Sep 14, 2026
Nasional

KORUT — Pyongyang Gelar Simulasi Masif Artileri dan Rudal Jarak Jauh

Di tengah ketegangan geopolitik yang terus membara di kawasan Asia Timur, Pyongyang kembali menunjukkan taring militernya. Korea Utara mengonfirmasi telah

KORUT — Pyongyang Gelar Simulasi Masif Artileri dan Rudal Jarak Jauh

Di tengah ketegangan geopolitik yang terus membara di kawasan Asia Timur, Pyongyang kembali menunjukkan taring militernya. Korea Utara mengonfirmasi telah menggelar latihan simulasi tempur skala besar yang melibatkan unit artileri jarak jauh dan peluncuran rudal balistik secara bersamaan sepanjang akhir pekan lalu. Langkah ini mempertegas peningkatan kapabilitas tempur Pyongyang di bawah komando rezim Kim Jong Un yang kian agresif.

Deru ledakan dan asap membubung di wilayah pesisir timur Korea Utara saat puluhan proyektil dilepaskan dalam simulasi yang dirancang untuk menguji kesiapan serangan balik mendadak. Menurut analisis intelijen militer regional, latihan ini tidak sekadar uji coba rutin, melainkan bagian dari peragaan kekuatan (*show of force*) terkoordinasi untuk menguji sistem integrasi antara artileri berat tradisional dengan teknologi rudal generasi baru.

Sinyal Doktrin Serangan Pertama ke Kawasan Selatan

Penggunaan kombinasi artileri jarak jauh dan rudal dalam satu skenario simulasi menandai pergeseran taktis yang cukup signifikan. Senjata artileri kaliber super besar yang dikerahkan disinyalir memiliki jangkauan yang mampu menjangkau seluruh ibu kota Korea Selatan, Seoul, serta kawasan metropolitan sekitarnya yang dihuni lebih dari 25 juta jiwa.

Investigasi atas pola latihan ini menunjukkan bahwa Pyongyang sedang menguji doktrin penyerangan secara bersamaan (*salvo strike*) untuk menembus sistem pertahanan udara lawan seperti THAAD dan Patriot milik sekutu.

"Simulasi pemboman artileri yang digabungkan dengan peluncuran rudal ini dirancang untuk menciptakan kepanikan massa dan melumpuhkan pusat komando lawan dalam hitungan menit. Ini adalah demonstrasi eksplisit dari doktrin first-strike mereka," ujar Dr. Han Min-soo, analis senior studi pertahanan dari Seoul.

Perbandingan Kapabilitas Senjata Simulasi

Berikut adalah perbandingan data teknis dari alutsista utama yang dikerahkan dalam simulasi tempur Korea Utara akhir pekan lalu:

Sistem Senjata Estimasi Jangkauan Target Potensial Karakteristik Taktis
Artileri Super Besar (KN-25) 380 - 400 km Seoul & Pangkalan Penerbangan Suwon Peluncuran masif beruntun dalam durasi detik
Rudal Balistik Taktis (KN-23) 450 - 600 km Pangkalan Militer AS di Pyeongtaek & Busan Manuver penerbangan rendah (*depressed trajectory*)

Kehadiran sistem artileri seperti KN-25 yang mengaburkan batas antara artileri konvensional dan rudal balistik menjadi ancaman nyata bagi stabilitas kawasan. Dengan kemampuan membawa hulu ledak konvensional maupun taktis, fleksibilitas operasional militer Korea Utara melonjak drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Eskalasi Tanpa Henti dan Respon Sekutu

Kementerian Pertahanan Korea Selatan bersama komando gabungan Amerika Serikat langsung meningkatkan status kewaspadaan ke tingkat tertinggi pasca-simulasi tersebut. Jet tempur pengintai dan satelit intelijen dikerahkan secara intensif untuk memantau pergerakan pasukan militer Korut di sepanjang Garis Demarkasi Militer (MDL).

Meskipun tekanan sanksi ekonomi internasional terus membelit, rezim Pyongyang terbukti berhasil mengalokasikan sumber daya masif untuk memodernisasi persenjataannya. Para pengamat menilai bahwa "Semenanjung Korea kini berada dalam fase paling rentan terhadap risiko miskalkulasi militer dibanding satu dekade terakhir."

Dengan simulasi masif ini, Korea Utara kembali mengirimkan pesan tersirat kepada Washington dan Seoul: Pyongyang tidak akan mundur dari ambisi militernya dan siap merespon setiap latihan militer gabungan AS-Korsel dengan respons bersenjata yang berlipat ganda.

Korea Utara menguji coba integrasi artileri berat jarak jauh dan rudal balistik taktis dalam simulasi tempur akhir pekan lalu. Sistem senjata tersebut diperkirakan mampu menjangkau kawasan metropolitan Seoul dan pangkalan militer AS. Baca analisis mendalamnya di Beritadua.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User