Irjen Pol. Imam Sugianto: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Timur
Irjen Pol. Imam Sugianto: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Timur
Profil Singkat
Inspektur Jenderal Polisi Imam Sugianto, S.I.K., M.H. lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 15 Desember 1970. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1992 yang sejak awal kariernya banyak berkecimpung di bidang reserse. Pria berdarah Jawa Timur ini dikenal sebagai perwira tinggi dengan gaya kepemimpinan lugas, pendekatan humanis, dan pengalaman panjang dalam pengungkapan kejahatan terorganisir. Sebelum dipercaya memimpin Polda Jawa Timur, Imam Sugianto telah meniti berbagai jabatan strategis, mulai dari Kapolres, Dirreskrimum, hingga Kapolda di provinsi lain. Ia resmi dilantik sebagai Kapolda Jawa Timur pada 14 Oktober 2023, menggantikan Irjen Pol. Toni Harmanto yang memasuki masa pensiun. Pelantikan ini menandai penugasan di provinsi asalnya, yang memberinya pemahaman mendalam tentang karakteristik sosial dan tantangan keamanan di daerah dengan lebih dari 40 juta jiwa penduduk tersebut.
Karier dan Riwayat Jabatan
Karier Imam Sugianto di kepolisian diawali sebagai Perwira Pertama di Polres Blitar (1993). Selanjutnya, ia bertugas di berbagai pos, termasuk Kanit Resintel Polsekta Tambora, Jakarta Barat, dan Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara. Kemampuannya di bidang reserse semakin terasah saat ia menjabat sebagai Kasubdit I Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Pada 2012, ia dipercaya sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara, di mana ia kerap memimpin langsung penggerebekan peredaran narkoba dan premanisme. Jabatan strategis berikutnya antara lain adalah Analis Kebijakan di Bareskrim Polri (2017), Kapolrestabes Surabaya (2018), dan Kapolrestabes Medan (2019). Ia kemudian ditarik ke Polda Jawa Timur sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) pada 2021, sebelum akhirnya diangkat menjadi Kapolda Kalimantan Tengah (2022–2023). Puncak kariernya datang dengan penugasan sebagai Kapolda Jawa Timur sejak Oktober 2023 hingga kini.
Kinerja dan Program Unggulan
Sejak menjabat Kapolda Jatim, Imam Sugianto memperkenalkan beberapa program prioritas yang menitikberatkan pada pendekatan preemtif dan pemberdayaan teknologi. Salah satunya adalah penguatan program "Jatim Aman", yang mengintegrasikan patroli berbasis data kriminalitas serta memperluas pemasangan kamera pengawas (CCTV) analitik di titik-titik rawan di Surabaya, Malang, dan Sidoarjo. Di bawah komandonya, Polda Jatim juga menggencarkan operasi "Semeru 2025" yang secara khusus menyasar premanisme, geng motor, dan kejahatan jalanan, yang dalam kurun Januari–Mei 2025 berhasil menekan angka kriminalitas jalanan hingga 18 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Pada sektor narkotika, Imam Sugianto memerintahkan jajarannya untuk tidak hanya menangkap pengedar, tetapi juga membongkar jaringan dan aset hasil kejahatan melalui pendekatan tindak pidana pencucian uang. Sepanjang 2025, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim menyita aset senilai lebih dari Rp 45 miliar dari para bandar. Sementara itu, untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat, ia meluncurkan program "Polisi RW Digital" yang memungkinkan warga melaporkan gangguan keamanan atau curhat permasalahan sosial melalui aplikasi khusus, yang langsung terhubung dengan Bhabinkamtibmas di tingkat RW. Program ini mendapat respons positif karena dianggap mempercepat respons polisi terhadap laporan masyarakat akar rumput.
Tantangan dan Harapan
Meski
Comments (0)