Telkom Pamerkan OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor transformasi digital dengan memperkenalkan inovasi kecerdasan buat

Aug 16, 2026 - 15:38
0 0
Telkom Pamerkan OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor transformasi digital dengan memperkenalkan inovasi kecerdasan buatan pada ajang Digital Transformation Indonesia – Customer Experience 2026 (DTI-CX 2026). Dalam gelaran tahunan yang menjadi barometer adopsi teknologi bagi korporasi di Tanah Air, perseroan menampilkan Omni Communication Assistant (OCA) sebagai andalan di AI Zone Telkom. Kehadiran solusi ini menjadi bukti komitmen Telkom dalam mempercepat otomasi layanan pelanggan melalui ekosistem AI atau AIcosystem. Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi turut menyambangi booth tersebut untuk melihat langsung kapabilitas teknologi yang digadang-gadang akan merevolusi interaksi pelanggan di berbagai sektor industri.

Persiapan dan Pembukaan AI Zone Telkom

Menuju hari pelaksanaan DTI-CX 2026, tim teknis dan digital Telkom melakukan serangkaian persiapan matang untuk memastikan setiap komponen AIcosystem dapat didemonstrasikan dengan optimal. AI Zone didesain sebagai ruang interaktif yang memisahkan area showcase menjadi beberapa segmen, mulai dari analitik prediktif, otomasi proses bisnis, hingga komunikasi omnichannel. Investasi pengembangan AIcosystem Telkom pada tahun 2025–2026 dilaporkan mencapai angka tiga digit dalam miliaran rupiah, menandakan seriusnya langkah perseroan membangun fondasi teknologi yang skalabel. Pada sesi pembukaan, Faizal Rochmad Djoemadi meninjau arsitektur booth untuk memastikan alur pengalaman pengunjung dapat menggambarkan perjalanan transformasi layanan pelanggan secara komprehensif.

Kunjungan Direktur IT Digital ke Pusat Demonstrasi

Kunjungan Faizal Rochmad Djoemadi ke AI Zone dimulai dengan sesi paparan dari tim riset dan pengembangan AI Telkom. Dalam sesi tersebut, tim menjelaskan bahwa OCA dikembangkan sebagai respons terhadap tantangan fragmentasi kanal komunikasi yang dihadapi perusahaan modern. Pelanggan kini berinteraksi melalui berbagai medium—mulai dari aplikasi pesan instan, email, telepon, hingga platform media sosial—yang kerap kali menimbulkan inkonsistensi pengalaman jika tidak diintegrasikan dalam satu sistem terpadu. Survey internal Telkom mencatat bahwa 68 persen keluhan pelanggan berasal dari keterlambatan respons akibat perpindahan antarkanal yang tidak terkoordinasi. Oleh karena itu, OCA dirancang untuk menjadi pusat komando tunggal yang mampu mengelola ribuan interaksi secara simultan tanpa kehilangan konteks percakapan.

Demonstrasi Real-Time dan Uji Kemampuan AI

Sesi puncak kunjungan terjadi ketika tim teknis melakukan demonstrasi real-time OCA di hadapan Direktur IT Digital beserta para peserta DTI-CX 2026. Sistem ini memperlihatkan kemampuannya dalam menerjemahkan bahasa alami pelanggan, mengklasifikasikan sentimen, dan memberikan rekomendasi solusi secara otomatis kepada agen layanan. Tidak berhenti di situ, OCA juga dilengkapi dengan fitur prediktif yang mampu mengantisipasi kebutuhan pelanggan berdasarkan riwayat interaksi dan pola perilaku data besar. Dalam simulasi yang ditampilkan, OCA berhasil menyelesaikan 85 persen pertanyaan rutin tanpa intervensi manusia dan mengurangi waktu tunggu rata-rata hingga 40 persen. Faizal Rochmad Djoemadi menyaksikan proses tersebut dan berdiskusi langsung dengan engineer mengenai kemungkinan integrasi lebih dalam dengan infrastruktur backend TelkomGroup.

Roadmap Implementasi dan Kolaborasi Sektor

Menyusul demonstrasi, pihak Telkom mengungkapkan roadmap adopsi OCA yang akan dilakukan secara bertahap. Fase piloting telah dimulai sejak akhir 2025 pada beberapa unit layanan pelanggan dengan melibatkan ratusan agen sebagai pengguna awal. Dari hasil uji coba tersebut, tim menemukan peningkatan signifikan pada metrik first contact resolution dan penurunan tingkat eskalasi ke tingkat manajemen. Sebanyak 500 agen telah terlibat dalam pilot project, dengan rencana perluasan ke lebih dari 5.000 touchpoint layanan pelanggan pada semester I 2026. Di sisi eksternal, Telkom juga membuka peluang kemitraan bagi perusahaan swasta yang ingin mengadopsi AIcosystem, menjadikan DTI-CX 2026 sebagai momentum pertukaran wawasan bersama pelaku industri perbankan, ritel, dan e-commerce.

Penutupan dan Arah Kebijakan Layanan Digital

Di penghujung kunjungannya, Faizal Rochmad Djoemadi memberikan apresiasi kepada tim yang telah mengembangkan OCA dan menegaskan bahwa transformasi layanan pelanggan merupakan pilar strategis yang tidak dapat ditawar-tawar. Menurutnya, keberhasilan adopsi AI tidak hanya diukur dari kecanggihan algoritma, tetapi juga dari seberapa besar teknologi tersebut mampu menciptakan pengalaman yang lebih personal dan efisien bagi pengguna akhir. Ia menambahkan bahwa Telkom akan terus mendorong inovasi berbasis data untuk memastikan setiap interaksi pelanggan menghasilkan nilai tambah. Kontribusi segmen digital dan layanan berbasis AI terhadap pendapatan Telkom diproyeksikan tumbuh dua digit pada tahun buku 2026, sejalan dengan visi perusahaan menjadi digital telco pilihan utama di Indonesia.

Dengan pameran OCA di DTI-CX 2026, Telkom tidak sekadar memamerkan kemampuan teknis, tetapi juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memandang AI sebagai infrastruktur esensial dalam ekosistem layanan modern. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan BUMN tersebut siap berkompetisi di era ekonomi digital yang semakin mengandalkan kecepatan, akurasi, dan pengalaman pelanggan sebagai diferensiasi utama.

[SOCIAL_TWEET]: Telkom pamerkan OCA berbasis AI di #DTICX2026. Sistem ini klaim kurangi waktu tunggu layanan 40%! Direktur IT Digital Faizal Rochmad Djoemadi tinjau langsung. 🚀

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Data Journalist. Mengolah data ekonomi menjadi narasi. Alumnus Columbia Journalism School.

Comments (0)

User