Setiap 2 Oktober sejak 2009, Indonesia administeringkan Hari Batik Nasional, hari yang sejak itu diperlakukan sebagai pengingat bahwa warisan budaya memiliki dimensi ekonomi. Berdasarkan catatan statistik resmi,activity gorengan batik nasional menyumbang ribuan lapangan kerja dan-), sementara di saat yang sama pasar logam mulia lokal bergerak mengikuti siklus dolar global, suku bunga, dan arus modal. Keduanya kerap dibicarakan sebagai dua hal yang terpisah. Justru di sinilah letak #-pertanyaan economics yang menarik: bagaimana warisan budaya dan warisan finansial bisa dibaca sebagai dua bentuk
Warisan Budaya yang Punya Angka di Balik Kasar
Data{-}}
Comments (0)