Gustavo Almeida Terinspirasi Shin Tae-yong Demi Angkat Persija

Striker anyar Persija Jakarta, Gustavo Almeida, mengungkapkan tekad besarnya untuk membawa Macan Kemayoran meraih gelar juara. Pemain berpaspor Brasil itu tidak hanya mengandalkan ketajamannya di lini...

Striker anyar Persija Jakarta, Gustavo Almeida, mengungkapkan tekad besarnya untuk membawa Macan Kemayoran meraih gelar juara. Pemain berpaspor Brasil itu tidak hanya mengandalkan ketajamannya di lini depan, tetapi juga berharap dapat menyerap energi positif yang selama ini terpancar dari sosok pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong.

Ambisi itu muncul setelah Gustavo melihat langsung bagaimana tangan dingin juru taktik asal Korea Selatan tersebut mampu mengubah wajah sepak bola Indonesia di pentas internasional. Menurutnya, ada semacam daya magis yang bisa ditransfer dari level negara ke level klub, dan ia ingin menjadi salah satu katalisator perubahan itu di Persija.

Menangkap Sinyal Positif dari Timnas

Gustavo Almeida mengaku sangat mengagumi capaian Shin Tae-yong dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah komandonya, tim Garuda berhasil menembus putaran final Piala Asia 2023, melaju ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah, serta mendongkrak peringkat FIFA secara signifikan. Data yang dirilis federasi menunjukkan bahwa sejak Shin ditunjuk pada akhir 2019, posisi Indonesia merangkak naik lebih dari 40 anak tangga hingga kini menempati peringkat 146 dunia.

“Saya tidak hanya melihat hasil akhir, tapi juga prosesnya. Beliau membangun mental juara, disiplin taktik yang tinggi, dan keberanian untuk bersaing dengan tim-tim kuat. Itu yang membuat saya percaya formula serupa bisa bekerja di level klub,” ujar pemain kelahiran 1996 tersebut.

Lebih dari sekadar prestasi di lapangan, Gustavo menyoroti perubahan kultur yang dibawa Shin Tae-yong. Kedisiplinan, pola hidup sehat, dan standar latihan tinggi menjadi fondasi yang mengubah persepsi pemain lokal terhadap profesionalisme. Hal itu, kata dia, sering kali masih kurang di liga domestik, sehingga pengaruh seorang pemimpin yang tegas dan visioner sangat dibutuhkan.

Mentransfer Formula Sukses ke Level Klub

Meski menyadari bahwa dinamika tim nasional dan klub sangat berbeda, Gustavo optimistis bahwa prinsip dasar kepemimpinan Shin Tae-yong dapat diadaptasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemain asing dan lokal untuk menciptakan ekosistem yang mendorong performa kolektif. “Di timnas, kami melihat pemain muda tampil tanpa beban karena ada sistem yang jelas. Di klub, saya ingin membantu membangun sistem seperti itu, di mana setiap orang tahu perannya dan percaya pada strategi pelatih,” tambahnya.

Ia pun bercerita tentang pengalamannya berinteraksi dengan sejumlah pilar timnas yang juga berkarier di Liga 1. Dari obrolan itu, tergambar betapa besar dampak motivasi Shin terhadap kepercayaan diri para pemain. Gustavo ingin menjadi jembatan yang membawa semangat serupa ke dalam skuad Persija, terutama saat menghadapi tekanan tinggi dalam perebutan gelar.

Pengamat sepak bola, Ardi Suhendra, menilai bahwa pernyataan Gustavo bukan sekadar lip service. “Dia striker cerdas yang selalu mencari cara untuk berkembang. Dia melihat blueprint sukses di timnas dan ingin menggandakannya di level klub. Ini menunjukkan ambisi besar yang jarang dimiliki pemain asing,” katanya. Menurut Ardi, jika seluruh elemen Persija bisa menyelaraskan visi tersebut, bukan tidak mungkin gelar juara akan kembali ke Jakarta.

Ambisi Pribadi dan Target Juara

Berseragam Persija, Gustavo Almeida tak main-main dengan target pribadinya. Eks pemain klub asal Brasil itu memasang angka 15 gol sebagai batas minimal kontribusinya musim ini. Namun, ia menegaskan bahwa statistik individu hanya akan bermakna jika berujung pada trofi. “Saya datang ke sini untuk menjadi juara. Bukan hanya mencetak gol, tapi membangun tim yang sulit dikalahkan,” cetusnya.

Filosofi itu sejalan dengan pendekatan Shin Tae-yong yang selalu menekankan kolektivitas di atas nama besar. Gustavo mengaku telah mempelajari sejumlah rekaman pertandingan timnas Indonesia untuk memahami bagaimana pelatih kelahiran Yeongdeok itu meracik taktik. Ia terkesan dengan fleksibilitas formasi dan kemampuan membaca kelemahan lawan yang kerap menjadi kunci kemenangan Garuda.

Meski Shin Tae-yong tidak berada di bench Persija, Gustavo yakin bahwa efek domino dari kesuksesan timnas dapat menjadi pemantik semangat bagi klub-klub di Tanah Air. “Timnas adalah cermin. Kalau Indonesia bisa bersaing di Asia, maka klub-klubnya juga harus punya standar yang sama. Saya ingin menjadi bagian dari gerakan itu,” tandasnya.

Dukungan dari suporter fanatik The Jakmania juga menjadi alasan tambahan bagi Gustavo untuk mengeluarkan seluruh kemampuannya. Ia mengaku merinding setiap kali mendengar nyanyian dukungan di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan berjanji akan membayar kepercayaan itu dengan jerih payah di setiap pertandingan.

Kini, mata publik tertuju pada bagaimana Gustavo Almeida dan rekan-rekannya mengaplikasikan semangat “efek Shin Tae-yong” dalam perjalanan panjang musim ini. Jika sang striker mampu menyalakan percikan motivasi yang sama seperti yang ia lihat dari tim nasional, bukan mustahil Persija akan kembali menggenggam trofi yang telah lama dinantikan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Data Journalist. Mengolah data ekonomi menjadi narasi. Alumnus Columbia Journalism School.

Comments (0)

User