berjanji akan segera melakukan audit keselamatan menyeluruh. dr. Guntur menambahkan, "Kami akan memasang kanopi pelindung di seluruh area terbuka rumah sakit dan menertibkan penyimpanan material mudah terbakar. Evaluasi tata kelola risiko ini menjadi pelajaran berharga." Operasional rumah sakit kembali normal pada Sabtu (11/7/2026) pagi, setelah petugas memastikan tidak ada bara tersisa dan udara di dalam bangunan sudah bebas dari kontaminasi asap.
[SOCIAL_TWEET]: Kebakaran landa RSUD Sekarwangi Sukabumi, matahari diduga picu api di area IPSRS. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden dramatis yang bikin panik pasien dan tenaga medis ini. #KebakaranRumahSakit #Sukabumi #BreakingNews[SOCIAL_TG]: 🔥 Kebakaran di RSUD Sekarwangi Sukabumi! Api diduga berasal dari pantulan sinar matahari yang menyulut material di area IPSRS. Pasien dievakuasi, tidak ada korban jiwa. Simak selengkapnya.
Comments (0)