MEDAN — Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil DPRD, Bandung Pelajari PAD ke Bapenda
Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Medan pada Selasa (18/8) malam mengakibatkan sebuah pohon mahoni besar tumbang dan menimpa dua unit
Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Medan pada Selasa (18/8) malam mengakibatkan sebuah pohon mahoni besar tumbang dan menimpa dua unit mobil dinas Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B. Batang pohon itu roboh sekitar pukul 20.00 WIB tepat di depan Kantor Lurah Pulo Brayan Kota dan kediaman sang ketua di Jalan Budi Pembangunan III No. 1-D, Kecamatan Medan Barat. Suara gemuruh saat pohon roboh sempat mengagetkan warga sekitar yang tengah berteduh dari hujan.
Dua kendaraan dinas yang tertimpa adalah Hyundai Ioniq 5 dan Hyundai Palisade. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Ioniq 5 mengalami kerusakan cukup parah, sementara Palisade rusak pada bagian belakang akibat tertimpa batang dan dahan pohon. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun kerugian material diperkirakan tidak sedikit dan menjadi catatan serius bagi pengelolaan aset daerah.
"Saya tadi mendapat laporan dari sekuriti di rumah bahwa dua unit mobil dinas yang biasa terparkir di depan rumah rusak akibat tertimpa pohon saat hujan deras turun. Kebetulan saya sedang kunjungan," ujar Wong saat dikonfirmasi media, Selasa malam.
Kelurahan Mengaku Sudah Bersurat ke DLH
Di balik kejadian ini, Kelurahan Pulo Brayan Kota mengaku telah mengirimkan surat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan terkait kondisi pohon yang berpotensi membahayakan sebelum insiden terjadi. Pengakuan ini menyentil responsivitas aparatur dalam menindaklanjuti laporan warga dan sekaligus membuka kembali diskusi publik soal perawatan pohon peneduh di ibu kota Sumatera Utara ini. Sejumlah pohon berusia puluhan tahun tumbuh di sepanjang jalan protokol dan kawasan permukiman padat. Tanpa pemangkasan serta pemeriksaan kesehatan pohon secara berkala, risiko tumbang saat hujan deras terus mengintai. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa langkah preventif jauh lebih murah dibanding biaya perbaikan yang harus ditanggung, apalagi jika pohon menimpa fasilitas publik atau bahkan korban jiwa.
- Pohon mahoni tumbang pukul 20.00 WIB di depan Kantor Lurah Pulo Brayan Kota
- Dua mobil dinas Ketua DPRD Medan tertimpa, satu di antaranya rusak parah
- Kelurahan mengaku telah bersurat ke DLH sebelum kejadian terjadi
DPRD Bandung Pelajari Optimalisasi PAD ke Bapenda Medan
Di tengah penanganan insiden tersebut, Badan Anggaran DPRD Kota Bandung yang berjumlah 39 orang melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Rabu (19/8/2026). Rombongan diterima jajaran Bapenda Kota Medan dan dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, didampingi Kepala Bapenda Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana, beserta jajaran.
Kunjungan itu bertujuan menggali informasi dan referensi pengelolaan pendapatan daerah, khususnya strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penerimaan pajak daerah. Bapenda Kota Medan yang diwakili Kepala Bidang Pajak Hotel, Restoran dan Hiburan, Irfan Parlindungan Lubis, memaparkan berbagai inovasi digital, termasuk sistem QRESTO yang memudahkan wajib pajak memenuhi kewajibannya secara daring. Kedua pihak juga bertukar informasi mengenai berbagai strategi dan inovasi yang diterapkan Bapenda Kota Medan untuk meningkatkan PAD dan mengoptimalkan penerimaan daerah.
Pertemuan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan program kerja Badan Anggaran DPRD Kota Bandung dalam memperkuat pemahaman sekaligus menggali praktik pengelolaan pendapatan daerah yang dapat menjadi referensi peningkatan PAD. Benchmarking antardaerah semacam ini dinilai efektif mempercepat transfer inovasi tanpa harus mengulang proses uji coba yang panjang, terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk pelayanan publik.
| Kendaraan | Jenis | Kerusakan |
|---|---|---|
| Hyundai Ioniq 5 | Mobil listrik | Cukup parah |
| Hyundai Palisade | Mobil penumpang | Bagian belakang |
Dua Sisi Tata Kelola Kota
Dua peristiwa yang nyaris bersamaan itu menggambarkan dua sisi tata kelola Kota Medan. Di satu sisi, pemerintah kota menghadapi tantangan infrastruktur dan keselamatan publik yang menuntut respons cepat lintas dinas, mulai dari pemangkasan pohon rawan tumbang hingga penindaklanjutan laporan warga. Di sisi lain, prestasi pengelolaan pendapatan daerah justru menjadi rujukan bagi daerah lain. Konsistensi dalam perawatan aset kota dan inovasi pelayanan publik adalah kunci agar Medan tidak hanya dikenal sebagai kota tujuan belajar, tetapi juga kota yang aman dan nyaman bagi warganya.
[SOCIAL_TWEET]: Hujan deras tumbangkan pohon mahoni dan menimpa dua mobil dinas Ketua DPRD Medan di Medan Barat. Tak ada korban jiwa, namun kelurahan mengaku sudah bersurat ke DLH sebelum kejadian. #Medan #PohonTumbang[SOCIAL_TG]: 🌳 Pohon tumbang timpa 2 mobil dinas Ketua DPRD Medan; kelurahan akui sudah surati DLH. Sementara itu, DPRD Bandung pelajari inovasi PAD dan QRESTO ke Bapenda Medan. Baca selengkapnya: [link]
Comments (0)