Airlangga Hartarto: Sangat Kehilangan atas Wafatnya Rachmat Gobel

Jakarta - Suasana haru menyelimuti kalangan politisi dan pelaku ekonomi Tanah Air. Kabar meninggalnya Rachmat Gobel, anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat yang juga tokoh bisnis nasional, menyisak...

Airlangga Hartarto: Sangat Kehilangan atas Wafatnya Rachmat Gobel

Jakarta - Suasana haru menyelimuti kalangan politisi dan pelaku ekonomi Tanah Air. Kabar meninggalnya Rachmat Gobel, anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat yang juga tokoh bisnis nasional, menyisakan duka mendalam, terutama bagi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Ia mengaku terkejut saat menerima informasi tersebut dan langsung menyampaikan belasungkawa.

Ungkapan Kehilangan Mendalam

Dalam keterangannya, Airlangga menuturkan bahwa ia baru saja menerima kabar itu dan merasa sangat kehilangan. “Saya kaget dan tidak menyangka. Beliau adalah sosok yang banyak berkontribusi bagi perekonomian Indonesia, baik di parlemen maupun di dunia usaha,” ujar Airlangga dengan nada bergetar. Ia menambahkan bahwa kenangan bersama almarhum saat membahas kebijakan ekonomi akan selalu terkenang. “Kami sering bertukar pikiran, terutama soal industri dan perdagangan. Dedikasinya luar biasa,” imbuhnya.

Air muka Airlangga tampak sayu saat mengenang momen-momen pertemuan mereka. Ia menyebut Rachmat Gobel sebagai figur yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat kecil agar turut merasakan manfaat pertumbuhan ekonomi. “Beliau bukan hanya politisi, tapi juga negarawan yang memikirkan keberlanjutan industri dalam negeri,” katanya.

Rekam Jejak di Dunia Politik dan Usaha

Rachmat Gobel dikenal luas sebagai pendiri dan pemilik Panasonic Gobel Group, perusahaan elektronik yang telah menjadi bagian dari sejarah industri Indonesia. Kiprahnya di Komisi VI DPR—yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, dan BUMN—menempatkannya pada posisi strategis dalam merumuskan regulasi. Ia kerap menyuarakan pentingnya hilirisasi dan perlindungan produk lokal di tengah persaingan global.

Selama menjabat, sejumlah undang-undang dan kebijakan krusial mendapat sentuhan pemikirannya. Mulai dari revisi aturan tentang kawasan ekonomi khusus hingga penguatan ekosistem industri komponen dalam negeri. “Pak Gobel selalu menekankan bahwa kita harus mandiri secara industri. Itu visi yang sangat relevan hingga hari ini,” tutur seorang kolega yang enggan disebutkan namanya.

Duka dari Berbagai Pihak

Tak hanya Airlangga, sejumlah menteri dan anggota parlemen juga menyampaikan rasa kehilangan. Ketua DPR memberikan penghormatan terakhir, menyebut bahwa lembaga kehilangan sosok pekerja keras yang selalu hadir dalam setiap rapat penting. “Beliau tidak pernah absen dari panggilan tugas, meski dalam kondisi kesehatan yang kadang kurang prima,” ucapnya.

Dari kalangan pengusaha, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa Rachmat Gobel adalah panutan. “Kami kehilangan mentor dan pelopor industri yang rendah hati. Warisannya akan terus menginspirasi,” bunyi pernyataan resmi Kadin. Rekan-rekan pengusaha lainnya mengenang sosoknya sebagai pemimpin yang selalu membuka pintu bagi kolaborasi.

Warisan dan Harapan

Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan jejak berupa perusahaan yang masih beroperasi dan ribuan tenaga kerja yang bergantung padanya. Di parlemen, gagasan-gagasannya tentang kemandirian industri masih menjadi acuan dalam pembahasan rancangan undang-undang. Pengamat ekonomi menilai bahwa kontribusinya terhadap peta jalan industri nasional akan sulit tergantikan dalam waktu dekat. “Beliau adalah jembatan antara dunia usaha dan birokrasi. Sosok seperti itu langka,” kata seorang pengamat dari lembaga riset independen.

Airlangga Hartarto menutup pembicaraan dengan harapan agar semangat almarhum terus hidup. “Kita semua berduka, tapi kami akan melanjutkan perjuangan beliau untuk memajukan ekonomi Indonesia,” pungkasnya. Rencananya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan di tanah kelahirannya. Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai penjuru negeri, menandakan betapa besar pengaruh dan rasa hormat yang diberikan kepadanya.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User