Kecelakaan Maut Rombongan Pengantin di Indramayu Tewaskan 5 Orang

Sebuah kecelakaan maut melibatkan rombongan pengantin terjadi di jalur utama pantura Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu sore (21/05/2025). Insiden tragis t

Kecelakaan Maut Rombongan Pengantin di Indramayu Tewaskan 5 Orang

Sebuah kecelakaan maut melibatkan rombongan pengantin terjadi di jalur utama pantura Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu sore (21/05/2025). Insiden tragis tersebut merenggut lima nyawa dan melukai belasan orang lainnya saat iring-iringan kendaraan hendak mengantar mempelai menuju resepsi pernikahan. Peristiwa nahas ini menjadi duka mendalam bagi dua keluarga yang tengah berbahagia.

Kronologi Detik-detik Kecelakaan

Berdasarkan keterangan saksi mata dan pihak kepolisian, rangkaian kejadian berlangsung cepat dan mengejutkan:

  1. Pukul 14.30 WIB: Rombongan pengantin yang terdiri dari sekitar 15 kendaraan roda dua dan empat berangkat dari kediaman mempelai pria di Kecamatan Jatibarang menuju lokasi resepsi di Kecamatan Lohbener.
  2. Pukul 15.15 WIB: Iring-iringan melaju di ruas Jalan Raya Indramayu–Cirebon, tepatnya di Desa Sukalila, dengan kecepatan sedang. Sebuah minibus pembawa keluarga inti berada di barisan depan.
  3. Pukul 15.23 WIB: Tiba-tiba sebuah truk tronton bermuatan pasir dari arah berlawanan oleng dan diduga mengalami rem blong. Truk tersebut menabrak pembatas jalan dan langsung menghantam bagian depan rombongan.
  4. Pukul 15.24 WIB: Benturan keras tak terhindarkan. Minibus pengantin ringsek di bagian kanan, sementara dua sepeda motor pengawal ikut terseret. Suara benturan dan jerit histeris langsung memenuhi lokasi.
  5. Pukul 15.35 WIB: Warga sekitar dan pengguna jalan lain berupaya mengevakuasi korban sebelum ambulance tiba.

Korban Jiwa dan Luka-luka

Data sementara dari Tim SAR dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu mencatat total 5 orang meninggal dunia di tempat, termasuk mempelai wanita dan ibunya. Sementara itu, 12 orang lainnya mengalami luka berat dan ringan, di antaranya pengantin pria yang kini dirawat intensif. Berikut rincian identitas korban berdasarkan keterangan keluarga:

  • 5 korban meninggal: pengantin wanita (R, 24 tahun), ibu pengantin wanita (S, 52 tahun), sopir minibus (T, 45 tahun), serta dua kerabat yang mengendarai motor pengawal (A, 30 tahun dan D, 27 tahun).
  • 12 korban luka: pengantin pria (F, 27 tahun), ayah pengantin pria, serta sepuluh anggota keluarga lainnya yang sebagian besar berada di dalam minibus.

Respons dan Penanganan

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, dalam keterangan resminya menyampaikan belasungkawa dan memastikan proses evakuasi berjalan cepat.

"Kami sangat berduka atas musibah ini. Saat ini kami masih melakukan olah TKP dan memeriksa pengemudi truk. Dugaan sementara kecelakaan disebabkan oleh rem blong truk dari arah Cirebon,"
ujar AKBP M. Fahri Siregar, Minggu petang. Seluruh korban luka telah dilarikan ke RSUD Indramayu dan RS Bhayangkara untuk penanganan medis lanjutan. Sementara itu, jenazah korban meninggal telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dugaan Penyebab: Rem Blong dan Muatan Berlebih

Penyelidikan awal kepolisian mengarah pada dugaan rem blong yang dialami truk tronton bermuatan pasir. Diduga truk tersebut juga mengangkut muatan melebihi kapasitas sehingga tidak mampu melakukan pengereman optimal saat melaju di turunan landai. Polisi telah mengamankan sopir truk, inisial WS (41 tahun), untuk pemeriksaan tes urine dan kelengkapan surat kendaraan. Selain itu, Dishub setempat akan memeriksa riwayat uji KIR truk tersebut.

"Kami akan mendalami apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran teknis yang mengakibatkan kecelakaan fatal ini,"
tambah Kasatlantas Polres Indramayu.

Dampak Sosial dan Imbauan Keselamatan Berkendara

Kecelakaan ini menjadi pengingat penting akan keselamatan dalam iring-iringan kendaraan saat perayaan. Bupati Indramayu, Nina Agustina, turut menyampaikan duka cita mendalam melalui akun media sosialnya dan mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keamanan berkendara, terutama saat membawa rombongan keluarga.

"Musibah ini sangat memilukan. Saya berharap seluruh masyarakat lebih berhati-hati di jalan raya, perhatikan kondisi kendaraan dan jangan memaksakan diri. Ini pelajaran berharga bagi kita semua,"
tulisnya.

Keluarga besar korban kini tengah berkumpul di rumah duka. Acara pernikahan yang seharusnya menjadi hari penuh suka cita berubah menjadi tangis duka. Kejadian ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas yang melibatkan rombongan pernikahan, menggarisbawahi urgensi penerapan standar keselamatan yang lebih ketat bagi kendaraan pengangkut keluarga.

[SOCIAL_TWEET]: Tragedi di Indramayu: rombongan pengantin tertabrak truk rem blong di jalur pantura. 5 orang tewas termasuk mempelai wanita. Keluarga berduka di hari bahagia. #KecelakaanIndramayu #RombonganPengantin #RemBlong[SOCIAL_TG]: 💔 Tragedi di Indramayu: Rombongan pengantin hancur ditabrak truk tronton. 5 orang tewas di tempat, termasuk pengantin wanita. Doa untuk keluarga yang ditinggalkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User