Meta Gandeng Dua Kreator Muda Indonesia Jadi Top Kreator Dunia
Jakarta – Dua anak muda Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional setelah resmi digandeng Meta sebagai Top Kreator Dunia
Jakarta – Dua anak muda Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional setelah resmi digandeng Meta sebagai Top Kreator Dunia dalam kampanye global bertajuk #BulanKebaikan. Mereka terpilih dari ribuan kreator di seluruh dunia untuk menyebarkan pesan positif dan inspiratif melalui platform Meta, termasuk Facebook dan Instagram.
Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengangkat nama Indonesia di mata komunitas kreator global. Keduanya membuktikan bahwa kreativitas anak bangsa mampu bersaing dan diakui oleh perusahaan teknologi raksasa seperti Meta.
Siapa Mereka?
Dua kreator muda tersebut adalah Aldo Wicaksono (24) dan Nadia Ramadhani (22). Aldo, yang berasal dari Yogyakarta, dikenal sebagai kreator konten edukatif tentang budaya lokal dan pariwisata. Sementara Nadia, seorang desainer grafis asal Bandung, kerap membagikan karya ilustrasinya yang mengangkat isu sosial dan keberagaman.
“Saya tidak pernah menyangka bisa dipilih oleh Meta. Ini mimpi yang jadi kenyataan,” ujar Aldo saat dihubungi virtual, Selasa (15/4). “Saya hanya ingin terus berkarya dan menunjukkan bahwa konten positif bisa viral juga.”
Kampanye #BulanKebaikan
Kampanye #BulanKebaikan adalah inisiatif global Meta yang diluncurkan untuk merayakan semangat kebaikan selama bulan suci Ramadan dan setelahnya. Program ini mengajak para kreator di seluruh dunia untuk membuat konten yang menyebarkan empati, toleransi, dan aksi sosial dengan jangkauan yang lebih luas melalui dukungan algoritma dan fitur promosi dari Meta.
“Meta percaya bahwa media sosial memiliki kekuatan untuk menyatukan dan menginspirasi. Melalui #BulanKebaikan, kami ingin memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di dunia digital,” ujar perwakilan Meta Asia Pasifik, Sarah Tan, dalam keterangan resminya.
Proses Seleksi Ketat
Tidak mudah bagi Aldo dan Nadia untuk mencapai titik ini. Mereka harus melewati serangkaian seleksi yang melibatkan kurasi konten, analisis engagement, dan penilaian dampak sosial dari setiap unggahan. Dari lebih dari 15.000 kreator yang mendaftar di seluruh dunia, hanya 20 orang yang terpilih sebagai Top Kreator, dua di antaranya berasal dari Indonesia.
“Kami mencari kreator yang tidak hanya memiliki konten berkualitas, tetapi juga mampu membawa perubahan nyata di komunitasnya,” lanjut Sarah Tan. “Aldo dan Nadia menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menyebarkan kebaikan, itulah mengapa mereka pantas terpilih.”
Dampak dan Harapan
Sebagai Top Kreator, keduanya akan mendapatkan pendanaan konten, mentoring eksklusif dari tim Meta, serta kesempatan tampil di berbagai acara global. Konten-konten mereka juga akan dipromosikan secara luas ke pengguna Facebook dan Instagram di berbagai negara.
“Ini adalah kesempatan emas untuk membawa misi kebaikan lebih jauh. Saya ingin mengajak lebih banyak anak muda untuk berani berkarya dan percaya bahwa suara mereka penting,” kata Nadia.
Aldo menambahkan, “Semoga ini bisa memotivasi teman-teman kreator lain di Indonesia bahwa kita bisa bersaing secara global.”
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa industri kreatif Indonesia semakin diperhitungkan di level dunia. Dengan dukungan platform global seperti Meta, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi talenta-talenta muda yang mampu membawa dampak positif melalui konten digital.
Comments (0)