Puluhan Massa Geruduk Kejagung, Desak Pengusutan Korupsi Program MBG

Ratusan aparat gabungan menerjunkan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Puluhan Massa Geruduk Kejagung, Desak Pengusutan Korupsi Program MBG

Ratusan aparat gabungan menerjunkan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Aksi yang digelar oleh Koalisi MBG Watch ini menyorot dugaan korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikabarkan merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah.

Kronologi Aksi dan Tuntutan Utama

Massa yang membawa bendera, spanduk, dan pamflet bernada kritik mulai berdatangan sejak pukul 09.00 WIB. Jumlah mereka diperkirakan lebih dari 150 orang yang merupakan gabungan elemen masyarakat sipil, mahasiswa, serta aktivis antikorupsi. Suasana sempat memanas ketika orator secara bergantian menyampaikan tuntutan melalui pengeras suara.

Berikut tuntutan utama yang disampaikan Koalisi MBG Watch:

  • Kejaksaan Agung segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan mark-up anggaran pengadaan bahan pangan Program MBG di sejumlah daerah prioritas.
  • Mengusut aliran dana yang melibatkan pejabat kementerian/lembaga dan rekanan penyedia.
  • Mendorong audit investigatif oleh BPK dan pembentukan tim gabungan independen.
  • Mendesak Presiden mencopot pejabat yang terindikasi melindungi praktik korupsi program strategis nasional tersebut.

Pernyataan Koalisi MBG Watch

Koordinator aksi, Syaiful Bahri, dalam orasinya menegaskan bahwa dugaan korupsi MBG merupakan bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi yang menjamin hak pangan rakyat. Ia menuding adanya permainan harga antara oknum penyelenggara dan vendor yang mengakibatkan kualitas makanan di lapangan jauh dari standar.

“Program MBG harusnya menjadi solusi gizi anak Indonesia, bukan ajang bancakan anggaran. Kami punya bukti permulaan berupa selisih harga yang tidak wajar di tujuh provinsi penerima. Kejagung jangan pandang bulu,” tegas Syaiful di hadapan massa.

Pihak koalisi juga mengeklaim telah mengantongi dokumen kontrak dan bukti pembayaran yang menunjukkan adanya penggelembungan harga (mark-up) hingga 40 persen dari harga wajar. Mereka akan menyerahkan berkas tersebut kepada Jaksa Agung, termasuk daftar nama yang diduga terlibat.

Respons Kejaksaan Agung

Perwakilan Kejaksaan Agung yang menerima perwakilan massa menyatakan telah membentuk satuan tugas khusus untuk menelaah setiap laporan masyarakat. Mereka berjanji akan memproses pengaduan ini secara transparan dan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Pihak kejaksaan mempersilakan Koalisi MBG Watch menyerahkan bukti-bukti yang dijanjikan. Jika ditemukan dua alat bukti yang cukup, Kejagung tidak akan segan meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan. Aksi massa berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung secara tertib setelah perwakilan meninggalkan kantor Kejagung.

Program MBG dan Rentan Penyelewengan

Program Makan Bergizi Gratis merupakan andalan pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan cakupan lebih dari 35 juta penerima di 514 kabupaten/kota, anggaran program ini mencapai puluhan triliun rupiah per tahun. Skala besar inilah yang dianggap membuka celah terjadinya penyelewengan jika pengawasan lemah.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Dr. Retno Wulandari, menilai bahwa kompleksitas rantai pasok pangan membuat Program MBG sangat rentan terhadap praktik korupsi terstruktur. Ia menekankan pentingnya pelibatan masyarakat sipil dalam proses audit.

[SOCIAL_TWEET]: Massa Koalisi MBG Watch geruduk Kejagung tuntut pengusutan dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis. Mereka klaim kantongi bukti mark-up hingga 40% di 7 provinsi. #MBGWatch #UsutTuntas #KorupsiMBG[SOCIAL_TG]: 📢 Puluhan massa Koalisi MBG Watch kepung Kejaksaan Agung! Mereka desak pengusutan dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis dengan mark-up 40% di 7 provinsi. Bukti sudah siap diserahkan. #KorupsiMBG

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User