Sep 16, 2026
Nasional

Prabowo Tiba di New Delhi untuk Hadiri KTT BRICS

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi mendarat di New Delhi, India, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS. Pesawat kep

Prabowo Tiba di New Delhi untuk Hadiri KTT BRICS

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi mendarat di New Delhi, India, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS. Pesawat kepresidenan menyentuh landasan di Pangkalan Angkatan Udara India (AFS) Palam pada Jumat malam (11/9) waktu setempat, menandai dimulainya babak baru diplomasi multilateral Indonesia di panggung ekonomi global.

Kunjungan kerja tingkat tinggi ini menjadi sorotan internasional menyusul posisi strategis Indonesia di antara kekuatan ekonomi berkembang. Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh jajaran pejabat tinggi pemerintah India serta korps diplomatik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di New Delhi dengan pengawalan protokoler kenegaraan yang ketat.

Kronologi Kedatangan di Pangkalan AFS Palam

Laporan investigatif dari pergerakan delegasi kepresidenan mencatat rangkaian peristiwa kedatangan Presiden Prabowo di ibu kota India:

  1. Pukul 20.15 Waktu Setempat: Pesawat Kepresidenan RI mendarat sempurna di landasan pacu Pangkalan Angkatan Udara Palam, New Delhi, setelah menempuh penerbangan lintas kawasan.
  2. Pukul 20.30 Waktu Setempat: Presiden Prabowo menuruni tangga pesawat dan disambut upacara penyambutan resmi oleh utusan khusus Perdana Menteri India serta Duta Besar RI untuk India.
  3. Pukul 20.50 Waktu Setempat: Iring-iringan delegasi kepresidenan bergerak menuju hotel tempat delegasi menginap di pusat kota New Delhi guna mempersiapkan rangkaian pertemuan bilateral dan pleno.
"Kehadiran Indonesia di forum ekonomi strategis ini mempertegas komitmen politik luar negeri bebas aktif kita dalam memperjuangkan tatanan ekonomi global yang lebih inklusif dan adil bagi negara-negara berkembang," tegas perwakilan delegasi diplomatik Indonesia di New Delhi.

Agenda Strategis dan Arah Diplomasi Ekonomi

Partisipasi Indonesia dalam KTT BRICS kali ini diproyeksikan membawa sejumlah misi geopolitik dan ekonomi penting. Di tengah pergeseran dinamika geopolitik global, Indonesia memainkan peran penyeimbang yang berfokus pada ketahanan ekonomi nasional dan solidaritas Global South.

Beberapa fokus utama yang dibawa oleh delegasi Indonesia dalam KTT BRICS meliputi:

  • Diversifikasi Pembayaran Internasional: Mendorong penyelesaian transaksi menggunakan mata uang lokal (local currency settlement) guna mengurangi ketergantungan pada mata uang tunggal.
  • Ketahanan Energi dan Hilirisasi: Membuka peluang investasi strategis di sektor mineral kritis serta transisi energi bersih antarnegara anggota forum.
  • Ketahanan Pangan Global: Membangun rantai pasok pupuk dan komoditas pangan yang stabil di tengah ketidakpastian iklim dan konflik geopolitik.

Peluang Pertemuan Bilateral di Sela KTT

Selain menghadiri sesi pleno utama bersama para kepala negara anggota BRICS, Presiden Prabowo dijadwalkan menggelar serangkaian pertemuan bilateral tingkat tinggi. Pertemuan ini difokuskan untuk memperdalam kerja sama perdagangan bilateral, transfer teknologi pertahanan, serta investasi infrastruktur strategis yang berdampak langsung pada perekonomian domestik Indonesia.

Langkah diplomasi ini mencerminkan pendekatan proaktif pemerintah dalam mengamankan kepentingan nasional di berbagai platform multilateral, tanpa memihak blok kekuatan tertentu secara eksklusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User