Jokowi Melayat Rachmat Gobel, Kenang Sosok Pekerja Keras

Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk melayat ke rumah duka Rachmat Gobel, mantan Wakil Ketua DPR sekaligus Menteri Perdagangan yang wafat pada Kamis (10/7/2026). Dalam suasana haru, Jokowi men...

Jokowi Melayat Rachmat Gobel, Kenang Sosok Pekerja Keras

Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk melayat ke rumah duka Rachmat Gobel, mantan Wakil Ketua DPR sekaligus Menteri Perdagangan yang wafat pada Kamis (10/7/2026). Dalam suasana haru, Jokowi menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, seraya mengenang dedikasi almarhum semasa hidupnya. Kehadiran Kepala Negara ini menjadi momen istimewa yang menggarisbawahi kontribusi besar Gobel bagi pemerintahan dan pembangunan nasional.

Pujian untuk Pekerja Keras

Saat ditemui awak media usai prosesi takziah, Jokowi tak ragu melontarkan pujian tulus. Ia menggambarkan Rachmat Gobel sebagai figur yang selalu mengedepankan kerja nyata di setiap amanah yang diemban. "Beliau adalah tipe pemimpin yang tidak banyak bicara, tetapi hasil kerjanya bisa kita lihat. Dari masa beliau di Kementerian Perdagangan hingga di parlemen, etos kerjanya luar biasa," tutur Presiden dengan nada penuh hormat. Jokowi juga menekankan bahwa almarhum merupakan menteri yang selalu siap menghadapi tantangan dan tak kenal lelah mencari solusi demi kepentingan rakyat.

Dari Panggung Bisnis ke Politik

Rachmat Gobel bukan nama asing di kancah nasional. Sebelum terjun ke politik, ia dikenal sebagai pewaris dan pengembang Grup Gobel, perusahaan elektronik legendaris yang sudah menjadi bagian dari sejarah industri Indonesia. Jejak bisnisnya yang matang membawanya ke panggung pemerintahan saat ditunjuk menjadi Menteri Perdagangan periode 2014–2015. Meskipun masa jabatannya relatif singkat, ia menorehkan sejumlah gebrakan, seperti upaya memperkuat neraca perdagangan dan melindungi industri dalam negeri. Setelah itu, karier politiknya berlanjut sebagai anggota DPR dan akhirnya dipercaya menjabat Wakil Ketua DPR periode 2019–2024, posisi yang semakin menegaskan kapasitas kepemimpinannya.

Rekam Jejak di Parlemen

Di Senayan, Gobel dikenal sebagai legislator yang vokal memperjuangkan kepentingan daerah dan pengusaha kecil. Ia kerap menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi nasional dan mendorong regulasi yang berpihak pada produk dalam negeri. Rekan-rekannya di parlemen sering mengingatnya sebagai sosok yang tenang namun tajam dalam setiap rapat. "Beliau jarang tampil di depan layar kaca, tetapi pengaruhnya sangat terasa dalam setiap kebijakan yang kami bahas. Itulah ciri khasnya: bekerja di balik layar tanpa mencari panggung," ujar salah seorang kolega di Komisi VI DPR yang pernah bermitra dengannya.

Warisan Integritas dan Kerendahan Hati

Selain etos kerja, Presiden Jokowi juga menyoroti integritas almarhum yang tetap rendah hati meski berlatar belakang pengusaha sukses. "Hal yang paling saya ingat dari Pak Rachmat adalah kesederhanaan dan kejujurannya. Itu yang membuatnya dihormati oleh banyak kalangan," kata Jokowi. Kenangan ini diamini oleh kerabat dan kolega yang hadir, menggambarkan almarhum sebagai pribadi yang tidak pernah membedakan perlakuan terhadap siapa pun, baik itu pejabat tinggi maupun staf paling bawah. Di mata keluarga, ia adalah panutan yang selalu menekankan arti pendidikan dan kerja keras kepada anak-anaknya.

Berpulangnya Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi istri dan anak-anaknya, tetapi juga bagi para kolega di lintas sektor. Presiden Jokowi pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum serta melanjutkan semangat pengabdian yang telah ia contohkan. "Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Tapi nilai-nilai perjuangan beliau akan tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi kita semua," pungkas Jokowi sebelum meninggalkan rumah duka.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User