Akademi Persib Juara HPSL All-Star U-18 2025-2026

Kebanggaan tersendiri diraih oleh tim putri Akademi Persib setelah berhasil merebut gelar juara pada kategori U-18 dalam ajang Hydroplus Soccer League (HPSL) All-Star musim 2025-2026. Kemenangan ini m...

Kebanggaan tersendiri diraih oleh tim putri Akademi Persib setelah berhasil merebut gelar juara pada kategori U-18 dalam ajang Hydroplus Soccer League (HPSL) All-Star musim 2025-2026. Kemenangan ini menjadi puncak perjalanan panjang sekaligus menandai dominasi tim muda Maung Bandung di kancah sepak bola putri nasional. Pertandingan final yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat pada Sabtu lalu disaksikan ratusan pendukung yang antusias.

HPSL All-Star merupakan turnamen prestisius yang mempertemukan tim-tim akademi sepak bola putri terbaik dari berbagai penjuru Indonesia. Musim 2025-2026 menjadi edisi ketiga penyelenggaraan dan diikuti oleh 16 tim yang bertarung dalam format grup sebelum memasuki babak knock-out. Kompetisi ini digelar untuk mengembangkan bakat muda putri dan memberikan ajang kompetitif berjenjang, sejalan dengan target PSSI untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi sepak bola wanita di Tanah Air.

Perjalanan Tak Tergoyahkan dari Fase Grup

Akademi Persib memulai langkah di Grup B bersama tim-tim tangguh seperti Akademi Arema Putri, Akademi Bali United, dan wakil dari Sumatra. Sejak matchday pertama, skuad asuhan pelatih Rani Mulyani ini menunjukkan kekompakan dan disiplin taktikal tinggi. Mereka mengemas kemenangan 3-0 atas Arema Putri dan hasil imbang 1-1 melawan Bali United sebelum menutup fase grup dengan kemenangan tipis 2-1 atas tim Sumatra. Hasil tersebut mengantarkan mereka sebagai juara grup dengan selisih gol superior.

Menariknya, sepanjang penyisihan hingga semifinal, lini pertahanan Persib hanya kebobolan dua gol, sementara lini depan yang dipimpin striker utama, Siti Aisyah, mampu mendulang total 9 gol. Aisyah sendiri keluar sebagai top skor sementara turnamen dengan koleksi 6 gol sebelum laga final. Performa apik ini tak lepas dari strategi pelatih Rani yang menerapkan formasi 4-3-3 adaptif, dengan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Final Dramatis dan Penentuan Juara

Pertandingan puncak mempertemukan Akademi Persib dengan juara bertahan Akademi Persija Jakarta yang juga tampil impresif sepanjang turnamen. Atmosfer panas tercipta sejak menit awal karena rivalitas historis kedua tim. Namun, tensi tersebut tidak mengganggu fokus penggawa Persib. Pada menit ke-28, gelandang serang Nadira Putri berhasil melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper lawan, membawa Persib unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, Persija meningkatkan intensitas serangan, tetapi koordinasi lini belakang yang digalang kapten Andini Kusuma tetap solid. Justru Persib yang mampu mencetak gol kedua pada menit ke-74 melalui skema serangan balik cepat yang diakhiri oleh Aisyah dengan sontekan tenang ke pojok kanan gawang. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan trofi juara berpindah ke Bandung. Momen tersebut disambut sujud syukur para pemain dan ofisial.

Arti Kemenangan bagi Sepak Bola Putri Nasional

Keberhasilan Akademi Persib ini bukan sekadar trofi; ini menjadi sinyal kuat bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam sambutan virtualnya menyampaikan apresiasi, "Kami sangat bangga dengan pencapaian adik-adik di HPSL. Ini bukti bahwa investasi kami di sepak bola putri mulai menampakkan hasil. Semoga lahir lebih banyak talenta berbakat dari kompetisi ini," ungkapnya.

Di sisi lain, gelar ini mempertegas komitmen Persib dalam membina atlet putri. Direktur Akademi Persib, Irfan Afandi, menegaskan bahwa sejak 2020 pihaknya secara serius merekrut dan melatih pemain putri dengan standar yang sama dengan tim putra. "Kami ingin mendobrak stigma bahwa sepak bola identik dengan laki-laki. Mereka sudah membuktikan bahwa dengan kerja keras, prestasi bisa digapai," ujarnya setelah laga.

Pasca-kejuaraan, beberapa pemain Persib U-18 diproyeksikan untuk masuk dalam pemusatan latihan tim nasional putri U-20 yang akan berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-20. Ini menjadi batu loncatan penting bagi karier mereka. Dari segi komersial, HPSL All-Star musim ini juga mencatat peningkatan signifikan dalam hal jumlah penonton dan dukungan sponsor, yang menandakan minat publik terhadap sepak bola putri terus tumbuh.

Prospek dan Pengembangan Akademi

Dengan berakhirnya musim 2025-2026, Akademi Persib langsung mempersiapkan diri untuk musim berikutnya. Rani Mulyani menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh dan mungkin merekrut pemain baru dari hasil pemantauan turnamen regional. Selain itu, program latihan akan ditingkatkan dengan mengadopsi sport science terkini, termasuk analisis data performa dan nutrisi atlet.

Kehadiran HPSL sendiri diharapkan terus menjadi wadah positif bagi pesepakbola putri usia muda. Manajemen liga mengumumkan rencana ekspansi dengan menambah kategori U-15 dan U-20 pada edisi mendatang, serta menjalin kerja sama dengan broadcaster nasional agar pertandingan bisa dinikmati lebih luas. Langkah ini diyakini akan memunculkan ikon-ikon baru yang dapat meneruskan estafet kejayaan Srikandi Merah Putih di pentas internasional.

Kesuksesan Akademi Persib ini pun menuai banyak ucapan selamat dari berbagai kalangan, termasuk mantan pemain nasional dan selebritas. Di media sosial, tagar #PersibPutriJuara sempat menjadi trending topic di Jawa Barat. Gelar juara ini sekaligus menjadi kado manis bagi para pendukung setia Persib yang selalu setia mendukung tim di segala kategori.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Reporter Energi. Fokus pada kebijakan energi, transisi hijau, dan industri ekstraktif.

Comments (0)

User