Kawanan Maling Bobol Tiga Rumah Sekaligus Saat Penghuni Tidur di Cimahi
CIMAHI — Aksi pencurian yang tergolong nekat terjadi di Perumahan Griya Asri, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, pada Kamis dini h
CIMAHI — Aksi pencurian yang tergolong nekat terjadi di Perumahan Griya Asri, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, pada Kamis dini hari (20/3). Dalam satu malam, kawanan maling berhasil membobol tiga rumah dan satu warung kelontong di klaster yang sama, sementara seluruh penghuni sedang terlelap tidur. Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kronologi Kejadian
- Pukul 01.30 WIB — Seorang saksi yang baru pulang kerja melihat dua orang tak dikenal berjalan mondar-mandir di sekitar jalan perumahan. Saksi menduga mereka hanya warga yang sedang mencari angin malam.
- Pukul 02.15 WIB — Pelaku diduga mulai memasuki rumah pertama melalui jendela dapur yang tidak terkunci. Penghuni rumah, pasangan suami-istri dan dua anak mereka, tertidur pulas di kamar depan. Pelaku menyikat dua laptop, tiga ponsel pintar, dan perhiasan emas yang disimpan di laci meja rias.
- Pukul 02.40 WIB — Rumah kedua yang berjarak 20 meter dibobol dengan cara mencongkel pintu belakang. Pelaku mengambil uang tunai Rp15 juta yang baru saja diambil pemilik rumah untuk keperluan renovasi, beserta sebuah tablet dan jam tangan bermerek.
- Pukul 03.10 WIB — Warung sembako di ujung blok ikut menjadi sasaran. Pelaku merusak gembok rolling door, lalu menguras isi laci kasir dan mengambil puluhan bungkus rokok serta makanan ringan kemasan.
- Pukul 03.35 WIB — Rumah ketiga dimasuki melalui ventilasi kamar mandi. Penghuni, seorang lansia yang tinggal sendirian, mengaku sempat mendengar suara berisik namun mengira itu adalah kucing peliharaannya. Pelaku membawa kabur televisi layar datar, speaker aktif, dan sebuah tabung gas 12 kg.
Modus Operandi: Membabi Buta dalam Gelap
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyimpulkan bahwa pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan bergerak sangat sistematis. Mereka memanfaatkan waktu dini hari saat warga dalam fase tidur paling lelap, antara pukul 02.00 hingga 04.00 WIB. Para pelaku diduga telah mengintai lokasi sebelumnya, mengenali rumah-rumah dengan tingkat keamanan minim, seperti jendela tanpa teralis, pintu belakang yang biasa dikunci seadanya, dan warung tanpa alarm.
Ciri khas aksi ini adalah pelaku tidak segan beraksi di dalam kamar yang penghuninya sedang tidur. Di rumah pertama, laptop dan ponsel diambil dari meja yang hanya berjarak dua meter dari tempat tidur korban. “Mereka sangat berani, seperti sudah hafal posisi barang-barang berharga,” ujar AKP Dian Permana, Kasat Reskrim Polres Cimahi, saat ditemui di lokasi.
Keterangan Saksi: Suara Mencurigakan yang Diabaikan
“Saya setengah sadar mendengar bunyi ‘krek-krek’ dari arah dapur, tapi saya kira kucing saya yang lagi manjat lemari. Baru paginya saya sadar kok pintu belakang terbuka dan banyak barang hilang,” tutur Ibu Rina (35), penghuni rumah pertama, dengan nada menyesal.
Saksi lain, Pak Darman (52), pemilik warung, mengaku heran melihat rolling door warungnya sudah dalam keadaan rusak saat ia tiba pukul 04.30 untuk bersiap membuka lapak. “Uang receh di laci habis, rokok banyak yang hilang. Saya langsung lapor ketua RT,” katanya.
Rekaman CCTV dan Barang Bukti
Petugas mengamankan rekaman CCTV dari rumah kedua yang menunjukkan dua pria berjaket gelap dan bercaping sedang berjalan perlahan di depan rumah sebelum akhirnya menghilang ke samping bangunan. Meski buram, rekaman itu memperlihatkan salah satu pelaku membawa tas ransel besar yang diduga dipakai untuk mengangkut barang curian. Selain itu, polisi menemukan bekas sepatu di tanah belakang rumah ketiga dan sidik jari pada ventilasi kamar mandi yang kini tengah diidentifikasi di laboratorium forensik.
Respons Kepolisian dan Imbauan
Kapolres Cimahi AKBP Rudi Hartono menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli malam, terutama di kompleks perumahan yang dinilai minim penerangan. “Kami sedang mengejar para pelaku. Ciri-ciri sudah kami kantongi. Masyarakat diminta tidak panik namun lebih waspada,” ujarnya. Polisi juga meminta warga untuk memasang kunci tambahan, tidak meninggalkan barang berharga di tempat terbuka, dan segera melapor jika melihat orang mencurigakan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penangkapan. Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa pencurian rumah saat penghuni tertidur dapat terjadi kapan saja, terutama di lingkungan yang lengah terhadap keamanan malam.
[SOCIAL_TWEET]: Kawanan maling nekat bobol 3 rumah dan 1 warung di Perumahan Griya Asri Cimahi saat penghuni terlelap. Laptop, emas, dan uang tunai raib. Polisi buru pelaku lewat rekaman CCTV. #Pencurian #Cimahi #KeamananRumah[SOCIAL_TG]: 🏚️😱 Breaking: Maling bobol 3 rumah + warung di Cimahi saat penghuni tidur. Laptop, duit Rp15 juta, emas amblas. Polisi temukan sidik jari & CCTV. Tetap waspada!
Comments (0)