Sep 11, 2026
Hukum

GUANTANAMO — Dalang Serangan 11 September Diadili pada 2028

Setelah lebih dari seperempat abad berlalu sejak tragedi berdarah yang mengguncang dunia, keadilan atas peristiwa 11 September 2001 akhirnya menemukan titi

GUANTANAMO — Dalang Serangan 11 September Diadili pada 2028

Setelah lebih dari seperempat abad berlalu sejak tragedi berdarah yang mengguncang dunia, keadilan atas peristiwa 11 September 2001 akhirnya menemukan titik terang. Khalid Sheikh Mohammed (KSM), sosok yang diidentifikasi sebagai arsitek utama di balik penyerangan Menara Kembar World Trade Center dan Pentagon, dipastikan akan berhadapan dengan meja hijau pada 5 Juni 2028. Keputusan ini menandai babak baru dari salah satu proses hukum paling rumit dan berbelit-belit dalam sejarah peradilan militer Amerika Serikat.

Pria yang kini menjadi satu-satunya petinggi senior Al-Qaeda yang masih hidup tersebut akan diadili oleh komisi militer di Pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Guantanamo, Kuba. Bersama empat terdakwa lainnya, KSM memikul tanggung jawab utama atas tewasnya hampir 3.000 jiwa dalam tragedi 11-S. Menyusul tewasnya Osama bin Laden pada 2011, KSM menjadi target utama peradilan yang berpotensi menghadapinya pada vonis hukuman mati.

Rencana Keji Sang Arsitek Serangan 11 September

Investigasi intelijen mengonfirmasi bahwa Khalid Sheikh Mohammed bukanlah sekadar eksekutor lapangan, melainkan otak strategis di balik seluruh operasi teror tersebut. Sebagai kepala komando militer Al-Qaeda saat itu, KSM-lah yang menyodorkan ide gila kepada Osama bin Laden: membajak pesawat komersial dan menabrakkannya ke pusat-pusat vital Amerika Serikat.

"KSM adalah perancang skenario utama. Ia membawa ide pembajakan pesawat kepada Bin Laden, menentukan target serangan, serta mengorganisir pendanaan hingga eksekusi yang merenggut ribuan nyawa sipil," ungkap dokumen desklasifikasi intelijen peradilan militer AS.

Kronologi: Dari Penangkapan Hingga Penetapan Sidang 2028

Perjalanan panjang untuk membawa KSM ke ruang sidang memakan waktu hampir tiga dekade. Penundaan berulang kali terjadi akibat perdebatan legalitas bukti, penyiksaan, dan kendala birokrasi peradilan militer. Berikut adalah rekam jejak perjalanan kasus Khalid Sheikh Mohammed:

  • 11 September 2001: Serangan teror penabrakan pesawat komersial meluluhlantakkan New York dan Washington D.C., menyebabkan 2.977 orang tewas.
  • Maret 2003: Intelijen Pakistan (ISI) bekerjasama dengan CIA berhasil menangkap KSM di tempat persembunyiannya di Rawalpindi, Pakistan.
  • 2003 – 2006: KSM disembunyikan di sedikitnya enam lokasi rahasia (black sites) milik CIA di luar negeri. Di fasilitas ini, ia menjadi subjek interogasi ekstrem, termasuk simulasi tenggelam (waterboarding) sebanyak 183 kali, pemaksaan tidur, dan penganiayaan fisik.
  • September 2006: KSM secara resmi dipindahkan ke fasilitas penahanan khusus militer AS di Teluk Guantanamo, Kuba.
  • 5 Juni 2028: Penjadwalan resmi yang ditetapkan komisi militer untuk memulai persidangan penuh terhadap KSM atas kejahatan perang dan pembunuhan massal.

Labirin Hukum dan Kontroversi Penjara Guantanamo

Mengapa butuh waktu hingga 27 tahun sejak tragedi 11-S untuk mengadili KSM? Jawabannya terletak pada **kompleksitas hukum peradilan militer** dan skandal penyiksaan yang melibatkan CIA. Pengacara pembela secara konsisten mengajukan tuntutan pra-peradilan untuk membatalkan pengakuan KSM karena diperoleh melalui metode penyiksaan tak manusiawi di lokasi rahasia CIA.

Selain itu, negosiasi kesepakatan pengakuan bersalah (plea bargain) yang sempat diwacanakan untuk menghindarkan KSM dari hukuman mati kerap mendapat penolakan keras dari keluarga korban serta konstelasi politik di Washington. Penetapan jadwal sidang pada 2028 ini diharapkan menjadi titik akhir penantian panjang keluarga korban demi memperoleh keadilan formal atas kejahatan kemanusiaan terbesar dalam sejarah modern tersebut.

[SOCIAL_TG] 🚨 UPDATE HUKUM: Dalang utama serangan 11 September 2001, Khalid Sheikh Mohammed, resmi dijadwalkan menjalani sidang militer pada 5 Juni 2028 di Guantanamo. KSM terancam hukuman mati atas tewasnya hampir 3.000 korban.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lukman-hakim

Editor Ekonomi. Mantan analis pasar modal. Spesialisasi: makroekonomi, kebijakan moneter, dan perdagangan internasional.

Comments (0)

User