Pulau Cingkuak Jadi Andalan Wisata Bahari Pesisir Selatan

Beritadua.com, Sumatera Barat - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus melakukan pembenahan infrastruktur dan fasilitas di Pulau Cingkuak, salah satu destinasi wisata bahari unggulan di daerah

Jul 06, 2026 - 07:43
0 0
Pulau Cingkuak Jadi Andalan Wisata Bahari Pesisir Selatan

Beritadua.com, Sumatera Barat - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus melakukan pembenahan infrastruktur dan fasilitas di Pulau Cingkuak, salah satu destinasi wisata bahari unggulan di daerah tersebut. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan yang berkunjung ke pulau bersejarah itu.

Pulau Cingkuak yang terletak di kawasan wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, menyimpan daya tarik ganda, yakni keindahan alam bawah laut dan peninggalan sejarah berupa Benteng Portugis dari abad ke-16. Kombinasi wisata alam dan sejarah inilah yang menjadikan pulau ini semakin populer di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Pembenahan ini mencakup sejumlah aspek, mulai dari perbaikan dermaga, penataan area wisata, hingga penerapan tarif resmi penyeberangan guna menciptakan layanan yang lebih profesional," ujar seorang pejabat Dinas Pariwisata Pesisir Selatan dalam keterangan yang diterima media kami.

Tarif Resmi Penyeberangan Diberlakukan

Salah satu fokus utama pembenahan adalah penerapan tarif resmi penyeberangan dari Pelabuhan Mandeh menuju Pulau Cingkuak. Kebijakan ini bertujuan untuk menertibkan sistem transportasi laut yang sebelumnya tidak memiliki standar harga baku, sehingga berpotensi merugikan wisatawan. Dengan adanya tarif resmi, diharapkan wisatawan merasa lebih aman dan nyaman, serta terhindar dari praktik pungutan liar.

Pengelola juga menyediakan armada kapal yang lebih layak dan dilengkapi alat keselamatan standar. Jumlah armada yang beroperasi pun ditambah untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.

Potensi Wisata Bahari dan Sejarah

Pulau Cingkuak dikenal dengan panorama laut yang jernih dan terumbu karang yang masih alami. Aktivitas snorkeling dan diving menjadi favorit wisatawan yang datang. Selain itu, keberadaan reruntuhan Benteng Portugis menambah nilai historis yang memperkaya pengalaman berkunjung.

Benteng ini merupakan salah satu peninggalan kolonial tertua di Sumatera Barat dan menjadi saksi bisu persaingan dagang antara bangsa Eropa, khususnya Portugis dan Belanda, dalam menguasai jalur rempah-rempah di pesisir barat Sumatera.

Laporan media kami mengonfirmasi bahwa pembenahan ini merupakan bagian dari program pengembangan Kawasan Wisata Mandeh yang dicanangkan pemerintah daerah. Kawasan ini mencakup beberapa pulau dan pesisir yang memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.

Dampak Ekonomi dan Harapan ke Depan

Peningkatan fasilitas diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada pendapatan masyarakat sekitar. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti pedagang makanan, penyewaan alat snorkeling, dan jasa pemandu wisata diyakini akan merasakan manfaat langsung dari bertambahnya pengunjung.

Dengan terus dibenahinya Pulau Cingkuak, pemerintah berharap destinasi ini mampu bersaing dengan objek wisata bahari lainnya di Sumatera Barat, seperti Kepulauan Mentawai dan Pantai Air Manis. Komitmen untuk menjaga keberlanjutan lingkungan juga menjadi perhatian, sehingga wisata bahari di Pesisir Selatan tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga lestari.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User