Aug 25, 2026
Nasional

Danantara Pantau Ekspor Rp1.239 Triliun, Pemerintah Rekonstruksi Desa Sade

Jakarta — Dua agenda strategis pemerintah tengah berjalan paralel dan menyita perhatian publik pekan ini. Di satu sisi, PT Danantara Sumberdaya Indonesia (

Danantara Pantau Ekspor Rp1.239 Triliun, Pemerintah Rekonstruksi Desa Sade

Jakarta — Dua agenda strategis pemerintah tengah berjalan paralel dan menyita perhatian publik pekan ini. Di satu sisi, PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memastikan akan memantau transaksi ekspor tiga komoditas sumber daya alam (SDA) strategis dengan total nilai mencapai hampir US$70 miliar atau sekitar Rp1.239 triliun. Di sisi lain, pemerintah pusat mulai menyiapkan rencana rekonstruksi kawasan Desa Adat Sade di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dilanda musibah kebakaran pada Sabtu (22/8) malam.

Danantara Awasi Transaksi Ekspor Senilai US$70 Miliar

Sebagai badan pengelola investasi negara, Danantara membawa mandat baru dalam pengawasan aset-aset vital Indonesia. Kali ini, fokus pengawasan diarahkan pada transaksi ekspor tiga komoditas SDA yang menjadi tulang punggung devisa negara. Nilai transaksi yang dipantau mencapai hampir US$70 miliar, angka yang mencerminkan besarnya peran sektor komoditas dalam penerimaan negara.

"Transaksi ekspor komoditas strategis harus terpantau secara transparan dan akuntabel agar nilai ekonominya benar-benar optimal bagi negara," demikian ditegaskan pihak Danantara.

Pengawasan ini dinilai penting untuk menekan potensi kebocoran negara, termasuk praktik underpricing dan manipulasi harga transfer yang selama ini kerap disinggung dalam pembahasan tata kelola ekspor SDA. Beberapa poin kunci pengawalan Danantara antara lain:

  • Nilai transaksi ekspor yang dipantau mencapai Rp1.239 triliun
  • Terdapat tiga komoditas SDA strategis yang menjadi objek pengawasan
  • Pengawalan difokuskan pada transparansi harga dan kepatuhan pajak eksportir
  • Hasil pemantauan diharapkan meningkatkan kontribusi sektor komoditas bagi kas negara

Komoditas Strategis Penopang Devisa Negara

Berdasarkan pola ekspor nasional, komoditas SDA yang umumnya mendominasi meliputi batu bara, minyak sawit, serta produk hilir mineral seperti tembaga dan nikel. Meskipun rincian resmi ketiga komoditas tersebut belum diumumkan secara lengkap, sektor-sektor itu diyakini menjadi prioritas karena kontribusinya sangat besar terhadap cadangan devisa dan pendapatan negara.

Analis menilai langkah Danantara menandai era baru tata kelola komoditas Indonesia, di mana negara tidak lagi sekadar menjadi penonton atas perputaran kekayaan alamnya. Dengan sistem pemantauan yang lebih ketat, diharapkan nilai jual komoditas ekspor dapat lebih terjaga dan penerimaan negara meningkat signifikan.

Kebakaran Malam Menghanguskan Kawasan Desa Adat Sade

Sementara itu, di Lombok Tengah, NTB, warga Desa Adat Sade harus merelakan kawasan permukiman tradisional mereka terdampak kebakaran hebat. Musibah itu terjadi pada Sabtu (22/8) malam, saat sebagian besar warga sedang beraktivitas di dalam rumah. Urutan kronologis kejadian tercatat sebagai berikut:

  1. Sabtu malam, api mulai berkobar dari salah satu titik permukiman dan cepat menyebar ke rumah-rumah di sekitarnya
  2. Arah angin serta bahan bangunan dominan kayu, bambu, dan alang-alang membuat api menjalar dengan sangat cepat
  3. Warga berupaya mengevakuasi barang-barang berharga dan ternak menuju lokasi aman
  4. Petugas pemadam kebakaran bersama warga berhasil mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan wisata
  5. Hari Minggu, tim evaluasi mulai mendata tingkat kerusakan dan jumlah rumah adat yang hangus

Desa Adat Sade merupakan salah satu destinasi ikonik NTB yang terkenal dengan arsitektur rumah tradisional Sasak, termasuk bale lumbung beratap ijuk. Kebakaran ini tentu menjadi pukulan keras, baik dari sisi sosial maupun pariwisata daerah.

Pemerintah Pusat Siapkan Rencana Rekonstruksi

Menanggapi musibah tersebut, pemerintah pusat menegaskan telah menyiapkan rencana rekonstruksi kawasan Desa Adat Sade. Rencana ini tidak sekadar membangun ulang hunian, tetapi juga memastikan kelestarian arsitektur adat Sasak agar nilai historis dan daya tarik wisatanya tetap terjaga.

"Rekonstruksi akan tetap mengedepankan ciri khas arsitektur tradisional agar identitas budaya Desa Sade tidak hilang," ungkap penjelasan pemerintah terkait.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga didorong mempercepat pendataan korban dan kerugian agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran. Warga berharap proses pembangunan ulang dapat segera dimulai agar aktivitas ekonomi berbasis wisata budaya segera pulih.

Dua peristiwa ini bagaikan dua sisi mata uang dalam kehidupan bernegara: di satu sisi ada upaya besar mengawal kekayaan alam senilai triliunan rupiah agar memberi manfaat maksimal, di sisi lain ada tanggung jawab negara melindungi warga dan melestarikan warisan budaya yang tak ternilai harganya.

[SOCIAL_TWEET]: Danantara pantau ekspor 3 komoditas strategis senilai Rp1.239 triliun! Sementara itu, pemerintah siapkan rekonstruksi Desa Adat Sade pasca kebakaran. Simpel detailnya 👇 #Danantara #DesaSade #EksporIndonesia [SOCIAL_TG]: 📰 BERITADUA | Danantara kini memantau ekspor tiga komoditas strategis bernilai Rp1.239 triliun demi transparansi tata kelola SDA. Bersamaan, pemerintah pusat gandeng pemda siapkan rekonstruksi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, pasca kebakaran Sabtu (22/8). Detail lengkap di Beritadua.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User