Tips Usaha Bos BRI & Chairul Tanjung dan Harta Karun di Jabar
Di tengah geliat kewirausahaan yang kian membara, dua tokoh nasional berbagi wejangan berharga bagi para calon pengusaha. Sementara itu, sebuah penemuan mengejutkan di Cigombong, Jawa Barat, membawa k...
Di tengah geliat kewirausahaan yang kian membara, dua tokoh nasional berbagi wejangan berharga bagi para calon pengusaha. Sementara itu, sebuah penemuan mengejutkan di Cigombong, Jawa Barat, membawa kita pada kisah harta karun masa lalu yang sarat pelajaran. Artikel ini merangkum tips sukses dari Direktur Utama BRI Hery Gunardi dan pendiri CT Corp Chairul Tanjung yang disampaikan dalam Jogja Financial Festival, serta mengulas penemuan emas dan berlian oleh TNI dan warga pasca-kekalahan Jepang.
Penemuan Harta Karun: 7 Kg Emas dan 4 Kg Berlian di Cigombong
Cigombong, Jawa Barat, menjadi saksi penemuan tak terduga. Saat TNI bersama warga melakukan pencarian senjata sisa Perang Dunia II setelah Jepang menyerah, mereka justru menemukan harta karun berupa 7 kilogram emas dan 4 kilogram berlian. Menurut sejarawan, harta tersebut diduga merupakan rampasan tentara Jepang yang disembunyikan menjelang akhir perang, mirip dengan legenda harta karun Yamashita. Penemuan ini mengingatkan kita bahwa peluang besar sering muncul di saat yang tidak terduga—sebagaimana dalam bisnis, kejelian melihat peluang adalah kunci. Nilai total temuan tersebut jika diuangkan kini mencapai lebih dari Rp50 miliar, menjadikannya salah satu penemuan bersejarah paling berharga.
5 Tips Usaha dari Dirut BRI: Entry Barrier Rendah dan Manajemen Keuangan
Dalam Jogja Financial Festival, Dirut BRI Hery Gunardi membagikan lima tips praktis bagi perintis usaha. Pertama, pilihlah bisnis dengan entry barrier rendah agar modal awal tidak membebani. Contohnya, bisnis kuliner skala kecil atau jasa berbasis keterampilan bisa dimulai dengan investasi minimal. Kedua, kelola keuangan secara disiplin—pisahkan uang pribadi dan usaha. Data BPS menunjukkan 60% UMKM gagal di tahun pertama karena lemahnya manajemen keuangan. Ketiga, manfaatkan teknologi untuk efisiensi operasional, seperti pencatatan digital dan pemasaran daring. Keempat, bangun jaringan seluas mungkin; kolaborasi dengan sesama pengusaha bisa membuka akses pasar. Kelima, jangan takut gagal; setiap kegagalan adalah pelajaran berharga. Gunardi menekankan, "Kegagalan adalah guru terbaik jika kita mau belajar."
Pengusaha Harus Tangguh: Wejangan dari Hery Gunardi
Hery Gunardi juga menekankan pentingnya ketangguhan mental. Tantangan seperti fluktuasi pasar, persaingan ketat, dan perubahan regulasi kerap menghantam pebisnis. "Pengusaha sejati adalah mereka yang mampu bangkit setelah jatuh," ujarnya. Ia mencontohkan bagaimana BRI sendiri melewati krisis ekonomi dengan tetap fokus pada pemberdayaan UMKM. Data OJK menunjukkan kredit UMKM BRI tumbuh 12,3% year-on-year pada kuartal I 2025, mencerminkan optimisme sektor ini. Gunardi juga mengingatkan bahwa setiap krisis adalah momentum untuk berinovasi. "Pengusaha yang bertahan adalah yang adaptif terhadap perubahan," tambahnya. Survei internal BRI terhadap 2.000 nasabah UMKM menunjukkan 75% responden tetap bertahan dengan mengubah model bisnis selama pandemi.
