Friday, 03 July 2026
CariTentang

BMW Luncurkan Generasi Terbaru X5 Tersedia Versi EV dan Hidrogen!

Daftar Isi
  1. Dimensi dan Eksterior
  2. Interior Khas BMW Terkini
  3. Banyak Pilihan Powertrain

BMW X5 merupakan SUV, eh maksudnya SAV (Sport Activity Vehicle) pertama sekaligus tentunya tertua dari BMW. Generasi kelima dengan kode bodi G65, nama mirip seperti salah satu varian dari Mercedes-Benz G-Class. Pilihan powertrain pada generasi ini juga lebih banyak dari sebelumnya. Mulai dari mesin internal combustion biasa, plug-in hybrid, V8 yang lebih bertenaga, hingga listrik dengan nama iX5 bahkan hidrogen.

Dimensi dan Eksterior

Walaupun terlihat seperti Neue Klasse, BMW X5 ini tidak dibangun di atas platform EV khusus seperti iX3 dan i3. Seperti BMW seri G lainnya, X5 baru ini berbasis pada Cluster Architecture (CLAR) yang lama. Secara dimensi, mobil ini memiliki dimensi panjang 4.994 mm, lebar 2.000 mm, tinggi 1.742 mm dan wheelbase 3.035 mm. Bila dibandingkan generasi sebelumnya, mobil ini 59 mm lebih panjang, 4 mm lebih pipih, dan 23 mm lebih rendah.

Sebagaimana Neue Klasse, bagian depan menggunakan panel hitam gloss yang meruncing dan kidney gril seperti pada model Neue Klasse asli dari tahun 70-an. Bedanya, bukaan tengahnya sedikit lebih besar sesuai dengan ukuran X5 yang lebih besar. Lampu depannya membentuk grafik X untuk daytime running lights dan lampu sein. Celah antara ‘X’ tersebur menampung proyektor kecil untuk lampu dekat. Sementara lampu jauh matriks terletak di dalam heksagon tengah.

Beralih ke samping, kini menggunakan handle pintu model winglet elektrik seperti pada Volvo EX60. Pilihan pelek tersedia mulai dari diameter 21 inci dan naik hingga 23 inci. Sementara pelek 22 inci menjadi standar pada M60e bersama dengan empat knalpot. Di bagian belakang, mobil ini mendapatkan lampu belakang lebar ala iX3. Dudukan plat nomor kini berada di bawah pintu bagasi dengan aksen hitam. Bukan di tengah pintu bagasi seperti sebelumnya.

Interior Khas BMW Terkini

Beralih ke interior, X5 menggunakan tema yang sama seperti yang ada di iX3 dengan Panoramic iDrive. Terdiri dari layar tengah berbentuk jajar genjang 17,9 inci, tampilan proyeksi full-width Panoramic Vision, head-up display terpisah, dan kontrol sentuh kapasitif di roda kemudi. Selain itu, tersedia opsional layar sentuh penumpang berukuran 14,6 inci seperti pada Seri 7 facelift. Upholstery menggunakan BMW Individual Merino dan Alcantara. Sementara tuas transmisi masih mempertahankan crystal switchgear.

Untuk sistem audio, sistem suara 12 speaker 280 watt hadir sebagai standar. Sementara garapan Bowers & Wilkins 775 watt 18 speaker dan dukungan surround sound Dolby Atmos tersedia sebagai opsional. Tidak seperti mobil sekelasnya, jok baris kedua pada X5 baru tidak bisa di-slide dan reclining alias pengaturannya fixed. Tetapi dengan dimensinya yang luas, seharusnya tidak menjadi masalah. Tampaknya kursi tambahan di baris ketiga ditiadakan pada generasi ini.

Banyak Pilihan Powertrain

Varian BMW X5 40 dibekali mesin B58 3.0 litre turbo straight-six bertenaga 400 ps dan torsi 540 Nm. Hal itu masih ditunjang oleh sistem mild-hybrid 48 volt yang memberikan tambahan tenaga 18 PS dan torsi 200 Nm. Sementara versi diesel 40d dibekali mesin diesel 6 silinder B57 bertenaga 313 PS dan torsi 670 Nm. Kedua setup ini dipadukan dengan transmisi steptronic ZF 8-speed dan penggerak AWD xDrive khas BMW.

Versi PHEV menggabungkan mesin B58 bertenaga 313 PS dan torsi 450 Nm dengan motor listrik bertenaga 197 PS dan torsi 280 Nm. Setup tersebut menghasilkan output gabungan 490 PS dan torsi 700 Nm. Dengan baterai berkapasitas 26,5 kWh, memberikan jarak tempuh pure EV antara 86-102 km (WLTP). Sementara versi M Performance dibekali mesin B58 bertenaga 426 PS dan torsi 540 Nm, dengan baterai yang sama menghasilkan output gabungan 612 PS dan torsi 800 Nm. Meskipun performanya meningkat, jarak tempuh EV (Electric Vehicle) hampir tidak berkurang antara 81 dan 98 km.

Versi EV alias iX5 60 ditenagai oleh 2 motor yang menghasilkan 578 hp dan 805 Nm. Dengan baterai NMC berkapasitas 141 kW, merupakan yang terbesar yang pernah dipasang pada BMW EV. Setup tersebut memungkinkan jangkauan WLTP antara 645-845 km. Lalu untuk versi hidrogen, dikembangkan bersama Toyota. Dengan tangki yang ramping, memungkinkan range hingga 750 km. Sepertinya, ia merupakan BMW pertama yang memiliki pilihan powertrain terbanyak saat ini.

The post BMW Luncurkan Generasi Terbaru X5 Tersedia Versi EV dan Hidrogen! first appeared on AutonetMagz :: Review Mobil dan Motor Baru Indonesia.

Sumber: Autonetmagz.com

a
admin⏱ 4 menit baca

admin adalah kontributor di BeritaDua. Artikel ini diterbitkan pada 03 July 2026.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar