Sep 14, 2026
Hukum

Manila — Eks Hakim Sandiganbayan Tegaskan Kesaksian Kasus Duterte Tidak Dijual

Ketegangan memuncak di ruang sidang pemakzulan Wakil Presiden Filipina Sara Duterte ketika mantan Ketua Hakim Sandiganbayan, Amparo Cabotaje-Tang, menolak

Manila — Eks Hakim Sandiganbayan Tegaskan Kesaksian Kasus Duterte Tidak Dijual

Ketegangan memuncak di ruang sidang pemakzulan Wakil Presiden Filipina Sara Duterte ketika mantan Ketua Hakim Sandiganbayan, Amparo Cabotaje-Tang, menolak keras tudingan motif terselubung di balik kehadirannya. Dalam sidang hari ke-24 tersebut, Cabotaje-Tang menegaskan di hadapan majelis hakim bahwa integritas dan kesaksiannya tidak pernah diperjualbelikan demi imbalan politik maupun janji jabatan tertentu.

Pernyataan tegas ini meluncur setelah tim kuasa hukum Sara Duterte melontarkan rentetan pertanyaan yang bernada menyudutkan, mempertanyakan independensi mantan hakim pengadilan anti-korupsi tersebut serta mengindikasikan adanya kompensasi di balik kesediaannya bersaksi.

Konfrontasi Sengit di Ruang Sidang Pemakzulan

Persidangan yang berjalan maraton ini memasuki babak krusial saat tim pembela berupaya mendiskreditkan keterangan saksi ahli dan saksi kunci penuntut. Pengacara Sara Duterte secara eksplisit menanyakan apakah Cabotaje-Tang menerima janji keuntungan dari pihak-pihak tertentu sebelum memutuskan naik ke mimbar saksi.

"Kesaksian saya tidak pernah dan tidak akan pernah diperjualbelikan. Saya hadir di sini memenuhi panggilan kewajiban hukum, bukan untuk mencari keuntungan atau menerima janji dari siapa pun," tegas Amparo Cabotaje-Tang di hadapan majelis.

Mantan petinggi Sandiganbayan tersebut menekankan bahwa kehadirannya semata-mata didasarkan pada kepatuhan terhadap surat panggilan resmi (subpoena) yang diterbitkan pengadilan pemakzulan, sebagaimana ditegaskan oleh jaksa penuntut dalam persidangan sebelumnya.

Kronologi dan Runtutan Sidang Hari ke-24

Investigasi independen terhadap dinamika sidang menunjukkan eskalasi strategi pertahanan yang agresif dari kubu Wakil Presiden. Berikut adalah rangkaian momen penting dalam persidangan hari ke-24:

  1. Pemanggilan Saksi: Jaksa penuntut menghadirkan Amparo Cabotaje-Tang guna membedah aspek yuridis dan akuntabilitas pengelolaan dana publik yang menjadi materi utama dakwaan pemakzulan.
  2. Interogasi Kuasa Hukum: Tim pembela Sara Duterte melancarkan taktik cross-examination agresif dengan menargetkan motif pribadi serta potensi konflik kepentingan saksi.
  3. Penegasan Independensi: Cabotaje-Tang menolak seluruh tuduhan transaksi politik dan mengonfirmasi bahwa keputusannya bersaksi berpijak pada prinsip supremasi hukum.
  4. Perdebatan Subpoena: Majelis menolak keberatan pembela setelah penuntut mengklarifikasi dasar hukum penerbitan surat panggilan resmi terhadap mantan hakim tersebut.

Implikasi terhadap Proses Pemakzulan Sara Duterte

Keterangan dari figur sekaliber Cabotaje-Tang dinilai para analis hukum memberikan bobot signifikan bagi konstruksi dakwaan pemakzulan. Sebagai mantan ketua pengadilan khusus tindak pidana korupsi Sandiganbayan, pandangan serta kesaksiannya memperkuat landasan penuntut dalam membuktikan dugaan pelanggaran tata kelola anggaran dan penyalahgunaan wewenang.

Di sisi lain, upaya tim kuasa hukum Duterte untuk menggoyahkan kredibilitas saksi mencerminkan tingginya tensi politik yang menyelimuti proses ini. Hingga sidang hari ke-24 berakhir, majelis hakim pemakzulan tetap memasukkan kesaksian Cabotaje-Tang ke dalam catatan resmi perkara untuk diuji pada pembacaan kesimpulan mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yudi-kurniawan

Analis Keuangan. Fokus pada pasar saham, obligasi, dan reksa dana. Pemegang sertifikasi CSA level 1.

Comments (0)

User