Libur Sekolah Usai, Daop 5 Purwokerto Layani 706 Ribu Penumpang

Mobilitas masyarakat di jalur selatan Jawa Tengah kembali menunjukkan geliat luar biasa seiring berakhirnya masa libur sekolah 2025. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menca...

Mobilitas masyarakat di jalur selatan Jawa Tengah kembali menunjukkan geliat luar biasa seiring berakhirnya masa libur sekolah 2025. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatatkan total layanan kepada lebih dari 706.000 penumpang selama periode angkutan libur panjang yang berlangsung dari akhir Juni hingga pertengahan Juli. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa moda kereta api tetap menjadi tulang punggung transportasi antarkota, sekaligus mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat untuk kembali ke perantauan atau memulai aktivitas pendidikan usai jeda semester.

Manager Humas Daop 5 Purwokerto, dalam keterangan tertulis yang diterima, menyampaikan bahwa capaian tersebut melampaui target awal yang dipatok perseroan. Lonjakan penumpang terjadi secara gradual sejak H-7 sebelum pembukaan sekolah dan mencapai puncaknya pada akhir pekan terakhir sebelum tahun ajaran baru dimulai. Keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi lintas sektor, mulai dari pengecekan prasarana, penambahan perjalanan kereta, hingga pengamanan di titik rawan kepadatan.

Rincian Volume di Stasiun Utama dan Pendukung

Dari total 706.000 lebih pelanggan, distribusi pergerakan terpantau merata di seluruh stasiun di bawah kendali Daop 5. Stasiun Purwokerto yang menjadi pusat mobilitas di eks Karesidenan Banyumas mencatat volume terbesar, yaitu 272.221 penumpang selama periode pemantauan. Rinciannya, 137.910 penumpang tercatat melakukan keberangkatan, sementara 134.311 penumpang lain merupakan kedatangan. Dominasi jumlah keberangkatan mengindikasikan bahwa Purwokerto tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga titik asal perjalanan kembali ke kota-kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya menjelang dimulainya kegiatan sekolah dan perkuliahan.

Sementara itu, Stasiun Kutoarjo menyumbang sekitar 185.000 penumpang dengan komposisi yang hampir berimbang antara arus naik dan turun. Stasiun Kroya, yang merupakan simpul persilangan kereta api selatan dan tengah, melaporkan mobilitas 125.000 penumpang. Adapun stasiun-stasiun menengah seperti Kebumen, Gombong, dan Bumiayu secara kumulatif menangani sekitar 124.000 penumpang, menunjukkan bahwa layanan kereta api semakin meresap ke wilayah sub-urban. Data ini menegaskan bahwa hari Sabtu, 15 Juli 2025, menjadi hari tersibuk dengan lebih dari 52.000 penumpang dalam satu hari yang menggunakan kereta ekonomi maupun eksekutif yang melintasi Daop 5.

Strategi Operasional Hadapi Puncak Arus Balik

Mengantisipasi kepadatan pada masa akhir libur sekolah, Daop 5 Purwokerto telah menerapkan beberapa langkah strategis. Pertama, pengoperasian empat kereta tambahan relasi Purwokerto–Jakarta dan Kutoarjo–Bandung yang efektif menyerap lonjakan permintaan tiket. Kedua, penambahan frekuensi perjalanan pada jam-jam krusial, terutama pukul 07.00–10.00 dan 18.00–21.00, yang biasa didominasi penumpang keluarga dengan anak usia sekolah. Ketiga, penyediaan loket tambahan dan optimalisasi aplikasi Access by KAI untuk mempercepat proses boarding, sehingga antrean panjang di stasiun dapat diminimalkan.

Dari sisi keselamatan, petugas keamanan yang melibatkan personel Polsuska dan TNI diperkuat di titik keramaian. Posko kesehatan darurat juga disediakan di Stasiun Purwokerto dan Kutoarjo untuk mengantisipasi kelelahan penumpang, terutama lansia dan anak-anak. Manajemen Daop 5 menyebut bahwa ketepatan waktu (on time performance) selama periode sibuk ini berhasil dijaga di atas 89 persen, suatu pencapaian yang cukup positif di tengah lalu lintas kereta yang padat.

Kenaikan Year-on-Year dan Sektor Terdampak

Jika dibandingkan dengan periode libur sekolah tahun sebelumnya, volume penumpang yang dilayani Daop 5 Purwokerto mengalami pertumbuhan sekitar 13,2 persen secara year-on-year. Kenaikan ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain pulihnya kepercayaan masyarakat terhadap perjalanan kereta api pascapandemi, peningkatan jalur wisata di sepanjang hinterland Daop 5 seperti Baturraden, Pantai Menganti, dan Geopark Karangsambung, serta harga tiket yang dinilai kompetitif. Selain itu, kebijakan pembatasan kendaraan pribadi di beberapa kota besar pada masa liburan ikut mendorong masyarakat beralih ke kereta api.

Lonjakan penumpang juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha di sekitar stasiun. Pedagang makanan, suvenir, dan jasa transportasi lokal melaporkan kenaikan omzet rata-rata 28–35 persen dibandingkan hari normal. Beberapa hotel dan penginapan di Purwokerto bahkan terisi penuh pada H-2 pembukaan sekolah. Pemerintah daerah setempat mengapresiasi sinergi antara PT KAI dan UMKM yang selama ini terbina melalui program binaan, sehingga arus penumpang yang besar dapat dikonversi menjadi perputaran uang di sektor riil.

Inovasi Layanan dan Rencana Pengembangan

Sejalan dengan tingginya animo, PT KAI Daop 5 tidak hanya berpuas diri pada pencapaian saat ini. Perseroan telah menyiapkan rencana pengembangan infrastruktur stasiun, termasuk perluasan area parkir dan peron tambahan di Stasiun Purwokerto yang ditargetkan rampung pada akhir 2026. Selain itu, uji coba sistem face recognition boarding tengah dipercepat implementasinya untuk memangkas waktu verifikasi identitas penumpang. Di sisi sarana, sejumlah kereta ekonomi telah dilengkapi dengan pendingin ruangan dan colokan listrik portable sebagai respons atas masukan penumpang selama liburan kali ini.

Untuk periode angkutan mendatang, Daop 5 akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kenyamanan. Masyarakat diimbau agar tetap merencanakan perjalanan secara matang, memesan tiket jauh hari melalui kanal resmi, dan mengutamakan keselamatan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta. Dengan total lebih dari 706.000 penumpang yang terlayani tanpa insiden berarti, Daop 5 Purwokerto optimistis bahwa momentum ini menjadi fondasi kokoh untuk menghadapi masa angkutan Lebaran dan Natal-Tahun Baru yang akan datang.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Reporter Energi. Fokus pada kebijakan energi, transisi hijau, dan industri ekstraktif.

Comments (0)

User