Sep 09, 2026
Hukum

INGGRIS — Lapangan Tenis Menyusut, Olahraga Padel Tumbuh Enam Kali Lipat

Sebuah fenomena pergeseran lanskap olahraga yang signifikan tengah terjadi di Inggris. Fasilitas lapangan tenis publik dan komunal secara perlahan mulai te

INGGRIS — Lapangan Tenis Menyusut, Olahraga Padel Tumbuh Enam Kali Lipat

Sebuah fenomena pergeseran lanskap olahraga yang signifikan tengah terjadi di Inggris. Fasilitas lapangan tenis publik dan komunal secara perlahan mulai tergerus, tergantikan oleh meledaknya kepopuleran olahraga padel. Berdasarkan investigasi mendalam terhadap data resmi Sport England, Inggris mencatatkan penurunan jumlah lapangan tenis untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade terakhir.

Data menunjukkan bahwa sedikitnya 183 lapangan tenis telah lenyap sejak tahun 2023. Penurunan ini mencakup berbagai fasilitas, mulai dari arena milik pemerintah daerah, fasilitas olahraga komunitas, sekolah, hingga klub kesehatan swasta. Di sisi lain, arena olahraga padel mengalami lonjakan fantastis, di mana jumlah fasilitasnya meningkat hampir enam kali lipat dalam kurun waktu yang sama.

Motif Ekonomi di Balik Tergesernya Lapangan Tenis

Investigasi Beritadua.com menemukan bahwa fenomena ini tidak sekadar didorong oleh preferensi gaya hidup masyarakat, melainkan ada dorongan komersial yang amat kuat. Olahraga padel—yang memadukan elemen tenis dan squash dalam ruang tertutup ber dinding kaca—memiliki efisiensi lahan yang jauh lebih tinggi dibandingkan lapangan tenis tradisional.

Satu lapangan tenis berukuran standar dapat dikonversi menjadi dua hingga tiga lapangan padel. Bagi para pengelola fasilitas olahraga swasta maupun Dewan Kota (Local Authority) yang tengah berhemat, mengonversi lahan tenis menjadi arena padel menawarkan imbal hasil finansial yang jauh lebih menggiurkan per meter perurutan lahan.

"Peralihan ini bukan sekadar tren gaya hidup, melainkan rekomposisi ruang publik yang didorong oleh margin keuntungan komersial. Lapangan tenis gratisan atau berbiaya murah kini kalah bersaing dengan fasilitas padel berbayar yang menarik konsumen kelas menengah," ungkap seorang analis industri olahraga publik di London.

Komersialisasi Fasilitas Publik dan Ancaman bagi Tenis Tradisional

Meskipun rasio ketersediaan lapangan tenis saat ini masih memimpin dibandingkan fasilitas padel—yakni sekitar 11 banding 1—kecepatan penetrasi padel mulai mengkhawatirkan para aktivis olahraga tenis. Banyak sekolah dan klub komunitas memilih menjual atau mengubah fungsi area lapangan tenis mereka yang usang untuk disewakan kepada operator padel swasta.

Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait aksesibilitas olahraga bagi masyarakat kalangan bawah. Lapangan tenis publik yang selama ini menjadi sarana olahraga murah atau gratis kini kian menyusut, digantikan oleh arena padel yang mengusung konsep keanggotaan komersial.

Poin Kunci Temuan Data Sport England

  • Pertama Sejak Tahun 2000: Penurunan 183 lapangan tenis sejak 2023 merupakan tren kemunduran fasilitas tenis pertama yang tercatat sejak milenium baru.
  • Pertumbuhan Eksponensial Padel: Fasilitas padel melonjak hampir 600% hanya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
  • Konversi Ruang Publik: Penurunan lapangan menyasar fasilitas milik pemerintah daerah, sekolah negeri, hingga klub komunitas warga.
  • Rasio Fasilitas: Meski padel tumbuh pesat, lapangan tenis masih mendominasi dengan perbandingan 11:1 di seluruh Inggris.

Hingga saat ini, badan pengelola tenis Inggris (LTA) terus berupaya menjaga keseimbangan agar olahraga tenis tidak semakin terpinggirkan. Namun, dengan arus investasi swasta yang terus mengalir deras ke sektor padel, modernisasi dan komersialisasi lahan olahraga di Inggris tampaknya sulit untuk dibendung.

Inggris mencatatkan penurunan jumlah lapangan tenis publik dan komunal sebanyak 183 unit sejak 2023, sementara fasilitas padel justru melonjak 6x lipat. Apakah komersialisasi mulai mengancam tenis tradisional? Baca selengkapnya di Beritadua.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lukman-hakim

Editor Ekonomi. Mantan analis pasar modal. Spesialisasi: makroekonomi, kebijakan moneter, dan perdagangan internasional.

Comments (0)

User