Pulisic Pimpin Amerika Serikat Kalahkan Bosnia di 32 Besar Piala Dunia 2026

Santa Clara, California — Tim nasional Amerika Serikat sukses melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Bosnia dan Herzegovina denga

Pulisic Pimpin Amerika Serikat Kalahkan Bosnia di 32 Besar Piala Dunia 2026

Santa Clara, California — Tim nasional Amerika Serikat sukses melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang berlangsung di Levi's Stadium, Santa Clara, Kamis (2/7/2026) waktu setempat. Kapten sekaligus bintang AC Milan, Christian Pulisic, menjadi aktor utama kemenangan The Stars and Stripes berkat satu gol dan satu assist yang ia ciptakan di hadapan lebih dari 68.000 penonton yang memadati stadion berkapasitas 68.500 kursi itu.

Jalannya Pertandingan: Dominasi Amerika Serikat Sejak Peluit Awal

Sejak wasit asal Argentina, Facundo Tello, meniup peluit tanda dimulainya laga, Amerika Serikat langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Gregg Berhalter membuat lini tengah tuan rumah begitu dominan. Duet gelandang Weston McKennie dan Yunus Musah berhasil memutus aliran bola dari kubu Bosnia, sementara Pulisic yang beroperasi di sisi kiri terus meneror pertahanan lawan yang dikomandoi bek veteran Sead Kolašinac.

Gol pembuka lahir pada menit ke-23. Berawal dari umpan terobosan McKennie, Pulisic yang menusuk dari sisi kiri berhasil melewati dua pemain bertahan Bosnia sebelum melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau kiper Nikola Vasilj. Gol tersebut membuat suporter tuan rumah bergemuruh dan menjadi gol ketiga Pulisic di turnamen edisi ini—menyamai catatan legenda Landon Donovan sebagai pencetak gol terbanyak AS dalam satu edisi Piala Dunia.

Pulisic Tampil Gemilang: Satu Gol, Satu Assist, dan Sejarah Baru

Tak puas dengan satu gol, Pulisic kembali mencatatkan namanya di papan kontribusi pada menit ke-54. Kali ini ia berperan sebagai kreator dengan mengirim umpan silang matang yang disambut tandukan striker Folarin Balogun. Gol kedua tersebut memperlebar keunggulan AS sekaligus menegaskan dominasi tim tuan rumah sepanjang pertandingan.

“Saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk negara ini. Atmosfer di stadion sungguh luar biasa dan itu memberi kami energi tambahan. Kami tahu Bosnia adalah tim yang tangguh, tapi kami bermain dengan hati malam ini,” ujar Pulisic kepada media usai pertandingan.

Dengan satu gol dan satu assist, Pulisic mencatatkan total keterlibatan dalam 5 gol AS sepanjang turnamen (3 gol, 2 assist). Ia menjadi pemain Amerika pertama yang mampu mencatatkan angka kontribusi gol sebanyak itu dalam fase gugur Piala Dunia sejak era modern. Pelatih Gregg Berhalter pun tak ragu memuji anak asuhnya.

“Christian adalah pemain spesial. Saat bola berada di kakinya, kami selalu merasa bisa menciptakan sesuatu yang berbahaya. Dia adalah pemimpin sejati di lapangan,” kata Berhalter dalam konferensi pers pasca laga.

Perlawanan Sengit Bosnia dan Gol Penghiburan Džeko

Meski tertinggal dua gol, Bosnia dan Herzegovina tak menyerah begitu saja. Masuknya gelandang serang Miralem Pjanić di babak kedua menyuntikkan kreativitas pada permainan tim tamu. Mereka akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71 melalui sundulan striker gaek Edin Džeko yang memanfaatkan umpan silang dari bek kanan Amar Dedić.

Gol tersebut sempat membuat laga berlangsung menegangkan di 20 menit terakhir. Bosnia meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali mengancam gawang Matt Turner. Namun, solidnya koordinasi duet bek tengah Cameron Carter-Vickers dan Tim Ream berhasil meredam setiap upaya serangan balik lawan.

Statistik dan Fakta Kunci Pertandingan

  • Penguasaan bola: AS 58% – 42% Bosnia
  • Total tembakan: AS 16 (7 tepat sasaran) – Bosnia 9 (3 tepat sasaran)
  • Umpan sukses: AS 482 – Bosnia 324
  • Pelanggaran: AS 11 – Bosnia 14
  • Kartu kuning: AS 2 (McKennie, Dest) – Bosnia 3 (Hadžiahmetović, Kolašinac, Džeko)

Langkah ke 16 Besar dan Harapan Tuan Rumah

Kemenangan ini membawa Amerika Serikat melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga antara Kolombia dan Maroko yang baru akan dimainkan esok hari. Dukungan penuh publik tuan rumah menjadi modal berharga bagi skuad Berhalter yang menargetkan lolos ke perempat final untuk pertama kalinya sejak 2002 silam.

Di sisi lain, kekalahan ini mengakhiri perjalanan Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026. Meski tersingkir, penampilan Edin Džeko dan kolega tetap mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan sengit di kandang lawan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User