Hyundai-Kia Recall EV, Minta Parkir di Luar Ruangan karena Risiko Kebakaran

Seoul, Beritadua.com — Hyundai Motor Company dan Kia Corporation secara resmi mengeluarkan pemberitahuan penarikan kembali (recall) terhadap puluhan ribu k

Hyundai-Kia Recall EV, Minta Parkir di Luar Ruangan karena Risiko Kebakaran

Seoul, Beritadua.com — Hyundai Motor Company dan Kia Corporation secara resmi mengeluarkan pemberitahuan penarikan kembali (recall) terhadap puluhan ribu kendaraan listrik (EV) produksi mereka, sembari mengimbau pemilik untuk memarkirkan unit yang terdampak di luar ruangan dan menjauh dari bangunan hingga proses perbaikan tuntas. Langkah ini diambil setelah laporan internal mengidentifikasi potensi korsleting pada modul baterai yang dapat memicu kebakaran meski kendaraan dalam kondisi mati.

Surat edaran yang mulai dikirimkan ke konsumen di berbagai pasar, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan kawasan Asia Pasifik, menandai salah satu recall EV terbesar dari grup Hyundai Motor dalam dua tahun terakhir. Di Indonesia, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) dan PT Kia Sales Indonesia mengonfirmasi bahwa sejumlah unit yang didistribusikan secara resmi turut masuk dalam daftar recall global.

Model yang Terdampak dan Skala Recall

Berdasarkan dokumen yang diajukan ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat, recall mencakup tiga model andalan: Hyundai Ioniq 5 (tahun produksi 2022–2024), Hyundai Ioniq 6 (2023–2024), dan Kia EV6 (2022–2024). Termasuk pula beberapa unit Genesis GV60 yang berbagi platform E-GMP serupa. Total unit yang berpotensi terdampak secara global diperkirakan mencapai 98.000 unit, dengan sekitar 60.000 unit berada di Amerika Utara dan sisanya tersebar di Asia, Eropa, dan Timur Tengah.

Di Indonesia, data sementara menunjukkan sekitar 3.200 unit Ioniq 5, 800 unit Ioniq 6, dan 1.500 unit Kia EV6 yang perlu menjalani pemeriksaan. “Kami sedang memfinalisasi daftar pasti nomor rangka yang terkena dampak di pasar domestik dan akan segera menghubungi konsumen secara personal,” ujar juru bicara HMID melalui keterangan resmi, Kamis (12/9).

Akar Masalah: Komponen Power Electronics yang Rentan

Investigasi teknik mengarah pada Integrated Charging Control Unit (ICCU) dan sistem pendingin baterai yang dalam kondisi tertentu dapat mengalami kegagalan isolasi. Ketika cairan pendingin (coolant) mengalami kebocoran mikro dan bersentuhan dengan papan sirkuit ICCU, potensi arus pendek (short circuit) meningkat drastis. Pada skenario terburuk, panas berlebih yang tidak terdeteksi sensor dapat memicu thermal runaway—reaksi berantai yang sulit dipadamkan dan berisiko merambat ke struktur bangunan jika kendaraan diparkir di dalam garasi.

“Kami belum menerima laporan korban jiwa, tetapi ada tujuh insiden kebakaran di luar Korea Selatan yang diduga kuat berkaitan dengan cacat ini. Karena itu, rekomendasi parkir luar ruangan kami keluarkan sebagai langkah kehati-hatian maksimal,” kata seorang insinyur senior Hyundai yang enggan disebut namanya.

Imbauan Parkir Luar Ruangan dan Protokol Darurat

Peringatan parkir di luar ruangan bukan hal baru di industri otomotif, tetapi untuk EV massal, hal ini cukup mengejutkan konsumen. Dalam surat pemberitahuan recall, pabrikan menulis jelas: “Pelanggan disarankan untuk memarkirkan kendaraan di luar dan menjauh dari struktur bangunan, serta menghindari pengisian daya di dalam ruangan tertutup hingga kendaraan diperiksa oleh dealer resmi.”

