Aug 25, 2026
Bisnis

Berkat Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Dunia

Industri mebel di Indonesia terus menunjukkan potensi besar di pasar global, dan salah satu contoh nyata datang dari Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) be...

Berkat Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Dunia

Industri mebel di Indonesia terus menunjukkan potensi besar di pasar global, dan salah satu contoh nyata datang dari Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bernama Swakarya Jaya Furniture berhasil menembus pasar ekspor setelah sebelumnya hanya melayani konsumen lokal. Perubahan signifikan ini tidak lepas dari keberanian pemiliknya, serta bekal yang diperoleh melalui program pelatihan ekspor yang diselenggarakan oleh BRI Peduli. Dengan semangat dan keterampilan baru, kini produk mebel buatan tangan perajin Sukoharjo itu telah tersedia di sejumlah negara.

Sebelum mengikuti pelatihan, Swakarya Jaya Furniture seperti banyak UMKM lainnya menghadapi beragam kendala. Mulai dari keterbatasan modal, kurangnya pemahaman tentang standar internasional, hingga minimnya jaringan distribusi di luar negeri. Produk mebel berkualitas yang dihasilkan belum mampu menembus pasar yang lebih luas, sehingga penjualan hanya bergantung pada pesanan lokal dan proyek kecil. Omzet per bulan cenderung stagnan di angka puluhan juta rupiah, dan mimpi untuk go global seolah masih jauh dari jangkauan.

Terobosan Melalui Program Pelatihan

Titik balik terjadi ketika pemilik usaha, sebut saja Pak Hardi, mendapat informasi tentang pelatihan ekspor yang digelar oleh BRI Peduli, bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan Bank BRI. Tanpa ragu, ia mendaftarkan diri. Program pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan mendasar tentang ekspor, mulai dari prosedur dokumentasi, pengurusan perizinan, teknik pengemasan, hingga strategi pemasaran di platform digital global.

Selama beberapa pekan, para peserta diajak memahami regulasi perdagangan internasional, standar keamanan produk kayu, serta cara menghitung biaya logistik yang efisien. “Pelatihan ini benar-benar membuka mata kami. Selama ini kami tidak tahu harus mulai dari mana,” ujar Hardi, mengisahkan pengalamannya. Materi tentang pemanfaatan e-commerce lintas negara, seperti Alibaba dan Amazon, menjadi sesi yang paling mengubah pola pikir. Dari situ, Hardi mulai berani menawarkan produknya ke luar negeri.

Dari Peserta Pelatihan Menjadi Eksportir Pemula

Setelah mengantongi sertifikat pelatihan, Swakarya Jaya Furniture tidak menunggu lama. Dengan bimbingan lanjutan dari mentor BRI Peduli, mereka langsung mempersiapkan sampel produk, memotret secara profesional, dan membuat akun di salah satu marketplace global. Dalam waktu tiga bulan, pesanan pertama dari Amerika Serikat berhasil dikantongi. Meski kecil, nilai transaksi sekitar US$ 3.000, momen itu menjadi pemicu semangat baru.

Selanjutnya, permintaan datang dari Australia dan Jerman. Produk andalan berupa meja konsol dan lemari hias berbahan kayu jati daur ulang ternyata diminati karena desainnya unik dan ramah lingkungan. Untuk memenuhi standar ekspor, usaha tersebut berinvestasi pada proses pengeringan kayu yang lebih modern dan pelapisan akhir (finishing) berkualitas tinggi, sesuai arahan yang didapat selama pelatihan.

Dampak Ekonomi Bagi Perajin Lokal

Keberhasilan menembus pasar global membawa efek berganda bagi komunitas setempat. Swakarya Jaya Furniture yang tadinya hanya memiliki 4 tenaga kerja, kini mempekerjakan 15 perajin tetap dan 10 pekerja lepas. Omzet melonjak signifikan, dari rata-rata Rp 25 juta per bulan menjadi sekitar Rp 150 juta per bulan, dengan 60 persen di antaranya berasal dari ekspor. Peningkatan ini juga turut menggerakkan usaha sampingan di sektor logistik dan pemasok bahan baku.

“Sekarang kami bisa memberikan upah yang lebih layak dan jaminan kesehatan bagi karyawan. Bahkan, kami rutin berbagi ilmu ke UMKM lain di Sukoharjo agar mereka juga bisa ekspor,” kata Hardi. Kisah sukses ini menjadi bukti bahwa dengan pelatihan yang tepat, UMKM di daerah pun mampu bersaing di kancah internasional.

Pelajaran Penting bagi UMKM Lainnya

Dari perjalanan Swakarya Jaya Furniture, ada beberapa kunci sukses yang bisa dicontoh. Pertama, jangan takut untuk terus belajar dan mengikuti program pelatihan yang ditawarkan pemerintah maupun swasta. Kedua, pahami seluk-beluk regulasi negara tujuan, termasuk aturan tentang kayu dan lingkungan (seperti SVLK untuk pasar Eropa). Ketiga, manfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran dengan biaya rendah.

Yang tak kalah penting adalah dukungan pembiayaan. BRI Peduli tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga akses ke program KUR ekspor dengan bunga rendah. Hal ini membantu UMKM mengatasi kendala modal kerja saat harus memenuhi pesanan dalam jumlah besar. Integrasi antara pelatihan, pendampingan, dan akses keuangan menjadi formula lengkap yang memuluskan langkah ke pasar global.

Proyeksi dan Rencana Pengembangan

Ke depan, Swakarya Jaya Furniture berencana menambah kapasitas produksi dengan membangun gudang baru dan merekrut lebih banyak tenaga muda. Mereka juga tengah menjajaki kerja sama dengan desainer internasional untuk menciptakan koleksi mebel yang lebih adaptif terhadap tren global. Target ekspor tahun ini dipatok naik 30 persen dibanding tahun lalu, dengan tujuan memperluas ke pasar Timur Tengah dan Asia Timur.

Program pelatihan semacam ini diharapkan bisa direplikasi di sentra-sentra mebel lain di Indonesia, seperti Jepara, Klaten, dan Pasuruan. Dengan jumlah UMKM yang mencapai lebih dari 64 juta unit, pemberdayaan melalui edukasi ekspor adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Swakarya Jaya Furniture telah membuktikan bahwa keberanian dan pengetahuan mampu mengubah usaha kecil menjadi pemain global. Dukungan BRI Peduli menjadi katalis penting dalam transformasi tersebut, dan semoga semakin banyak UMKM yang terinspirasi untuk mengikuti jejak mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User