NCDA Kecam Karya yang Menghina Kondisi Medis Cendaña
MANILA — Dewan Nasional Urusan Disabilitas Filipina (NCDA) mengecam keras sebuah gambar karikatur yang beredar di media sosial dan menggambarkan Anggota DP
MANILA — Dewan Nasional Urusan Disabilitas Filipina (NCDA) mengecam keras sebuah gambar karikatur yang beredar di media sosial dan menggambarkan Anggota DPR dari Akbayan, Percival Cendaña, dengan cara yang dinilai merendahkan, mengejek, dan sangat menyinggung. Karikatur itu diduga mengeksploitasi kondisi medis yang diderita sang legislator.
Dalam pernyataan resminya, NCDA menegaskan bahwa karya tersebut jelas mengeksploitasi dan menghina kondisi kesehatan Cendaña. Lembaga pemerintah yang bertugas melindungi hak penyandang disabilitas itu menilai unggahan tersebut sebagai serangan yang tidak dapat dibenarkan atas nama kebebasan berekspresi.
Kecaman Resmi NCDA
NCDA menyebut penggambaran Cendaña dalam karikatur tersebut sebagai bentuk ejekan yang merendahkan martabat penyandang disabilitas. Karya itu dinilai melecehkan dan sangat ofensif bagi Cendaña maupun komunitas disabilitas secara luas di Filipina.
"Karya tersebut jelas mengeksploitasi dan menghina kondisi medis yang bersangkutan, dan hal ini tidak dapat dibenarkan," demikian pernyataan NCDA yang dikutip media setempat.
Cendaña sendiri sebelumnya telah menyoroti rentetan serangan yang tak henti terhadap dirinya dan kondisi kesehatannya. Karikatur terbaru ini ia sebut sebagai bagian dari serangan tanpa henti yang kerap dialaminya di dunia maya.
Kronologi Serangan terhadap Cendaña
Berikut rangkaian peristiwa yang mengarah pada kecaman NCDA:
- Cendaña berulang kali menjadi sasaran ejekan dan serangan siber terkait kondisi medisnya di media sosial.
- Legislator Akbayan itu menyebut serangan tersebut sebagai upaya yang terus-menerus untuk merendahkan dirinya.
- Sebuah karikatur yang mengejek kondisi medisnya kemudian beredar luas dan menuai kecaman warganet.
- NCDA akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam keras karya tersebut dan menyatakan dukungan kepada Cendaña.
Perlindungan Hak Penyandang Disabilitas
NCDA menegaskan bahwa penyandang disabilitas di Filipina dilindungi oleh undang-undang dari segala bentuk diskriminasi dan pelecehan. Menghina kondisi medis seseorang merupakan pelanggaran atas martabat dan hak asasi yang dijamin konstitusi.
Sebagai lembaga yang mengoordinasikan kebijakan disabilitas nasional, NCDA berkomitmen mengawal kasus ini. Lembaga tersebut mendorong adanya tindak lanjut terhadap para pelaku ejekan demi memberikan efek jera dan melindungi kelompok rentan lainnya.
Undang-undang di Filipina mengatur sanksi bagi siapa pun yang melakukan diskriminasi atau pelecehan terhadap penyandang disabilitas. NCDA menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Cendaña apabila ia memutuskan menempuh jalur hukum atas kasus ini.
Reaksi Publik dan Dukungan
Kecaman NCDA mendapat dukungan luas dari warganet dan organisasi masyarakat sipil di Filipina. Banyak pihak mendesak platform media sosial untuk menghapus konten yang menghina kondisi medis seseorang dan menindak akun-akun yang menyebarkannya.
Kasus ini kembali membuka diskusi publik tentang pentingnya kesadaran terhadap isu disabilitas di ruang digital. Aktivis hak disabilitas menilai ejekan semacam ini bukan sekadar lelucon, melainkan bentuk kekerasan verbal yang berdampak psikologis bagi korban.
Sejumlah tokoh publik dan sesama anggota parlemen juga menyampaikan solidaritas kepada Cendaña. Mereka menilai serangan terhadap kondisi medis seseorang sebagai bentuk perundungan yang tidak boleh dibiarkan, terlebih di ruang publik yang dapat ditiru oleh banyak orang.
Hingga berita ini ditulis, Cendaña belum memberikan tanggapan resmi terbaru atas kecaman NCDA. Namun, pernyataan lembaga itu setidaknya menjadi tameng hukum dan moral bagi sang legislator di tengah rentetan serangan yang ia alami.
Kecaman NCDA menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi memiliki batas, terutama ketika menyangkut martabat dan kondisi kesehatan orang lain.
- NCDA mengecam keras karikatur yang mengejek kondisi medis Anggota DPR Percival Cendaña.
- Karya tersebut dinilai merendahkan, mengejek, dan sangat menyinggung penyandang disabilitas.
- Cendaña menyebutnya bagian dari serangan tanpa henti terhadap dirinya dan kondisi kesehatannya.
- NCDA mendorong tindak lanjut terhadap pelaku dan menyerukan penghapusan konten serupa dari platform digital.
Comments (0)