RANS Entertainment Tegas Bantah Tuduhan Pencucian Uang

Jakarta, 11 Juli 2026 – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) akhirnya angkat bicara menanggapi rumor liar yang mengaitkan perusahaan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina it...

RANS Entertainment Tegas Bantah Tuduhan Pencucian Uang

Jakarta, 11 Juli 2026 – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) akhirnya angkat bicara menanggapi rumor liar yang mengaitkan perusahaan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu dengan praktik pencucian uang. Melalui pernyataan resmi yang dirilis hari ini, manajemen dengan tegas membantah seluruh tuduhan dan menyebut isu tersebut sebagai informasi menyesatkan yang berpotensi merugikan reputasi perusahaan publik.

Bantahan Resmi dan Klarifikasi Model Bisnis

Direktur Utama RANS, dalam konferensi pers virtual, menyatakan bahwa perseroan menjalankan seluruh kegiatan usaha sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. “Kami pastikan tidak ada satu pun transaksi dari lini bisnis RANS yang menyimpang dari prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Semua aliran dana tercatat secara transparan dan telah diaudit oleh kantor akuntan publik independen,” tegasnya. Manajemen menegaskan bahwa pendapatan perusahaan berasal dari segmen hiburan, manajemen artis, produksi konten digital, serta lisensi dan kerja sama komersial dengan berbagai merek ternama. Portofolio bisnis yang terdiversifikasi inilah yang selama ini menjadi motor pertumbuhan pendapatan, bukan aktivitas ilegal seperti yang dituduhkan.

Isu yang Beredar dan Dampaknya

Rumor pencucian uang muncul di platform media sosial dan forum daring sejak pekan lalu, menyusul volatilitas harga saham RANS pasca pencatatan perdana. Sejumlah akun anonim menyebarkan narasi bahwa lonjakan transaksi saham dan nilai kapitalisasi pasar yang menyentuh lebih dari Rp2,3 triliun tidak sejalan dengan fundamental perusahaan. Padahal, penjelasan resmi emiten menyebutkan bahwa kenaikan tersebut didorong oleh optimisme investor terhadap strategi ekspansi digital dan rencana akuisisi dua rumah produksi baru. “Kami memahami dinamika pasar, namun mengaitkannya dengan tindak pidana pencucian uang adalah fitnah yang tidak berdasar,” tambah manajemen. RANS akan menempuh langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu tersebut.

Tinjauan Kinerja dan Kepatuhan Regulasi

Sejak mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada awal 2026, RANS telah mematuhi seluruh kewajiban pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI. Laporan keuangan kuartal pertama 2026 menunjukkan pendapatan bersih sebesar Rp287 miliar, naik 38% secara year-on-year, ditopang oleh peningkatan signifikan di lini konten digital dan pendapatan iklan. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) berada di level 0,45 kali, menunjukkan struktur permodalan yang sehat. Audit dari Kantor Akuntan Publik ternama tidak menemukan indikasi penyimpangan material dalam penyajian laporan keuangan. Dengan demikian, tuduhan pencucian uang tidak memiliki dasar analisis fundamental maupun kepatuhan.

Reaksi Pasar dan Kepercayaan Investor

Di satu sisi, isu negatif ini sempat menekan harga saham RANS dalam perdagangan kemarin, terkoreksi 2,3% ke level Rp1.175 per lembar. Di sisi lain, volume perdagangan justru meningkat, menandakan adanya akumulasi dari investor yang melihat peluang di tengah sentimen sesaat. Analis senior dari sebuah sekuritas terkemuka menilai bahwa klarifikasi manajemen akan mengembalikan kepercayaan pasar. “Selama perusahaan bisa menunjukkan transparansi dan tidak ada temuan dari regulator, isu seperti ini biasanya cepat mereda. Fundamental bisnis hiburan RANS cukup kuat dengan basis penggemar yang loyal,” ujarnya. Investor institusi yang memegang porsi kepemilikan signifikan juga belum melakukan aksi jual masif, menandakan keyakinan terhadap prospek jangka panjang emiten.

Komitmen pada Tata Kelola dan Masa Depan

Manajemen RANS menegaskan kembali komitmennya untuk menjalankan bisnis dengan standar kepatuhan tertinggi. Perseroan tengah memperkuat sistem pengendalian internal dan akan merilis laporan keberlanjutan tahunan yang merinci kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan dan meredam spekulasi negatif di masa mendatang. Dengan portofolio yang terus berkembang, termasuk rencana peluncuran platform metaverse dan kolaborasi dengan mitra global, RANS diproyeksikan dapat mempertahankan pertumbuhan pendapatan dua digit hingga akhir tahun buku. Klarifikasi ini menjadi langkah awal untuk memutus rantai informasi palsu dan menjaga integritas sebagai perusahaan publik yang menjadi kebanggaan industri hiburan tanah air.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User