Erling Haaland — Ikat Rambut Seharga Rp80 Ribuan Jadi Buruan Fans
Manchester — Sebuah aksesori sederhana yang sehari-hari dipakai Erling Haaland kini menjelma menjadi barang paling dicari di kalangan penggemar sepak bola.
Manchester — Sebuah aksesori sederhana yang sehari-hari dipakai Erling Haaland kini menjelma menjadi barang paling dicari di kalangan penggemar sepak bola. Ikat rambut hitam tipis yang kerap menahan rambut pirang bomber Manchester City itu mendadak laris manis di pasaran, hanya dibanderol mulai Rp80 ribuan per paket.
Fenomena ini bermula dari unggahan sang pemain di media sosial yang memamerkan gaya rambut terikat khasnya. Dalam waktu singkat, permintaan terhadap produk serupa melonjak drastis di berbagai platform e-commerce, menjadikan ikat rambut biasa sebagai komoditas viral yang diburu fans dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dari Aksen Lapangan ke Keranjang Belanja
Erling Haaland memang bukan sekadar mesin gol. Setiap detail penampilannya—dari selebrasi meditasi, postur jangkung, hingga rambut pirang yang selalu diikat rapi ke belakang—telah menjadi bagian dari identitas globalnya. Dan di antara semua itu, sepotong karet rambut hitam justru berhasil mencuri perhatian pasar.
Pantauan Beritadua.com menunjukkan setidaknya 200 toko daring di marketplace besar kini mencantumkan kata kunci “Haaland hair tie” atau “ikat rambut ala Erling Haaland”. Produk yang ditawarkan biasanya berupa satu set berisi tiga hingga enam ikat rambut berbahan elastis, polos tanpa logo, dan dijual dalam rentang harga Rp80.000–Rp150.000, tergantung kualitas dan jumlah isi.
“Ini di luar dugaan kami. Biasanya ikat rambut model begini cuma jadi pelengkap, tapi begitu stok kami kasih tagar Haaland, penjualan langsung naik 400 persen dalam tiga hari,”
ujar Sinta, pemilik toko aksesori olahraga di marketplace yang berbasis di Surabaya.
Data internal salah satu platform e-commerce besar bahkan mencatat lonjakan pencarian untuk kategori “ikat rambut” sebesar 170 persen dalam dua pekan terakhir, dengan mayoritas pembeli berasal dari kalangan remaja dan dewasa muda berusia 16–25 tahun.
Harga Terjangkau, Gaya Mewah
Salah satu daya tarik utama aksesori ini adalah harganya yang sangat terjangkau. Tidak seperti jersey original Haaland yang bisa menembus angka jutaan rupiah, atau sepatu sepak bola edisi khusus yang juga menguras dompet, ikat rambut ini memungkinkan siapa saja untuk memiliki “sepotong” gaya sang idola tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Kemudahan meniru gaya ini pun menjadi kunci. Banyak penggemar menganggap bahwa cukup dengan mengenakan ikat rambut serupa, mereka bisa lebih “terhubung” secara emosional dengan pemain yang kini menjadi salah satu striker paling mematikan di Eropa itu. Di TikTok, tagar #HaalandHair telah ditonton lebih dari 95 juta kali, dipenuhi video-video tutorial singkat cara mengikat rambut ala Haaland, hingga tantangan mencetak gol dengan rambut terikat.
Dampak Lebih Luas: Merchandise Tak Kasat Mata
Ledakan popularitas ikat rambut ini membuktikan bahwa pengaruh figur olahraga di era digital telah melampaui batas-batas konvensional. Tidak lagi sekadar jersey, jaket, atau bola bertanda tangan, pasar fans kini merambah benda-benda kecil yang semula tak dianggap bernilai komersial.
Fenomena serupa sebetulnya pernah terjadi: gelang karet Livestrong Lance Armstrong, ikat kepala LeBron James, hingga masker tidur bergambar pemain NBA. Namun apa yang terjadi pada ikat rambut Haaland menjadi unik karena status barangnya benar-benar generik—tidak ada merek, tidak ada lisensi resmi, murni berangkat dari asosiasi visual yang diperkuat algoritma media sosial.
Sejumlah pengamat pemasaran olahraga bahkan menilai ini sebagai bentuk baru silent endorsement—promosi tidak langsung yang terjadi ketika seorang atlet secara konsisten menggunakan produk tertentu dalam kesehariannya tanpa perlu menyebut merek apa pun.
“Yang terjadi pada Haaland adalah contoh sempurna bagaimana personal branding tanpa bicara bisa menghasilkan tren konsumsi. Ikat rambut itu tidak mahal dan tidak eksklusif, tapi justru di situ letak kekuatannya: semua orang bisa ikut,”
kata Rendra Setiawan, analis pemasaran digital olahraga dari Universitas Indonesia.
Reaksi Penggemar Tanah Air
Di Indonesia, demam ikat rambut ala Haaland juga terasa nyata. Komunitas penggemar Manchester City di media sosial ramai membahas produk ini, lengkap dengan testimoni dan foto-foto unboxing.
Hendra (24), seorang mahasiswa di Yogyakarta yang juga pemain futsal amatir, mengaku langsung membeli setelah melihat unggahan idolanya.
“Pertama lihat harganya murah, langsung order. Pas dipakai main futsal, temen-temen pada nanya beli di mana. Seru aja gitu, kayak ikutan tren yang nggak maksa. Lagian kalau Haaland pakenya yang begini, kenapa kita enggak?”
Beberapa toko bahkan menawarkan paket bundling unik, seperti “Paket Haaland” yang berisi ikat rambut, kaus kaki sepak bola, dan stiker mini sang pemain sebagai bonus.
Prospek Tren ke Depan
Melihat performa Haaland yang terus konsisten mencetak gol di pentas domestik maupun Eropa, besar kemungkinan tren ini tidak akan mereda dalam waktu dekat. Bahkan, sejumlah produsen aksesori kecil mulai menjajaki kemungkinan memproduksi versi “Premium Haaland Hair Tie” dengan bahan lebih berkualitas dan kemasan eksklusif, meskipun tetap dalam koridor tidak melanggar hak penggunaan gambar atau nama secara komersial.
Sementara itu, bagi para penggemar, ikat rambut ini telah menjadi lebih dari sekadar karet pengikat; ia adalah simbol, pernyataan gaya, dan cara sederhana untuk “lebih dekat” dengan pemain yang kini berada di puncak dunia.
Dan Erling Haaland, tanpa perlu beriklan, sekali lagi berhasil membuat dunia bergerak—kali ini bukan lewat gol, melainkan lewat seutas ikat rambut.
[SOCIAL_FB]: Tidak perlu mahal untuk bergaya seperti bintang lapangan hijau. Ikat rambut hitam sederhana andalan Erling Haaland kini jadi buruan penggemar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dengan harga hanya Rp80 ribuan, aksesori ini membuktikan bahwa pengaruh seorang atlet bisa menyentuh hal-hal yang paling kecil sekalipun. Baca selengkapnya fenomena viral ini di Beritadua.com![SOCIAL_THREADS]: Erling Haaland bukan cuma ikon gol, tapi juga ikon gaya. Ikat rambut andalannya yang seharga Rp80 ribuan mendadak jadi tren fashion dadakan. Simpel, murah, dan bikin siapa pun bisa merasa sekelas pemain top Eropa. #HaalandStyle #FashionPria #Olahraga
Comments (0)