Sep 17, 2026
Hukum

[MENDOZA] — Nenek dan Balita Tewas Usai Terperosok Tangki Septik

Sebuah tragedi memilukan melanda kawasan permukiman semi-privat di Departemen Guaymallén, Provinsi Mendoza, Argentina. Seorang wanita lanjut usia bernama M

[MENDOZA] — Nenek dan Balita Tewas Usai Terperosok Tangki Septik

Sebuah tragedi memilukan melanda kawasan permukiman semi-privat di Departemen Guaymallén, Provinsi Mendoza, Argentina. Seorang wanita lanjut usia bernama Miriam Isabel Videla (61) dan cucunya yang masih balita, Borja Lionel Berardi (1 tahun 11 bulan), dilaporkan tewas setelah terperosok ke dalam lubang tangki septik yang berada di halaman rumah mereka.

Peristiwa nahas tersebut berlangsung pada Rabu malam di sebuah hunian yang berlokasi di kawasan Calle Buenos Vecinos, nomor 900. Otoritas kepolisian dan tim penyelidik forensik setempat langsung diterjunkan ke lokasi kejadian guna mengungkap faktor kelalaian serta penyebab pasti runtuhnya struktur penutup sanitasi pembuangan limbah rumah tangga tersebut.

Kronologi Tragedi di Halaman Belakang

Berdasarkan laporan investigasi awal aparat kepolisian Mendoza, insiden bermula saat aktivitas keluarga berlangsung di sekitar pekarangan. Tangki septik maut tersebut berada sekitar lima meter dari bangunan utama rumah dengan dimensi lubang penutup berukuran 60x60 sentimeter serta kedalaman sekitar satu meter.

  1. Pukul 20.30 Waktu Setempat: Balita Borja diduga berada di area pekarangan tanpa menyadari penutup tangki septik dalam kondisi tidak terkunci sempurna atau mengalami kerapuhan struktural.
  2. Upaya Penyelamatan Spontan: Sang nenek, Miriam, yang melihat cucunya terperosok ke dalam lubang penampungan limbah, seketika berusaha memberikan pertolongan langsung namun ikut terjatuh dan terjebak di dasar tangki.
  3. Teriakan Minta Tolong: Warga sekitar mendengar jeritan panik dari arah halaman rumah korban dan bergegas mendatangi lokasi dengan peralatan seadanya untuk melakukan evakuasi darurat.
  4. Evakuasi Korban: Warga berhasil mengeluarkan sang balita yang saat itu masih menunjukkan tanda-tanda vital, sementara Miriam dievakuasi dalam kondisi sudah tidak bernyawa akibat asfiksia dan paparan gas beracun.
  5. Penanganan Medis Darurat: Tim medis yang tiba di lokasi segera melakukan prosedur resusitasi jantung paru (CPR) intensif terhadap Borja, namun nyawa balita tersebut tidak berhasil diselamatkan beberapa saat kemudian.
"Kami mendengar teriakan histeris dari dalam rumah dan langsung berlari membantu. Kami berupaya sekuat tenaga menarik mereka keluar dari lubang pembuangan, namun situasinya sangat sulit dan pekat," ungkap salah seorang warga yang terlibat dalam evakuasi darurat.

Sorotan Keamanan Sanitasi dan Penyelidikan Forensik

Insiden ini memicu sorotan tajam terkait standar keselamatan instalasi sanitasi mandiri di kawasan permukiman suburban Mendoza. Gas metana dan hidrogen sulfida yang terakumulasi di dalam tangki pembuangan limbah berkedalaman satu meter tersebut disinyalir menjadi faktor fatal yang mempercepat hilangnya kesadaran kedua korban sebelum sempat dievakuasi sepenuhnya.

Pihak kejaksaan setempat kini telah membuka berkas penyelidikan resmi. Tim teknis ditugaskan untuk memeriksa kelayakan konstruksi lubang pembuangan limbah, termasuk:

  • Material penutup tangki yang diduga mengalami pelapukan atau tidak memiliki pengaman standar.
  • Jarak struktur galian pembuangan dari zona aktivitas anak di pekarangan rumah.
  • Hasil autopsi resmi dari Korps Forensik Medis Mendoza untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua korban.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lukman-hakim

Editor Ekonomi. Mantan analis pasar modal. Spesialisasi: makroekonomi, kebijakan moneter, dan perdagangan internasional.

Comments (0)

User