Majalengka Luncurkan Program B2SA, 25 Desa Terima Mobil Koperasi
Pemerintah Kabupaten Majalengka menunjukkan keseriusan membangun daerah dari dua arah sekaligus: memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan
Pemerintah Kabupaten Majalengka menunjukkan keseriusan membangun daerah dari dua arah sekaligus: memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi anak, dan menggerakkan ekonomi desa lewat koperasi. Dalam rentang dua hari, 8 hingga 9 Mei 2026, dua program strategis dijalankan — peluncuran Program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) di SDN 1 Padahanten, serta penyerahan kendaraan operasional bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di 25 desa dan kelurahan.
B2SA: Menanamkan Pola Makan Sehat Sejak Bangku Sekolah Dasar
Program B2SA resmi diluncurkan di SDN 1 Padahanten, Kecamatan Sukahaji, Jumat (9/5/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka Eman Suherman, Wakil Bupati, Ketua TP-PKK Kabupaten Majalengka, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan dan Peternakan (DKP3), Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BKPSDM, serta Camat Sukahaji.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi makanan sehat dengan kandungan gizi seimbang. Materi yang disampaikan mencakup kebutuhan karbohidrat, protein, sayur, dan buah, hingga pembiasaan hidup bersih serta kecermatan memilih makanan yang aman dikonsumsi.
Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa masa depan daerah sangat bergantung pada kesehatan anak-anaknya hari ini.
"Kualitas generasi masa depan ditentukan oleh pola makan dan kesehatan anak sejak dini," tegas Eman Suherman dalam sambutannya.
Program B2SA sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menanamkan pola konsumsi sehat sejak usia dini, sekaligus menjadi garda terdepan dalam pencegahan stunting — persoalan gizi kronis yang masih menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah. Anak yang tumbuh dengan gizi cukup hari ini adalah pemimpin daerah yang tangguh di masa depan.
25 Desa Terima Dump Truck dan Pick Up untuk Koperasi Merah Putih
Sehari sebelumnya, Jumat (8/5/2026), Kodim 0617/Majalengka menyerahkan secara simbolis kendaraan operasional berupa mobil dump truck dan pick up kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di 25 desa dan kelurahan se-Kabupaten Majalengka. Penyerahan dilakukan di Makodim 0617/Majalengka.
Acara dihadiri oleh Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, Kasdim Mayor Inf Sugianto, para perwira staf, Danramil jajaran, Babinsa pendamping, para kepala desa dan lurah, ketua KDKMP penerima bantuan, serta Kabid Koperasi DK2UKM Kabupaten Majalengka.
Dandim Fahmi menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan program dari Kementerian Pertanian dan PT Agrinas Indonesia, sebagai kepanjangan tangan dari Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
"Hari ini kita serahkan secara simbolis kendaraan operasional KDKMP kepada 25 desa/kelurahan yang sudah 100 persen. Kami selaku perwakilan Kementerian dan PT Agrinas Indonesia mengingatkan, jaga dan rawat baik-baik kendaraan ini," ujar Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu.
Kehadiran kendaraan operasional ini diharapkan memperlancar mobilitas koperasi desa, mulai dari pengangkutan hasil pertanian, distribusi barang kebutuhan pokok, hingga mendukung aktivitas usaha koperasi lainnya. Dengan demikian, KDKMP dapat berfungsi optimal sebagai motor ekonomi desa.
Dua Program, Satu Tujuan: Majalengka yang Lebih Sejahtera
Meski berbeda sektor, kedua program ini sesungguhnya saling melengkapi. Program B2SA berinvestasi pada kualitas manusia, sementara kendaraan KDKMP berinvestasi pada kekuatan ekonomi komunitas. Berikut perbandingan keduanya:
| Aspek | Program B2SA | Kendaraan KDKMP |
|---|---|---|
| Sasaran | Siswa sekolah dasar | 25 desa/kelurahan |
| Fokus | Gizi, pangan sehat, cegah stunting | Logistik dan ekonomi koperasi desa |
| Pelaksana | Pemkab Majalengka | Kodim 0617, Kementan, PT Agrinas |
| Tujuan Jangka Panjang | Generasi emas yang sehat | Kemandirian ekonomi desa |
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, kementerian, dan badan usaha seperti yang terlihat di Majalengka menjadi contoh bagaimana pembangunan dapat berjalan paralel — menyiapkan generasi yang cerdas dan sehat, sambil memastikan desa tempat mereka tumbuh juga ikut berdaya secara ekonomi.
Kini, tantangan berikutnya ada di tangan para penerima manfaat: menjaga keberlanjutan edukasi gizi di sekolah-sekolah, serta merawat aset kendaraan koperasi agar benar-benar memberi dampak nyata bagi warga desa. Masyarakat Majalengka pun menantikan bukti nyata dari dua program ini dalam beberapa tahun ke depan.
[SOCIAL_TWEET]: Majalengka bergerak dua arah: luncurkan Program B2SA untuk cegah stunting di SDN 1 Padahanten & serahkan dump truck-pick up ke 25 desa untuk Koperasi Merah Putih. #Majalengka #B2SA #KoperasiDesa[SOCIAL_TG]: 📢 Majalengka: Program B2SA resmi diluncurkan Bupati Eman Suherman di SDN 1 Padahanten untuk cegah stunting. Sehari sebelumnya, 25 desa terima mobil dump truck & pick up untuk Koperasi Desa Merah Putih. Selengkapnya di Beritadua.com
Comments (0)