Sep 16, 2026
Nasional

WASHINGTON — DPR AS Resmi Ajukan Pemakzulan Menhan Pete Hegseth

Koridor dingin Gedung Capitol di Washington D.C. mendadak bergejolak ketika sebuah dokumen tebal berisi resolusi krusial diserahkan ke meja pendaftaran Kon

WASHINGTON — DPR AS Resmi Ajukan Pemakzulan Menhan Pete Hegseth

Koridor dingin Gedung Capitol di Washington D.C. mendadak bergejolak ketika sebuah dokumen tebal berisi resolusi krusial diserahkan ke meja pendaftaran Kongres. Bukan datang dari kubu oposisi Partai Demokrat, melainkan diusung langsung oleh politikus veteran Partai Republik, Thomas Massie. Langkah dramatis ini menandai lahirnya manuver politik paling keras di awal tahun ini: pengajuan pasal pemakzulan resmi terhadap Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth.

Keputusan Massie melayangkan pasal pemakzulan (articles of impeachment) memicu gelombang kejutan di lingkaran dalam Pentagon maupun Gedung Putih. Langkah investigatif yang diprakarsai anggota DPR dari Kentucky ini membuka tabir perselisihan mendalam mengenai transparansi, batasan wewenang eksekutif, dan tata kelola militer terkuat di dunia tersebut.

Retak Internal Politikus Capitol Hill

Thomas Massie, yang dikenal dengan pandangan libertarian ketatnya, tidak main-main dalam melancarkan tuduhannya. Selama beberapa bulan terakhir, penunjukan dan kebijakan strategis Hegseth di Departemen Pertahanan AS terus menerus mendapat sorotan tajam. Kepemimpinan Hegseth dianggap telah mengabaikan peran pengawasan (oversight) yang dimiliki oleh Kongres.

"Langkah ini bukan sekadar retorika politik partisan. Ini adalah soal penegakan Konstitusi dan pengawasan ketat terhadap kekuasaan militer yang melenceng dari koridor hukum," tegas Massie saat memberikan keterangan resmi di luar ruang sidang House of Representatives.

Keberanian Massie menembus batas loyalitas partai menunjukkan betapa seriusnya krisis kepercayaan yang sedang melanda internal pemerintah. Sejumlah anggota DPR lainnya menyuarakan kekhawatiran serupa mengenai cara Hegseth mengelola anggaran pertahanan nasional serta perombakan struktur kepemimpinan militer secara mendadak tanpa konsultasi legislative.

Mengurai Akar Kontroversi dan Pelanggaran Wewenang

Sejak dilantik, Pete Hegseth memicu perdebatan sengit atas sejumlah keputusan kontroversialnya. Berdasarkan dokumen pemakzulan yang diajukan, terdapat tiga poin utama yang menjadi dasar gugatan terhadap sang Menhan:

Poin Pemakzulan Substansi Pelanggaran Respons Pentagon
Penyalahgunaan Wewenang Pembersihan sepihak terhadap pejabat senior militer tanpa persetujuan Senat. Mengklaim sebagai langkah restrukturisasi dan efisiensi birokrasi.
Pelanggaran Konstitusi Pengalihan dana operasional militer secara independen tanpa persetujuan Kongres. Menyebut langkah tersebut diskresi darurat untuk kesiapan tempur.
Obstruksi Pengawasan Menolak menghadirkan dokumen internal Pentagon terkait evaluasi kesiapan armada. Memotori perlindungan atas dokumen dengan alasan kerahasiaan negara.

Kritik tajam dari para pakar hukum tata negara menilai bahwa tindakan Hegseth tidak sekadar masalah perbedaan gaya kepemimpinan, melainkan indikasi kuat dari pembangkangan konstitusional. Keputusan menolak transparansi anggaran membuat banyak legislator merasa hak pengawasan mereka diamputasi secara sepihak.

Eskalasi Politik dan Nasib Hegseth di Ujung Tanduk

Secara prosedur, pasal pemakzulan ini akan dibawa ke Komite Yudisial DPR sebelum dijadwalkan untuk pemungutan suara di tingkat paripurna. Jika lolos dengan suara mayoritas sederhana di DPR, proses peradilan akan berlanjut ke Senat AS, di mana keputusan akhir mengenai pencopotan jabatan Hegseth akan ditentukan.

Pengamat politik pertahanan menilai bahwa manuver ini memberi tekanan psikologis yang sangat berat bagi Pentagon. Stabilitas komando militer bisa terganggu di tengah dinamika geopolitik global yang kian memanas. "Ketika Menteri Pertahanan harus menghabiskan energi untuk mempertahankan jabatannya dari ancaman pemakzulan, kesiapan operasional pasukan secara global berada dalam risiko besar," ujar seorang analis keamanan nasional di Washington.

Kini, perhatian publik tertuju pada sejauh mana dukungan yang akan diperoleh Massie dari sesama rekan partainya. Akankah pemakzulan ini menjadi kenyataan, atau sekadar peringatan keras bagi petinggi Pentagon agar tidak melangkahi kewenangan Kongres? Yang pasti, perselisihan di Capitol Hill ini membuktikan bahwa perebutan kendali atas kebijakan pertahanan AS tengah memasuki babak yang sangat krusial.

Manuver berani Thomas Massie mengungkap keretakan di internal pemerintah AS atas kebijakan kontroversial di Pentagon. Baca analisis lengkapnya di Beritadua.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User