Ilham Azikin: Profil dan Kinerja Bupati Bantaeng

<h2>Ilham Azikin: Profil dan Kinerja Bupati Bantaeng</h2> <p>Ilham Azikin adalah Bupati Bantaeng yang pertama kali dilantik pada 26 September 2018. Ia merupakan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP

Ilham Azikin: Profil dan Kinerja Bupati Bantaeng

Ilham Azikin adalah Bupati Bantaeng yang pertama kali dilantik pada 26 September 2018. Ia merupakan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berhasil memenangkan Pilkada 2018 berpasangan dengan Sahabuddin. Di bawah kepemimpinannya, Bantaeng mencatat pertumbuhan ekonomi rata-rata 5,8% per tahun dan menjadi salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulawesi Selatan, turun dari 9,8% (2018) menjadi 8,1% (2023).

Profil Singkat

Ilham Azikin lahir di Bantaeng, 12 Maret 1973. Ia menamatkan pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar pada 1997, kemudian meraih gelar Magister Hukum dari universitas yang sama pada 2005. Sebelum terjun ke politik praktis, ia berkarir sebagai pengacara dan sempat menjadi dosen luar biasa di beberapa perguruan tinggi swasta di Makassar.

Karir politiknya dimulai sebagai anggota DPRD Kabupaten Bantaeng dari Fraksi PPP periode 2004–2009. Ia kemudian terpilih menjadi Ketua DPRD Bantaeng periode 2009–2014. Sebelum maju sebagai bupati, Ilham menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2014–2018. Pada 2024, ia terpilih kembali untuk periode kedua melalui Pilkada serentak dengan dukungan koalisi gemuk.

Karier dan Riwayat Jabatan

Perjalanan politik Ilham Azikin bergerak gradual dari legislatif lokal menuju eksekutif. Sebagai anggota DPRD Bantaeng (2004–2009), ia dikenal vokal dalam advokasi anggaran pendidikan dan infrastruktur pedesaan. Saat menjabat Ketua DPRD Bantaeng (2009–2014), ia memprakarsai Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, yang menjadi landasan kebijakan ketahanan pangan daerah.

Di tingkat provinsi, sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel (2014–2018), ia memimpin Panitia Khusus Raperda Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Parepare, menunjukkan minat awalnya pada tata kelola ekonomi strategis. Jabatan ini menjadi batu loncatan untuk pencalonannya sebagai Bupati Bantaeng pada 2018, di mana ia memenangkan 43% suara dalam kontestasi tiga pasangan calon.

Kinerja dan Program Unggulan

Pemerintahan Ilham Azikin menjalankan tiga program prioritas: (1) Gerakan Bantaeng Mandiri Pangan (GEBANG), yang meningkatkan produksi jagung dari 48.000 ton (2018) menjadi 72.500 ton (2023) melalui intensifikasi lahan seluas 1.200 hektare; (2) Revitalisasi Kawasan Pesisir Bantaeng, dengan pembangunan 4,3 km jalan lingkar pantai dan pasar ikan higienis yang meningkatkan pendapatan nelayan rata-rata 22% berdasarkan survei BPS 2023; (3) Bantaeng Smart City, yang mengintegrasikan layanan perizinan melalui aplikasi SIPINTAR, memangkas waktu pengurusan izin dari rata-rata 21 hari menjadi 7 hari.

Di bidang kesehatan, Ilham menerapkan Kartu Bantaeng Sehat Plus (KBS-Plus) yang mencakup 98,6% penduduk, menjadikan Bantaeng kabupaten dengan cakupan JKN tertinggi di Sulsel pada 2022. Pembangunan infrastruktur juga mencolok: sepanjang 2019–2023, pemkab membangun 87 km jalan desa, 14 jembatan, dan 3 bendungan irigasi kecil.

Tantangan dan Harapan

Meski membaik, ketimpangan ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah. Indeks Gini Bantaeng pada 2023 tercatat 0,34, relatif tinggi dibanding rata-rata kabupaten sekitar. Kasus stunting yang menyentuh 24,5% (SSGI 2022) juga belum sepenuhnya tertangani meski turun 4 poin persentase dari 2019. Alokasi APBD untuk sanitasi dasar baru menyentuh 1,2% dari total belanja daerah, di bawah standar nasional 5%.

Pengembangan sektor industri pengolahan hasil pertanian dinilai lambat, dengan hanya satu pabrik pakan ternak yang beroperasi dari tiga yang direncanakan. Masyarakat berharap pada periode kedua, Ilham dapat mempercepat pembangunan kawasan industri Bantaeng (KIB) yang telah lama direncanakan, serta memperkuat daya saing UMKM melalui akses pembiayaan dan pelatihan digitalisasi yang lebih luas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Reporter Perbankan. Meliput OJK, LPS, dan industri jasa keuangan.

Comments (0)

User