Kudus/Jakarta — Persib U-18 ke Final, Tim Sabah Uji Tanding di PTIK

Dua arena sepak bola di Pulau Jawa berdenyut dalam satu hari, menyajikan cerita berbeda namun sama-sama menggugah: gairah muda menuju puncak dan semangat p

Kudus/Jakarta — Persib U-18 ke Final, Tim Sabah Uji Tanding di PTIK

Dua arena sepak bola di Pulau Jawa berdenyut dalam satu hari, menyajikan cerita berbeda namun sama-sama menggugah: gairah muda menuju puncak dan semangat persaudaraan lintas negara. Sabtu (11/7/2026) sore, Akademi Persib Bandung mengamankan langkah ke partai puncak HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-18 2025/2026 dengan kemenangan tipis 2-1 atas Putri JP Jakarta di Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah. Di saat yang hampir bersamaan, sekitar 500 kilometer ke arah barat, sebuah tim dari Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, merampungkan partai persahabatan internasional melawan Inkracht Sakti FC di PTIK Sport Stadium, Jakarta Selatan. Dua laga yang merekam denyut pembinaan usia muda dan diplomasi olahraga dalam satu tarikan napas.

Akademi Persib Bandung Kunci Tiket Final dengan Kemenangan Dramatis

Mengenakan jersey putih biru khas Maung Bandung, anak asuh pelatih Dede Iskandar tampil penuh determinasi sejak peluit pertama. Putri JP Jakarta yang turun dengan balutan seragam merah menyala bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Mereka menekan lewat serangan balik cepat dan sempat menyamakan kedudukan usai tertinggal lebih dulu di babak pertama.

Gol pembuka Akademi Persib lahir pada menit ke-23 melalui skema serangan dari sayap kiri yang diselesaikan dengan sundulan akurat oleh striker Rizky Ramadhan. Namun, keunggulan itu hanya bertahan lima menit. Putri JP Jakarta membalas lewat eksekusi penalti setelah bek Persib melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Skor imbang 1-1 bertahan hingga jeda.

Di paruh kedua, intensitas permainan meningkat. Kedua tim bergantian menciptakan peluang. Gol kemenangan Akademi Persib akhirnya tercipta pada menit ke-71, ketika gelandang serang Reza Fahlevi melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok kiri bawah gawang. Skor 2-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

“Pertandingan ini sangat emosional. Kami pantas ke final karena anak-anak menunjukkan mental luar biasa. Putri JP juga bermain sangat disiplin. Final nanti kami akan evaluasi lagi kekurangan,” ujar Dede Iskandar, pelatih Akademi Persib Bandung, usai laga.

Hasil ini memastikan Akademi Persib Bandung melaju ke final yang akan digelar pada Minggu (12/7/2026). Calon lawan mereka adalah pemenang antara Akademi PSM Makassar dan Persita Tangerang U-18 yang bertanding di sesi selanjutnya. Final diprediksi berlangsung ketat, mengingat Persib U-18 belum terkalahkan dalam empat laga terakhir.

Partai Persahabatan Internasional di PTIK Sport Stadium: Lebih dari Sekadar Skor

Di Jakarta, aroma internasional menyelimuti PTIK Sport Stadium. Tim asal Kota Kinabalu, Sabah, yang datang atas undangan Inkraft Sakti FC, melakoni laga uji coba yang bertujuan mempererat hubungan dua kota. Meski tak berdampak pada klasemen, pertandingan ini menyuguhkan intensitas layaknya laga kompetitif.

Pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Inkracht Sakti FC sempat unggul dua gol lebih dahulu melalui kaki Bagus Putra pada menit ke-14 dan ke-38. Namun tim tamu asal Sabah memperlihatkan daya juang khas Malaysia Timur dengan mencetak dua gol balasan di babak kedua, masing-masing dari Farish Zainal (menit 57) dan tendangan voli spektakuler Ahmad Ridzuan (menit 79).

“Kami sangat menikmati atmosfer di sini. Inkracht Sakti punya organisasi permainan yang baik. Uji coba seperti ini penting untuk menambah jam terbang pemain muda kami dan membuka kemungkinan kerjasama lebih luas antara Sabah dan klub-klub Indonesia,” kata Amirul Hafiz, manajer tim Sabah.

Pihak Inkracht Sakti FC pun mengamini. Komisaris Utama Inkracht Sakti FC, Budi Santoso, menambahkan bahwa laga ini menjadi batu loncatan untuk memperkuat program international exposure bagi pemain mudanya. “Kami ingin belajar dari gaya permainan negeri jiran dan menjalin silaturahmi yang lebih erat,” ucapnya.

Pertandingan ini juga menjadi ajang pemantauan bakat oleh sejumlah pencari pemain yang hadir di tribun. Beberapa pemain dari kedua kesebelasan disebut-sebut masuk radar klub Liga 2 dan Liga 1.

Geliat Pembinaan dan Diplomasi dalam Bingkai Sepak Bola

Dua laga di akhir pekan ini bukan sekadar catatan skor; keduanya menjadi potret bagaimana sepak bola bergerak di dua jalur penting: pengembangan pemain usia muda dan soft diplomacy melalui laga persahabatan internasional. Ajang HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-18 telah menjadi wahana lahirnya talenta-talenta baru yang siap merambah level profesional. Sementara itu, inisiatif uji coba lintas negara seperti yang dihelat Inkracht Sakti FC dan tim Sabah membuka gerbang kerjasama antar komunitas sepak bola di kawasan.

Minggu depan, mata pencinta sepak bola akan tertuju pada final U-18 yang diyakini berlangsung sengit, serta kelanjutan rencana pertandingan persahabatan balasan antara Inkracht Sakti FC ke Sabah. Sebuah akhir pekan yang mengingatkan kita bahwa bola bundar selalu punya cara mengayunkan harapan dan persaudaraan.

[SOCIAL_TWEET]: Sabtu penuh drama ⚽️ Akademi Persib U-18 lolos final HYDROPLUS lewat kemenangan 2-1 atas Putri JP Jakarta. Di Jakarta, tim Sabah, Malaysia, tahan imbang Inkracht Sakti FC 2-2. #PersibU18 #HYDROPLUSLeague #SepakBolaIndonesia #SabahFC[SOCIAL_TG]: 🏆 Akademi Persib Bandung U-18 menang 2-1 atas Putri JP Jakarta, lolos ke final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026! Di Jakarta, tim Sabah imbang 2-2 lawan Inkracht Sakti FC. Selengkapnya di Beritadua.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User