Sep 15, 2026
Hukum

PRANCIS — LSM Iklim Kritik Ambisi Berburu 100 Juta Turis Asing

Lampu-lampu kota Paris yang menawan dan keindahan pesisir Riviera kembali menyedot perhatian dunia. Pemerintah Prancis baru saja merayakan pencapaian fanta

PRANCIS — LSM Iklim Kritik Ambisi Berburu 100 Juta Turis Asing

Lampu-lampu kota Paris yang menawan dan keindahan pesisir Riviera kembali menyedot perhatian dunia. Pemerintah Prancis baru saja merayakan pencapaian fantastis: menembus angka 100 juta wisatawan asing dalam setahun. Namun, di balik seremonial keberhasilan ekonomi tersebut, gelombang kritik tajam mulai menyembur dari lorong-lorong lembaga swadaya masyarakat (LSM) lingkungan. Ambisi pemerintah untuk terus menggenjot pendapatan dari turis mancanegara dinilai sebagai langkah mundur yang merusak komitmen iklim global.

Koalisi organisasi lingkungan hidup, Réseau Action Climat (RAC), menerbitkan laporan investigatif yang membongkar sisi gelap dari industri pelesiran ini. Mereka menuding strategi nasional yang fokus pada lonjakan volume wisatawan luar negeri hanya akan memperparah emisi karbon global serta menggerus daya beli masyarakat lokal yang kian terhimpit krisis ekonomi.

Ambisi Ekonomi di Atas Kerentanan Lingkungan

Setelah berhasil menorehkan rekor angka kedatangan, fokus kebijakan pariwisata Paris kini bergeser: meningkatkan penerimaan devisa per kepala. Strategi ini secara agresif menyasar wisatawan jarak jauh dari benua Asia dan Amerika yang berpotensi membelanjakan uang lebih banyak. Namun, instrumen utama yang digunakan untuk membawa jutaan pelancong ini adalah industri penerbangan—salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar di dunia.

"Kita tidak bisa terus berpura-pura bahwa pertumbuhan pariwisata tanpa batas ini ramah lingkungan. Mengejar wisatawan dari belahan dunia lain menggunakan jet komersial demi menambah devisa adalah bentuk kebutaan ekologis yang disengaja," tegas Anne Bringault, Direktur Program di Réseau Action Climat.

RAC menekankan bahwa mempromosikan penerbangan jarak jauh secara masif bertolak belakang dengan kesepakatan iklim yang ditandatangani di tanah mereka sendiri melalui Perjanjian Paris. Pemerintah dianggap menutup mata demi mengejar angka statistik pendapatan jangka pendek.

Jejak Karbon vs Tekanan Daya Beli Warga Lokal

Investigasi LSM juga menyoroti bagaimana pariwisata massal menghantam kehidupan warga lokal. Fenomena "gentrifikasi pariwisata" telah mengubah kawasan pemukiman menjadi deretan akomodasi sewa jangka pendek. Akibatnya, harga properti melambung tinggi dan memaksa penduduk asli pindah ke pinggiran kota.

Berikut adalah perbandingan dampak antara model pariwisata massal yang diterapkan saat ini dengan model pariwisata berkelanjutan yang didesakkan oleh aktivis iklim:

Indikator Evaluasi Model Pariwisata Massal (Saat Ini) Model Berkelanjutan (Usulan LSM)
Fokus Utama Strategi Kuantitas turis & pendapatan devisa maksimal Pengalaman berkualitas & retensi ekonomi lokal
Moda Transportasi Utama Penerbangan jarak jauh (tinggi emisi karbon) Kereta api cepat & transportasi darat terintegrasi
Dampak pada Hunian Lonjakan harga sewa akibat sewa jangka pendek Regulasi ketat akomodasi turis untuk lindungi warga
Kesejahteraan Lokal Daya beli warga tergerus inflasi daerah wisata Ekonomi lokal terdistribusi merata dan stabil

Ketimpangan ini memicu kemarahan publik. Warga lokal tidak hanya harus menanggung lonjakan harga kebutuhan pokok, tetapi juga menyaksikan infrastruktur publik mereka kelebihan beban akibat arus turis yang tak terbendung.

Tuntutan Redefinisi Strategi Nasional

Guna mencegah kerusakan ekologis yang lebih parah, koalisi iklim mendesak pemerintah Prancis untuk segera melakukan perombakan total pada kebijakan pariwisata nasional. Beberapa poin desakan kunci mencakup:

  • Penghentian promosi pariwisata yang berfokus pada pasar penerbangan jarak jauh.
  • Diskon dan insentif jaringan kereta api antarkota untuk mendorong pariwisata domestik dan regional Eropa.
  • Penerapan pajak karbon khusus bagi penerbangan privat dan komersial yang dialokasikan langsung untuk pendanaan transisi energi.
  • Pembatasan ketat terhadap izin konversi hunian warga menjadi properti sewa komersial.

Pertarungan antara ambisi ekonomi nasional dan keselamatan lingkungan kini berada di titik nadir. Jika Prancis—sebagai kiblat pariwisata dunia—gagal menerapkan keseimbangan ini, upaya global dalam menahan laju pemanasan global terancam menjadi sekadar retorika di atas kertas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS mega-lestari

Data Journalist. Mengolah data ekonomi menjadi narasi. Alumnus Columbia Journalism School.

Comments (0)

User