Pendaki Inggris Selamat dari Api dan Jurang di Spanyol

Dua warga negara Inggris yang sedang mendaki di kawasan pegunungan Almeria, Spanyol selatan, berhasil ditemukan dalam kondisi kritis setelah terjebak kebakaran hutan dahsyat dan jatuh ke dasar jurang....

Dua warga negara Inggris yang sedang mendaki di kawasan pegunungan Almeria, Spanyol selatan, berhasil ditemukan dalam kondisi kritis setelah terjebak kebakaran hutan dahsyat dan jatuh ke dasar jurang. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi keduanya pada Senin (21/7) pagi waktu setempat, setelah operasi pencarian yang berlangsung lebih dari 12 jam di tengah kobaran api yang meluas.

Kronologi Kejadian

Pasangan pendaki, seorang pria berusia 34 tahun dan wanita 31 tahun, dilaporkan memulai perjalanan dari rute Sierra de Gádor pada Minggu sore. Berdasarkan keterangan otoritas setempat, mereka tidak menyadari bahwa kebakaran hutan telah merambat cepat dari lereng timur akibat angin kencang berkecepatan lebih dari 60 kilometer per jam. Saat asap tebal mulai menyelimuti jalur, keduanya panik dan berusaha mencari jalan keluar, namun justru terperosok ke dalam jurang sedalam sekitar 25 meter di area terpencil yang minim sinyal komunikasi.

Ponsel mereka sempat mengirim sinyal darurat sebelum baterai habis. Tim SAR Spanyol, Guardia Civil, mengerahkan helikopter dan anjing pelacak setelah menerima laporan dari rekannya di Inggris yang cemas karena komunikasi terputus. Asap pekat dan titik api yang terus bermunculan membuat pencarian udara sempat tertunda hingga subuh.

Evakuasi Dramatis di Tengah Lautan Api

Kedua korban akhirnya terlokalisasi oleh tim darat yang menyusuri dasar jurang. Mereka ditemukan dalam posisi tergeletak dengan luka bakar serius di bagian lengan, punggung, dan wajah, serta dugaan patah tulang akibat benturan saat jatuh. "Kondisinya sangat lemah, dehidrasi, dan mengalami syok," ujar Komandan Javier Márquez, juru bicara operasi penyelamatan. Helikopter medis diterbangkan dengan pengawalan ketat untuk menghindari pusaran api.

Evakuasi berlangsung dramatis: tim medis harus menuruni tebing dengan tali untuk menjangkau korban, lalu mengangkat mereka satu per satu dengan tandu khusus. Satu korban sempat kehilangan kesadaran saat diangkat, namun berhasil distabilkan di udara. Proses ini memakan waktu hampir tiga jam sebelum keduanya tiba di Rumah Sakit Universitario Torrecárdenas di Almería.

Kondisi Korban dan Tantangan Medis

Hingga Selasa pagi, kedua pasien masih dirawat di unit luka bakar intensif. Dokter menangani luka bakar derajat dua dan tiga pada lebih dari 30 persen permukaan tubuh korban pria, dan sekitar 20 persen pada korban wanita. Mereka juga menjalani operasi ortopedi untuk fraktur di pergelangan kaki dan tulang rusuk. Pihak rumah sakit menyatakan prognosis masih belum pasti, namun fungsi vital mulai menunjukkan perbaikan.

Kedutaan Besar Inggris di Madrid telah mengirim staf konsuler untuk mendampingi proses perawatan dan menghubungi keluarga. "Ini keajaiban mereka selamat. Suhu di dasar jurang bisa mencapai 200 derajat Celsius saat api melintas," kata seorang ahli kebakaran hutan dari Universitas Almería. Ia menambahkan bahwa celah bebatuan mungkin menjadi kantong udara yang menyelamatkan mereka dari paparan langsung api dan asap beracun.

Kebakaran Hutan Almería yang Memburuk

Insiden ini adalah bagian dari gelombang kebakaran yang melanda Spanyol selatan sepanjang Juli 2025. Data Copernicus Emergency Management Service mencatat lebih dari 4.200 hektare lahan di Almería hangus, didorong oleh musim panas yang luar biasa kering dan suhu yang menembus 44 derajat Celsius. Otoritas setempat menetapkan status darurat level merah dan mengevakuasi tiga desa terdekat. Kebakaran di Sierra de Gádor sendiri diduga dipicu oleh sambaran petir kering tiga hari sebelumnya.

Para pendaki diimbau untuk memeriksa peringatan kebakaran sebelum memasuki jalur serta membawa alat komunikasi satelit. Pelajaran dari peristiwa ini kembali menegaskan bahwa perubahan iklim memperbesar frekuensi dan intensitas bencana semacam itu. Sementara itu, komunitas pendaki di Inggris tengah menggalang dana untuk biaya perawatan korban melalui platform daring.

Pemerintah Andalusia menyatakan akan mengevaluasi protokol keamanan di kawasan wisata alam, termasuk kemungkinan pemasangan sensor api dan rambu peringatan dini di titik-titik rawan. Bagi korban, perjuangan melawan luka dan trauma baru saja dimulai, namun keberhasilan mereka ditemukan dalam kondisi hidup adalah secercah asa di tengah abu pekat yang menyelimuti Almería.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Reporter Energi. Fokus pada kebijakan energi, transisi hijau, dan industri ekstraktif.

Comments (0)

User