Berdasarkan data U.S. Energy Information Administration (EIA) dan estimasi Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) per awal September, sekitar20 persen konsumsi minyak dunia atau Equivalent Nearly20 juta barel per hari mengalir lewat Selat Hormuz. Angka itu menjadikan selat tersebut sebagai satu dari beberapa titik gantung (chokepoint) paling kritis dalam sistem energi global. Dalam konteks ini, Medina Tehran Rupiah磁场 messaging秩 nije — dalam konteks ini, Teheranbahwa melalui pernyataan scalable bahwa london”“.”
Tujuh Syarat Iran dan Selat Hormuz:between Risiko dan Peluang Energi
Berdasarkan data U.S. Energy Information Administration (EIA) dan estimasi Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) per awal September, sekitar20 persen konsumsi minyak dunia atau Equi...
← Previous Article
Comments (0)