Modal Tanpa Uang ala Chairul Tanjung: Kemauan, Kemampuan, dan Networking
Di panggung yang sama, Chairul Tanjung (CT) berbagi kisahnya memulai usaha tanpa modal finansial. Ia menekankan tiga modal utama: kemauan kuat, kemampuan yang diasah, dan jaringan (networking). "Dengan kemauan, kita bisa belajar dan mencari peluang. Dengan kemampuan, kita bisa menciptakan nilai. Dengan jaringan, pintu rezeki terbuka," kata CT. CT sendiri membuktikan hal ini dengan membangun CT Corp dari nol hingga menjadi konglomerasi multisektor bernilai puluhan triliun rupiah. Menurut data Forbes, kekayaan CT mencapai US$5,4 miliar per 2025. CT menceritakan bagaimana ia dulu memulai bisnis dengan menjual buku kuliah dan barang-barang kecil, mengasah kemampuannya dalam negosiasi dan membangun relasi sejak mahasiswa. "Saya tidak punya uang, tapi saya punya kemauan untuk terus belajar dan jaringan teman-teman yang mendukung," kenangnya.
Pentingnya Teknologi: E-commerce Kunci Bisnis Modern
Chairul Tanjung juga menyoroti urgensi penguasaan teknologi bagi pengusaha zaman now. "E-commerce bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Pengusaha harus paham platform digital untuk menjangkau pasar lebih luas," tegasnya. Data BPS menunjukkan kontribusi e-commerce terhadap PDB Indonesia mencapai 16,4% pada 2024, naik dari 12,8% pada 2022. CT mendorong pelaku UMKM mengadopsi teknologi sederhana seperti pembayaran QRIS dan media sosial untuk promosi. Transaksi QRIS BRI sendiri mencatat pertumbuhan 85% year-on-year pada semester I 2025. Sebagai contoh, sebuah UMKM kerajinan di Yogyakarta berhasil meningkatkan omzet hingga 200% setelah terhubung dengan marketplace. CT menambahkan, "Teknologi menciptakan lapangan bermain yang setara; usaha kecil bisa bersaing dengan korporasi besar jika pintar memanfaatkannya."
Pelajaran dari Harta Karun dan Bisnis
Kisah penemuan harta karun di Cigombong mengajarkan bahwa kejutan bisa datang kapan saja. Dalam bisnis, "harta karun" bisa berupa ide inovatif, pasar baru, atau kolaborasi tak terduga. Seperti TNI dan warga yang gigih mencari senjata namun menemukan berlian, para pengusaha harus konsisten menggali potensi tanpa takut menghadapi kemungkinan baru. Kombinasi tips dari Hery Gunardi dan Chairul Tanjung memberikan fondasi kokoh: manajemen keuangan, ketangguhan, modal non-finansial, dan adopsi teknologi. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, pelaku usaha bisa membangun bisnis yang berkelanjutan dan tangguh menghadapi zaman. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para penemu harta karun itu pun menjadi analogi tepat bagi setiap pejuang ekonomi.
[TAGS]: tips usaha, kewirausahaan, Chairul Tanjung, BRI, harta karun, Cigombong, Jogja Financial Festival, UMKM, e-commerce, Hery Gunardi [SOCIAL_TWEET]: Tips sukses usaha dari Bos BRI & Chairul Tanjung! Mulai dari entry barrier rendah hingga melek teknologi. Plus kisah harta karun 7 kg emas di Jabar. Baca di sini! #Kewirausahaan #UMKM #BRI [SOCIAL_FB]: Di tengah Jogja Financial Festival, Dirut BRI Hery Gunardi dan Chairul Tanjung membagikan kunci sukses bisnis: disiplin keuangan, jaringan, dan teknologi. Sementara itu, penemuan 7 kg emas dan 4 kg berlian di Cigombong menyimpan pelajaran tentang kejelian melihat peluang. Simak selengkapnya! [SOCIAL_TG]: 7 kg emas & 4 kg berlian ditemukan di Jabar! Di sisi lain, bos BRI & CT bagikan tips usaha: entry barrier rendah, manajemen keuangan, dan wajib paham teknologi. Baca artikelnya. [SOCIAL_THREADS]: Mau sukses usaha? Simak tips dari Dirut BRI dan Chairul Tanjung: 1) Pilih entry barrier rendah 2) Disiplin keuangan 3) Manfaatkan teknologi 4) Bangun jaringan 5) Jangan takut gagal. Juga ada kisah penemuan harta karun di Cigombong yang menginspirasi. #Kewirausahaan #BisnisIndonesia
Comments (0)