Al Haris: Profil dan Kinerja Gubernur Jambi

Al Haris: Profil dan Kinerja Gubernur Jambi

Al Haris: Profil dan Kinerja Gubernur Jambi

Profil Singkat

Al Haris adalah Gubernur Jambi periode 2021–2024 dan terpilih kembali untuk masa bakti 2025–2030. Pria kelahiran Bangko, Kabupaten Merangin, 20 Mei 1967, ini menamatkan pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahirannya sebelum meraih gelar sarjana di bidang ilmu pemerintahan. Ia dikenal sebagai birokrat karier yang menghabiskan sebagian besar pengabdiannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin sebelum melangkah ke panggung provinsi. Al Haris menikah dengan Hj. Hesnidar Haris dan dikaruniai empat orang anak. Latar belakangnya sebagai putra daerah yang tumbuh di pelosok Jambi kerap dijadikan narasi kedekatan dengan masyarakat akar rumput.

Karier dan Riwayat Jabatan

Al Haris mengawali karier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun Bangko—sebelum pemekaran menjadi Merangin. Berbagai jabatan struktural pernah diembannya, mulai dari Kepala Bagian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, hingga Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin. Pada 2008, ia terpilih sebagai Wakil Bupati Merangin mendampingi Bupati Nalim, dan lima tahun kemudian ia naik menjadi Bupati Merangin untuk dua periode berturut-turut (2013–2018 dan 2018–2021). Selama memimpin Merangin, ia membangun citra sebagai pemimpin yang dekat dengan petani dan pelaku usaha kecil. Modal politik dari daerah asal mengantarnya memenangi Pemilihan Gubernur Jambi 2020 bersama wakil Abdullah Sani. Pilgub serentak 2024 lalu kembali mengukuhkan duet petahana ini untuk lima tahun ke depan.

Kinerja dan Program Unggulan

Di tingkat provinsi, Al Haris menyodorkan sejumlah program berlabel pro-rakyat. Sektor infrastruktur menjadi perhatian utama: perbaikan jalan poros dan penghubung antarkabupaten, pembangunan Jembatan Tembesi yang menghubungkan Muara Tembesi–Muaro Jambi, serta pengembangan Bandara Sultan Thaha dan Pelabuhan Talang Duku. Di bidang kesehatan, ia menggagas program Jambi Sehat yang mencakup layanan ambulans gratis, peningkatan kelas rumah sakit daerah, serta alokasi jaminan kesehatan bagi keluarga kurang mampu. Pendidikan juga tak luput: beasiswa penuh untuk mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera, bantuan seragam dan perlengkapan bagi siswa miskin, serta pembangunan sekolah menengah kejuruan di wilayah terpencil.

Sektor ekonomi dihidupkan melalui gerakan Petani Mandiri yang menyediakan bibit unggul, pupuk subsidi tepat sasaran, dan akses pasar online. Di tingkat desa, Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) plus padat karya berhasil menahan laju kemiskinan ekstrem di masa pemulihan pascapandemi. Digitalisasi pemerintahan juga mulai diterapkan melalui aplikasi Si Lapor Jambi yang memungkinkan warga mengadukan masalah layanan publik secara real-time. Dalam tataran makro, pendapatan asli daerah (PAD) Jambi mencatat peningkatan signifikan berkat intensifikasi sektor perkebunan dan pertambangan yang dikelola lebih tertib melalui sistem perizinan terpadu.

Tantangan dan Harapan

Meski berbagai capaian diklaim, periode pertama Al Haris tak lepas dari sorotan tajam. Indeks kedalaman kemiskinan di sejumlah kabupaten—seperti Tanjung Jabung Timur dan Kerinci—masih di atas rata-rata nasional

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User