Marc Marquez Kenang Rival Masa Lalu: Puji Konsistensi Lorenzo, Singgung Rossi

Jul 06, 2026 - 03:37
0 0
Marc Marquez Kenang Rival Masa Lalu: Puji Konsistensi Lorenzo, Singgung Rossi

Jakarta - Pembalap MotoGP Marc Marquez belum lama ini mengenang rival-rival yang pernah dihadapinya di lintasan balap. Di masa mudanya, Marquez bersaing ketat dengan sejumlah pembalap top, mulai dari Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, Casey Stoner, hingga Valentino Rossi. Masing-masing dari mereka meninggalkan kesan mendalam bagi Marquez, yang dijuluki The Baby Aliens.

Dalam sebuah wawancara yang dikutip media kami, Marquez mengungkapkan bahwa setiap rival memiliki keunggulan yang berbeda. Kekuatan unik tersebut membuat Marquez tak hanya kagum, tapi juga belajar banyak dari para seniornya itu.

Lorenzo, Raja Konsistensi

Salah satu yang paling disoroti Marquez adalah Jorge Lorenzo. Menurutnya, pembalap asal Spanyol itu punya kemampuan luar biasa dalam menjaga ritme balapan. Catatan waktu putaran Lorenzo sepanjang satu balapan nyaris tak pernah berubah secara drastis. Ia mampu menjaga kecepatan yang stabil dari lap pertama hingga lap terakhir.

“Konsistensinya sangat mengesankan. Dia bisa datang ke sebuah sirkuit dan mampu membalap sepanjang balapan selalu dalam rentang dua persepuluh detik,”

Marquez menjelaskan, Lorenzo tidak menggeber motor terlalu kencang di awal lalu kehabisan tenaga di akhir. Sebaliknya, ia menjaga ritme yang nyaris sempurna sepanjang balapan. Inilah yang membuat Lorenzo menjadi lawan yang sangat sulit dikalahkan, terutama saat ia berhasil memimpin di depan.

Selain Lorenzo, Marquez juga menyebut nama Dani Pedrosa dan Casey Stoner sebagai rival yang punya karakteristik balap unik. Namun, nama Valentino Rossi tetap menjadi sorotan tersendiri. Seperti diketahui, rivalitas Marquez dan Rossi sempat memanas pada musim 2015 dan meninggalkan cerita panjang di dunia MotoGP. Meski tak merinci lebih jauh tentang Rossi, Marquez mengakui bahwa The Doctor adalah salah satu sosok yang paling berpengaruh dalam kariernya.

Kini, di usianya yang tak lagi muda, Marquez sendiri telah menjadi salah satu pembalap senior di grid. Namun, kenangan tentang persaingan dengan para legenda itu tetap menjadi bagian penting dalam perjalanannya. “Saya beruntung bisa balapan melawan mereka semua. Itu membuat saya belajar banyak hal,” tutup Marquez.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User