Protokol darurat turut dibagikan: jika tercium bau terbakar, asap, atau muncul notifikasi peringatan di kluster instrumen, pemilik diminta segera menghentikan kendaraan di tempat terbuka, mematikan sistem, dan keluar dengan aman. Pihak Hyundai dan Kia menyediakan layanan derek gratis 24 jam bagi pelanggan yang mengalami gejala tersebut.

Proses Mitigasi dan Jaminan Pabrikan

Dealer resmi akan melakukan inspeksi visual dan uji tekanan sistem pendingin untuk mendeteksi kebocoran. Jika ditemukan indikasi masalah, teknisi akan mengganti rakitan ICCU dan, pada beberapa kasus, seluruh pak baterai tegangan tinggi. Proses perbaikan diestimasi memakan waktu 3 hingga 6 jam kerja, dan seluruh biaya ditanggung penuh oleh pabrikan. Hyundai dan Kia juga berencana memperbarui perangkat lunak Battery Management System (BMS) untuk meningkatkan deteksi dini fluktuasi suhu abnormal.

Pemilik kendaraan dapat mengecek status recall dengan memasukkan nomor rangka (VIN) di situs resmi Hyundai Indonesia, Kia Indonesia, atau aplikasi MyHyundai. Layanan penggantian suku cadang akan dimulai bertahap mulai awal Oktober 2025.

Dampak pada Pasar dan Kepercayaan Konsumen

Recall ini menjadi ujian bagi Hyundai dan Kia yang tengah gencar memperluas pangsa pasar EV global, termasuk di Indonesia. Di sisi lain, transparansi recall justru dipandang sebagai sinyal positif oleh beberapa pengamat. “Cepatnya penanganan potensi cacat menunjukkan komitmen pabrikan terhadap keselamatan. Ini penting untuk menjaga kepercayaan di segmen EV yang masih baru,” kata analis otomotif dari Lembaga Studi Transportasi Mandiri, Rachmat Hidayat.

Namun, kekhawatiran konsumen tetap ada, terutama bagi pemilik yang tinggal di apartemen dengan parkir bawah tanah. Beberapa komunitas pemilik Ioniq 5 di media sosial ramai berdiskusi soal lokasi parkir alternatif. Perhimpunan Pemilik Kendaraan Listrik Indonesia (Perklindo) mengimbau agar seluruh pemilik tidak panik dan segera memeriksakan unitnya sesuai jadwal yang ditentukan.

Perbandingan Recall EV Serupa di Industri

PabrikanModelTahun RecallPenyebabJumlah Unit
GMChevrolet Bolt EV2021Cacat sel baterai LG141.000
Hyundai/KiaIoniq 5, EV6, dll.2025Kebocoran coolant pada ICCU98.000
FordMustang Mach-E2022Kontaktor baterai overheat49.000

Sumber: data recall publik NHTSA dan perusahaan terkait.

Rekomendasi parkir di luar ruangan pernah dikeluarkan GM saat recall Chevrolet Bolt EV akibat cacat produksi sel baterai LG. Kala itu, setidaknya 13 insiden kebakaran dilaporkan sebelum akhirnya seluruh modul baterai Bolt EV diganti gratis. Hyundai dan Kia berharap langkah antisipatif kali ini dapat mencegah terulangnya skenario serupa.

Bagi konsumen Indonesia, langkah paling bijak adalah segera mengonfirmasi status recall unit masing-masing dan menyediakan area parkir terbuka sementara. Informasi lengkap dapat diperoleh melalui call center resmi Hyundai (1-500-XXX) dan Kia (0-800-1-XXX-XXX) yang beroperasi 24 jam.

[SOCIAL_TWEET]: Hyundai dan Kia tarik 98.000 EV global karena risiko kebakaran. Pemilik diimbau parkir kendaraan di luar ruangan dan jauh dari bangunan hingga perbaikan selesai. Cek VIN Anda sekarang! #RecallEV #HyundaiIoniq5 #KiaEV6 #KeselamatanEV[SOCIAL_TG]: 🚨 Recall EV Hyundai-Kia! Pemilik Ioniq 5, Ioniq 6, EV6 wajib cek ini. Produsen minta mobil diparkir di luar ruangan karena potensi kebakaran. Simak model terdampak & cara klaim gratis di dealer resmi. Jangan panik, tetap waspada! 🚗⚡

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User