Film Horor Alas Roban Siap Tayang di Bioskop 15 Januari 2026
Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan suguhan horor yang mengangkat kengerian dari salah satu lokasi paling mistis di Pulau Jawa. Film berjudul
Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan suguhan horor yang mengangkat kengerian dari salah satu lokasi paling mistis di Pulau Jawa. Film berjudul "Alas Roban" dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 15 Januari 2026. Rumah produksi Cahaya Nusantara Pictures resmi merilis poster perdana yang langsung memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta horor Tanah Air. Poster itu menampilkan sosok perempuan bergaun putih berdiri di tengah hutan lebat dengan wajah tertutup rambut panjang—sebuah visual yang merujuk pada legenda urban Alas Roban yang sudah beredar selama puluhan tahun.
Legenda Alas Roban yang Melegenda
Alas Roban adalah kawasan hutan angker yang terletak di perbatasan Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Selama bertahun-tahun, tempat ini dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan dan kerap dikaitkan dengan penampakan makhluk halus. Salah satu mitos yang paling populer adalah kisah tentang hantu perempuan bergaun putih yang kerap menampakkan diri di tikungan tajam, meminta tumpangan kepada pengendara yang melintas pada malam hari. Kisah ini diyakini berasal dari tragedi seorang pengantin wanita yang tewas dalam kecelakaan di lokasi tersebut puluhan tahun silam.
Produser eksekutif film ini, Rudi Santoso, mengungkapkan bahwa riset mendalam dilakukan selama dua tahun sebelum proses syuting dimulai. Tim produksi bahkan mewawancarai sejumlah warga sekitar dan paranormal setempat untuk mendapatkan gambaran autentik tentang energi mistis yang menyelimuti Alas Roban.
Sinopsis: Perjalanan yang Berubah Menjadi Teror
Film "Alas Roban" mengisahkan Sita (diperankan oleh Michelle Liu), seorang perempuan muda yang terpaksa melintasi Alas Roban pada malam hari setelah kendaraannya mogok di jalan alternatif. Awalnya, ia bersama kedua temannya—Dimas (Arbani Yasiz) dan Rani (Aurelie Moeremans)—berencana menghadiri pernikahan kerabat di kota lain. Namun, keputusan untuk mengambil rute pintas melalui hutan tersebut mengubah segalanya.
Mereka bertemu dengan seorang perempuan misterius yang meminta tumpangan. Awalnya tampak tak berbahaya, perempuan itu justru membawa teror yang tak terbayangkan. Ketegangan meningkat ketika satu per satu dari mereka mulai diganggu oleh penglihatan-penglihatan mengerikan yang berkaitan dengan masa lalu kelam hutan itu.
"Ini bukan sekadar film hantu. Kami ingin menggali trauma kolektif masyarakat tentang Alas Roban dan bagaimana ketakutan itu diwariskan dari generasi ke generasi," ujar sutradara Dyan Sunu Prastowo saat ditemui dalam jumpa pers virtual.
Kolaborasi Kreator Horor Berpengalaman
Nama Dyan Sunu Prastowo bukanlah sosok asing di genre horor Indonesia. Sebelumnya ia sukses menghantui penonton lewat film-film seperti "Sebelum Iblis Menjemput" dan "Perempuan Tanah Jahanam" versi reimagining. Dalam proyek ini, ia menggandeng penulis skenario Lele Laila yang dikenal piawai meramu cerita berbasis folklor lokal. Duet ini menjanjikan sebuah tontonan yang tidak hanya mengandalkan jumpscare, melainkan juga membangun atmosfer gelap dan mencekam secara perlahan.
Dari segi teknis, film ini menggunakan efek praktis dan tata suara Dolby Atmos untuk menciptakan imersi horor yang lebih nyata. Sinematografer Ipung Rachmat Syaiful, yang sebelumnya menangani film "Pengabdi Setan 2", berhasil menangkap kegelapan dan keheningan Alas Roban dalam balutan sinematografi yang artistik.
Antusiasme Pasar dan Harapan Box Office
Kehadiran "Alas Roban" di awal tahun 2026 menjadi penanda optimisme industri film nasional pascapandemi. Tahun lalu, film horor Indonesia seperti "Kuntilanak 4" dan "Jelangkung Reborn" berhasil meraup jutaan penonton, membuktikan bahwa genre ini masih memiliki basis penggemar yang besar. Pihak produksi menargetkan setidaknya 1,5 juta penonton selama masa tayang.
Selain di bioskop tanah air, film ini juga direncanakan untuk didistribusikan ke beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi horor Indonesia di kancah internasional.
- Judul: Alas Roban
- Sutradara: Dyan Sunu Prastowo
- Pemain Utama: Michelle Liu, Arbani Yasiz, Aurelie Moeremans, Kiki Narendra
- Tanggal Rilis: 15 Januari 2026
- Genre: Horor, Mistis, Folklor
- Durasi: 105 menit
Para pencinta horor pun sudah tidak sabar untuk merasakan langsung kengerian Alas Roban di layar lebar. Apakah kisah ini akan menjadi legenda baru dalam daftar film horor Indonesia terbaik? Jawabannya akan terungkap mulai 15 Januari 2026.
[SOCIAL_TWEET]: Hutan angker Alas Roban siap menghantui layar lebar! Film horor terbaru Indonesia tayang 15 Januari 2026. Siapa berani nonton? #AlasRoban #FilmHororIndonesia #MistisJawa[SOCIAL_TG]: 🔥 Film horor 'Alas Roban' siap tayang 15 Januari 2026! Angkat legenda hutan angker paling terkenal di Jawa. Ada Michelle Liu, Arbani Yasiz, Aurelie Moeremans. Siap-siap merinding! 🎬
Comments (0)