Pertamina Salurkan Bantuan dan Pendampingan Psikologis ke Korban Gempa NTT
MAUMERE — Memasuki masa pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebutuhan warga yang mengungsi tidak lagi berhenti pada makanan dan tempat berli
MAUMERE — Memasuki masa pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebutuhan warga yang mengungsi tidak lagi berhenti pada makanan dan tempat berlindung. Trauma mendalam yang dialami para penyintas, terutama anak-anak, menjadi persoalan baru yang harus ditangani secara serius. Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga hadir tidak hanya dengan bantuan logistik, tetapi juga pendampingan psikologis bagi warga terdampak di wilayah Maumere dan sekitarnya.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Laut Flores telah meninggalkan luka besar bagi masyarakat NTT. Bencana ini menewaskan puluhan orang, melukai ratusan lainnya, dan memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka menuju tempat pengungsian. Data di lapangan menunjukkan kerusakan meluas terjadi pada rumah warga, fasilitas umum, hingga bangunan pelayanan publik di sejumlah kabupaten terdampak.
Kronologi Gempa yang Mengguncang Pulau Flores
Guncangan kuat terasa pada Selasa, 14 Desember 2021, sekitar pukul 10.20 WITA, dengan pusat gempa berada di Laut Flores. Getarannya menjalar hingga ke sejumlah wilayah di NTT dan memicu kepanikan massal. Berikut urutan peristiwa yang terekam pascagempa:
- Gempa magnitudo 7,4 berpusat di Laut Flores mengguncang wilayah pesisir utara Pulau Flores dengan intensitas tinggi.
- Getaran terasa kuat di Kabupaten Sikka, Flores Timur, Lembata, dan Alor, memicu kepanikan di tengah aktivitas warga.
- Ribuan bangunan dilaporkan rusak, sementara jaringan listrik dan komunikasi sempat terputus di sejumlah kecamatan.
- Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat dan membuka posko-posko pengungsian bagi warga terdampak.
- Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan relawan dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan.
Dalam situasi tersebut, kebutuhan pokok menjadi prioritas pertama. Namun seiring berjalannya waktu, para penyintas mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan psikis akibat kehilangan rumah, trauma atas getaran susulan, dan ketidakpastian masa depan.
Pertamina Peduli Turun Langsung ke Pengungsian
Menanggapi kondisi itu, Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga mengerahkan tim tanggap darurat ke lokasi-lokasi pengungsian. Bantuan yang disalurkan mencakup sembako, air bersih, perlengkapan bayi dan anak, obat-obatan, hingga kebutuhan sanitasi. Pendekatan dilakukan langsung ke titik-titik pengungsian agar bantuan tepat sasaran bagi keluarga yang paling membutuhkan.
Tidak hanya bantuan barang, Pertamina juga memastikan pasokan energi tetap berjalan selama masa tanggap darurat. Stok BBM dan elpiji di wilayah NTT dijamin aman untuk mendukung operasional kendaraan evakuasi, genset penerangan di pengungsian, serta kebutuhan rumah tangga pengungsi. Hal ini penting karena keterbatasan energi dapat memperlambat proses pemulihan.
“Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian Pertamina kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Kami berharap kehadiran kami dapat meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” demikian pernyataan perwakilan Pertamina Patra Niaga di lokasi.
Pendampingan Psikologis bagi Penyintas Gempa
Di tengah tumpukan kebutuhan logistik, Pertamina tidak melupakan aspek pemulihan mental para korban. Program pendampingan psikologis digelar di sejumlah posko pengungsian, menyasar anak-anak dan keluarga yang paling terdampak. Kegiatan trauma healing dilakukan melalui pendekatan bermain, menggambar, dan bernyanyi agar anak-anak dapat melepaskan ketegangan setelah peristiwa yang menakutkan.
Para pendamping juga memberikan psikoedukasi kepada orang tua di pengungsian agar mampu mengenali gejala stres pada anak, seperti sulit tidur, mudah terkejut, dan kecemasan berlebihan. Pendampingan psikologis dinilai krusial untuk mencegah trauma berkepanjangan yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak pascabencana.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah dan Relawan
Seluruh rangkaian bantuan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah kabupaten, serta organisasi relawan setempat. Koordinasi ini memastikan tidak terjadi tumpang tindih penyaluran bantuan dan data penerima manfaat dapat dipertanggungjawabkan. Pertamina juga membuka kanal pelaporan agar warga yang membutuhkan dapat mengakses bantuan secara mudah.
Berikut sejumlah poin penting dari respon kemanusiaan Pertamina di NTT:
- Bantuan sembako dan logistik disalurkan langsung ke posko pengungsian di Maumere dan sekitarnya.
- Pasokan BBM dan elpiji dipastikan aman selama masa tanggap darurat berlangsung.
- Pendampingan psikologis menyasar anak-anak dan keluarga penyintas melalui kegiatan trauma healing.
- Koordinasi penyaluran bantuan dilakukan bersama BPBD dan relawan setempat.
Pemulihan pascagempa memang membutuhkan waktu panjang, baik dari sisi fisik maupun psikis. Kehadiran korporasi seperti Pertamina melalui program Pertamina Peduli menunjukkan bahwa pemulihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
[SOCIAL_TWEET]: Pertamina salurkan bantuan & trauma healing untuk korban gempa NTT. Energi untuk negeri, hadir untuk sesama. #GempaNTT #PertaminaPeduli[SOCIAL_TG]: Pertamina Peduli dampingi warga terdampak gempa NTT: salurkan bantuan logistik hingga pendampingan psikologis bagi penyintas. Baca selengkapnya di Beritadua.com
Comments (0)