Pramono Anung Tinjau Stasiun LRT Rawamangun Pastikan Kesiapan Operasional

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan peninjauan langsung ke Stasiun LRT Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur, pada Selasa (14/7/2026). Kunjungan ini me

Pramono Anung Tinjau Stasiun LRT Rawamangun Pastikan Kesiapan Operasional

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan peninjauan langsung ke Stasiun LRT Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur, pada Selasa (14/7/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian inspeksi menyeluruh terhadap moda transportasi publik ringan yang menghubungkan kawasan strategis di ibu kota.

Kehadiran Pramono di stasiun tersebut menarik perhatian para pengguna jasa yang tengah menunggu kedatangan kereta. Dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dan masker, ia menyapa warga sambil sesekali berdialog singkat mengenai pengalaman mereka menggunakan layanan LRT Jakarta. Suasana pagi itu tampak cair dan penuh antusiasme dari masyarakat yang tak menyangka akan bertemu langsung dengan gubernur di area stasiun.

Inspeksi Fasilitas dan Pelayanan Penumpang

Berdasarkan pantauan di lokasi, Gubernur DKI menyusuri sejumlah titik vital di Stasiun LRT Pemuda Rawamangun. Area yang menjadi fokus pemeriksaan meliputi gerbang tiket elektronik, ruang tunggu penumpang, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, kebersihan area publik, serta sistem informasi jadwal keberangkatan. Pramono juga terlihat mengamati mekanisme keamanan dan kenyamanan di peron utama sebelum akhirnya meninjau armada kereta yang terparkir.

"Saya ingin memastikan bahwa seluruh aspek operasional Stasiun LRT Rawamangun berjalan sesuai standar pelayanan prima. Transportasi publik yang baik bukan hanya soal ketepatan waktu, tetapi juga soal kenyamanan, keamanan, dan kemudahan akses bagi semua kalangan," ujar Pramono Anung saat ditemui wartawan di sela-sela peninjauan.

Ia menekankan bahwa LRT Jakarta bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol transformasi mobilitas perkotaan yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Menurutnya, kehadiran moda transportasi ringan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan warga terhadap kendaraan pribadi yang selama ini menjadi biang kemacetan dan polusi udara di Jakarta.

Data Penumpang dan Kinerja Operasional

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, rata-rata pengguna harian LRT Jakarta rute Velodrome–Pegangsaan Dua mencapai 12.500 penumpang pada Juni 2026, meningkat 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh integrasi tarif antarmoda, penambahan frekuensi perjalanan, serta perbaikan akses pejalan kaki menuju stasiun.

Stasiun Pemuda Rawamangun sendiri merupakan salah satu stasiun tersibuk di koridor utama karena lokasinya yang strategis—berdekatan dengan kawasan permukiman padat penduduk, pusat perbelanjaan, dan fasilitas olahraga. Gubernur menyebut angka ini sebagai indikator positif bahwa masyarakat kian percaya terhadap transportasi publik, meskipun ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Kita tidak boleh berpuas diri. Tren positif ini harus dijaga dengan peningkatan kualitas berkelanjutan—dari kebersihan gerbong, ketepatan jadwal, hingga konektivitas dengan moda lain seperti Transjakarta dan mikrotrans," tegasnya.

Konektivitas dan Integrasi Antarmoda

Salah satu sorotan utama dalam kunjungan tersebut adalah strategi integrasi LRT dengan jaringan Transjakarta, MRT Jakarta, dan angkutan pengumpan di sekitar Stasiun Rawamangun. Gubernur memaparkan bahwa pihaknya tengah merampungkan desain halte terpadu yang memungkinkan penumpang berpindah moda tanpa hambatan fisik maupun biaya tambahan yang memberatkan.

Pemerintah Provinsi DKI juga berencana memperluas jangkauan first mile and last mile connectivity melalui penambahan armada mikrotrans dan penyediaan parkir sepeda yang aman di sekitar stasiun. “Orang tidak akan beralih dari kendaraan pribadi kalau perjalanan dari rumah ke stasiun masih rumit. Kami sedang memetakan titik-titik yang belum terlayani dan akan segera ditindaklanjuti,” tambah Pramono.

Para pengguna LRT yang ditemui di lokasi umumnya menyambut positif perhatian gubernur terhadap moda transportasi ini. Seorang penumpang bernama Dita, warga Rawamangun yang rutin menggunakan LRT menuju tempat kerjanya di kawasan Kelapa Gading, mengungkapkan bahwa kehadiran LRT telah memangkas waktu tempuhnya hingga 40 menit per hari.

"Saya berharap gubernur sering turun langsung begini supaya tahu kondisi sebenarnya. Kadang eskalator mati, kadang AC kurang dingin. Tapi secara umum saya sangat terbantu," kata Dita.

Proyeksi dan Komitmen ke Depan

Dalam kesempatan itu, Pramono Anung turut menyinggung rencana pengembangan koridor baru LRT yang akan menghubungkan Rawamangun–Manggarai–Dukuh Atas, sebuah proyek ambisius yang ditargetkan mulai konstruksi pada 2027 dan beroperasi penuh pada 2030. Proyek ini diharapkan menjadi tulang punggung transportasi publik di koridor timur-barat Jakarta dan sekaligus mengurai kemacetan kronis di ruas Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka.

"Kita ingin warga Jakarta punya pilihan mobilitas yang setara dengan kota-kota global. LRT adalah bagian dari solusi besar itu, bukan satu-satunya, tetapi bagian penting yang tidak bisa diabaikan," tutup Gubernur DKI sebelum melanjutkan perjalanan menuju agenda berikutnya.

Peninjauan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung untuk terus memprioritaskan transportasi publik sebagai pilar utama pembangunan kota yang berkelanjutan, manusiawi, dan berdaya saing tinggi.

[SOCIAL_TWEET]: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tinjau langsung Stasiun LRT Rawamangun pagi ini. Inspeksi fasilitas, dialog dengan penumpang, dan sinyal kuat percepatan integrasi antarmoda. Data terbaru: 12.500 penumpang/hari, naik 23%! #LRTJakarta #TransportasiPublik #PramonoAnung[SOCIAL_TG]: 🚆 Gubernur DKI Sidak Stasiun LRT Rawamangun! Pramono Anung cek fasilitas, ngobrol sama penumpang, dan bocorkan rencana koridor baru Rawamangun–Manggarai–Dukuh Atas. 📊 12.500 penumpang/hari — naik 23%! Transportasi publik Jakarta makin diperhitungkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User