Hoaks Video Menkeu Purbaya Umumkan Dana Bantuan Pensiunan

JAKARTA — Beredar sebuah video di media sosial yang mengeklaim Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan program dana bantuan bagi para pe

Hoaks Video Menkeu Purbaya Umumkan Dana Bantuan Pensiunan

JAKARTA — Beredar sebuah video di media sosial yang mengeklaim Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan program dana bantuan bagi para pensiunan. Klaim ini viral di platform Facebook dan menarik perhatian luas masyarakat, terutama kalangan lanjut usia yang berharap mendapatkan tambahan dana tunjangan. Namun, tim Cek Fakta Liputan6.com melakukan penelusuran mendalam dan menemukan bahwa klaim tersebut tidak benar alias hoaks.

Kronologi Temuan Video Palsu

Video yang beredar menampilkan sosok Purbaya Yudhi Sadewa tengah memberikan keterangan resmi. Dalam narasi video disebutkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan membuka program pencairan dana bantuan khusus pensiunan senilai Rp 15 juta hingga Rp 25 juta per orang. Klaim ini disertai tautan mencurigakan yang mengarahkan korban untuk mengisi data pribadi.

  1. Identifikasi Awal: Tim Cek Fakta menemukan unggahan video tersebut pada Senin pekan lalu. Akun pengunggah bukan akun resmi pemerintah.
  2. Verifikasi Identitas: Purbaya Yudhi Sadewa bukanlah Menteri Keuangan. Ia adalah Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan. Menteri Keuangan Republik Indonesia adalah Sri Mulyani Indrawati.
  3. Konfirmasi Lembaga: Kementerian Keuangan melalui Biro Komunikasi menegaskan tidak pernah ada pengumuman dana bantuan pensiunan seperti yang diklaim.
  4. Analisis Video: Rekaman asli Purbaya diambil dari konteks berbeda, yakni saat memberikan paparan terkait program BPJS Ketenagakerjaan, lalu diedit dan diberi narasi palsu.

Modus Penipuan Berkedok Bantuan Pemerintah

Pola penyebaran hoaks semacam ini bukanlah hal baru. Pelaku memanfaatkan deepfake atau penyuntingan video sederhana untuk mengelabui korban. Tautan yang disertakan biasanya mengarah ke situs phishing yang meminta data seperti NIK KTP, nomor rekening, hingga kode OTP. Data tersebut kemudian digunakan untuk menguras saldo rekening korban.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya. Pastikan hanya mengakses informasi dari kanal resmi pemerintah," ujar juru bicara Kementerian Keuangan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Liputan6.com.

Temuan Kunci Cek Fakta

Berdasarkan penelusuran Liputan6.com, berikut poin penting yang membuktikan video tersebut palsu:

  • Purbaya Yudhi Sadewa bukan pejabat Kementerian Keuangan, melainkan pimpinan BPJS Ketenagakerjaan.
  • Tidak ada siaran pers atau pengumuman resmi dari Kemenkeu tentang bantuan pensiunan.
  • Tautan yang disertakan tidak mengarah ke domain go.id melainkan situs tidak dikenal.
  • Video asli Purbaya diambil dari konteks wawancara program jaminan sosial ketenagakerjaan, bukan bantuan tunai.

Masyarakat diminta lebih waspada terhadap modus penipuan digital yang kian marak menjelang periode pencairan tunjangan atau hari raya. Setiap program bantuan resmi selalu diumumkan melalui situs dan akun media sosial terverifikasi milik kementerian atau lembaga terkait.

Liputan6.com akan terus memantau dan mengonfirmasi informasi yang beredar agar masyarakat terhindar dari berita bohong dan potensi kerugian finansial.

[SOCIAL_TWEET]: Beredar video klaim Menkeu Purbaya umumkan dana bantuan pensiunan Rp 15-25 juta. Cek Fakta Liputan6: ITU HOAKS! Purbaya adalah Dirut BPJS Ketenagakerjaan, bukan Menkeu. Jangan isi data pribadi di tautan mencurigakan. #CekFakta #Hoaks #Pensiunan[SOCIAL_TG]: 🚨 WASPADA HOAKS! Video Menkeu Purbaya umumkan dana bantuan pensiunan? Itu PALSU! Purbaya adalah Dirut BPJS Ketenagakerjaan. Jangan klik tautan mencurigakan ⚠️

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User