Jakarta — Prabowo Optimistis Koperasi Jadi Kekuatan Utama Ekonomi RI
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinan besar bahwa gerakan koperasi Indonesia sedang menuju kebangkitan dan akan menjadi salah satu pilar utama p
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinan besar bahwa gerakan koperasi Indonesia sedang menuju kebangkitan dan akan menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional. Hal itu ia tegaskan saat menghadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Jakarta Convention Center, Senin (12/7/2026). Optimisme tersebut bukan sekadar retorika politik; Presiden memaparkan sejumlah langkah konkret dan data yang menunjukkan sinyal kebangkitan sektor koperasi dalam lima tahun terakhir.
Pagi: Kedatangan Presiden dan Sesi Ramah Tamah
- 08.30 WIB – Presiden tiba di lokasi acara dan langsung disambut ribuan pelaku koperasi dari berbagai daerah. Tampak hadir Menteri Koperasi dan UKM, Menteri BUMN, serta sejumlah gubernur dan pengurus induk koperasi.
- 08.45 WIB – Prabowo menyempatkan diri mengunjungi pameran produk unggulan koperasi. Di stan koperasi asal Nusa Tenggara Timur, ia mencicipi kopi robusta organik yang sudah menembus pasar ekspor ke Australia dan Jepang. "Ini bukti koperasi kita sudah naik kelas," ujarnya singkat kepada awak media.
- 09.10 WIB – Sesi foto bersama 100 koperasi berprestasi tingkat nasional. Presiden terlihat akrab dan beberapa kali mengacungkan jempol untuk produk susu fermentasi dari koperasi peternak di Jawa Timur yang berhasil bekerja sama dengan perusahaan multinasional.
Pidato Kenegaraan: Koperasi sebagai Game Changer Ekonomi
Dalam pidato utamanya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa koperasi harus bertransformasi dari sekadar gerakan sosial menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang modern dan berdaya saing. Ia mengutip data Kementerian Koperasi dan UKM yang mencatat 127.000 unit koperasi aktif dengan total anggota mencapai 28 juta orang per Juni 2026. Volume usaha koperasi primer juga telah menembus angka Rp289 triliun, naik 14 persen dibanding tahun sebelumnya.
"Saya optimistis gerakan koperasi Indonesia akan bangkit dan menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi kita. Koperasi bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi wadah kolektif untuk menguasai rantai pasok, mengolah hasil bumi, dan bersaing di pasar global. Kita harus mendorong koperasi-koperasi besar yang dikelola secara profesional dengan teknologi digital," tegas Presiden.
Prabowo menyoroti tiga sektor prioritas yang akan didorong melalui gerakan koperasi:
- Pangan dan Pertanian – pembentukan koperasi korporasi petani di 12 provinsi sentra produksi untuk memotong rantai distribusi panjang yang selama ini merugikan petani kecil.
- Energi Terbarukan – mendorong koperasi desa mengelola pembangkit listrik mikrohidro dan panel surya, memanfaatkan dana desa dan pinjaman lunak dari LPDB-KUMKM.
- Digitalisasi Layanan – integrasi seluruh koperasi ke dalam ekosistem Koperasi Digital Nasional (KDN) yang diluncurkan tahun lalu, sehingga akses pembiayaan, audit, dan pemasaran bisa dilakukan secara real-time.
Siang: Pengumuman Paket Kebijakan Pendukung
- 11.30 WIB – Menteri Koperasi dan UKM mengumumkan bahwa pemerintah menaikkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus koperasi menjadi Rp75 miliar per kelompok usaha, dengan suku bunga tetap 3 persen. Skema ini diterapkan untuk koperasi yang bergerak di sektor produksi dan ekspor.
- 11.45 WIB – Penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Koperasi, BNI, dan Telkomsel untuk menyediakan platform digital dan permodalan bagi 5.000 koperasi percontohan tahun ini. Presiden menyaksikan langsung dan memberi arahan agar program ini berjalan tanpa birokrasi berbelit.
- 12.10 WIB – Prabowo mengumumkan insentif pajak penghasilan final 0,5 persen bagi koperasi dengan omzet di bawah Rp50 miliar akan diperpanjang hingga 2030. "Kita meringankan beban, agar koperasi punya ruang bernapas dan berkembang," ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Sore: Tanggapan Pelaku Usaha dan Akademisi
Optimisme Presiden mendapat sambutan luas. Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Agus Sudono menyambut baik arah kebijakan yang menurutnya sudah lama dinanti. "Presiden paham bahwa koperasi adalah jawaban atas ketimpangan ekonomi. Sekarang tinggal memastikan implementasi di lapangan tidak disandera kepentingan segelintir elite koperasi," ujarnya. Sementara itu, ekonom Universitas Gadjah Mada, Dr. Andini Pratiwi, menilai bahwa kunci keberhasilan terletak pada tata kelola dan audit independen. "Data menunjukkan 40 persen koperasi masih memiliki masalah manajemen internal. Jika pemerintah serius, percepatan sertifikasi manajer koperasi dan penerapan akuntansi berbasis SAK EMKM menjadi sangat krusial," jelasnya.
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan Bakti Koperasi kepada 50 tokoh nasional dan lokal yang dianggap berjasa mengembangkan gerakan koperasi. Presiden kembali mengingatkan bahwa koperasi harus menjadi bagian dari arus besar transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. "Jangan biarkan koperasi hanya menjadi alat lama yang berkarat. Kita poles, kita digitalkan, kita bawa terbang ke kancah global," tutupnya sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.00 WIB.
[SOCIAL_TWEET]: Presiden Prabowo optimistis koperasi #RI bangkit jadi kekuatan utama ekonomi! Volume usaha koperasi tembus Rp289 triliun, naik 14%. Paket kebijakan anyar: KUR hingga Rp75 miliar, insentif pajak diperpanjang, dan digitalisasi 5.000 koperasi. #KoperasiNaikKelas #EkonomiKerakyatan #Prabowo [SOCIAL_TG]: 🚀 Presiden Prabowo umumkan sederet insentif anyar buat koperasi: plafon KUR spesial, pajak super rendah, hingga integrasi digital. Volume usaha koperasi nasional sudah sentuh Rp289 triliun. Katanya, ini awal kebangkitan ekonomi kerakyatan. Setuju? 🔥
Comments (0)