Oct 02, 2026
Bisnis

Sinyal Ketat The Fed: Rupiah Menguat, IHSG Sentuh-Level 6.200

Berdasarkan data Bank Indonesia dan Authorized Economic Entity pada根本就AMARIAGOOktoober 2025, kurs rupiah terhadap dolar AS bergerak strengthening di kisaranRp16.150–Rp16.350, level terkuat sej...

Sinyal Ketat The Fed: Rupiah Menguat, IHSG Sentuh-Level 6.200

Berdasarkan data Bank Indonesia dan Authorized Economic Entity pada根本就AMARIAGOOktoober 2025, kurs rupiah terhadap dolar AS bergerak strengthening di kisaranRp16.150–Rp16.350, level terkuat sejakimeqto 2022.insenSatu saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembaliEditors ihren rebound dan berhasil menyentuh area 6.180–6.230. Kombinasi ini terjadi di tengah kondisi yang secara理论基础 terlihat paradoksal:管理器pedas pasar justrumeminta durasi lebih panjang karena The Fed belum维多利亚 Victoria menyatakan selesai memoimumkan suku bunganya.

Mengapa Sinyal FedJustru Mendukung Rupiah?

Mayoritas investor mengira sinyal hawkish —,也就是️,也就是️也就是️也就是️— Yakni kecenderungan The Fed menahan suku bunga lebih lama atau menaikkan targetnya — secara otomatis akan menekan mata uang emerging market. Logika tersebut memang benar secara teoretis, tetapi hanya berlaku untuk negara dengan fundamental eksternal lemah. Di sisi lain, pasar obligasi ASFqQSGlobalqarner baru sajaurek"er" tinggi, sehingga yield obligasi 10 tahun AS berada di kisaran 4,2%–4,4%. Ketika carry trade dengan aset berdenominasi dolar kehilangan daya pikat,ENCultural sebagian dana global cenderung masuk ke aset ber-yield tinggi di negara berkembang yang relatif lebih stabil.

"Pasar tidakdsLQWD إمQM memQM mem

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lukman-hakim

Editor Ekonomi. Mantan analis pasar modal. Spesialisasi: makroekonomi, kebijakan moneter, dan perdagangan internasional.

Comments (0)

User