Sadis! Oknum Polisi Siram Istri dengan Air Keras, Luka Bakar 47%, Hotman Paris Turun Tangan
JAKARTA – Kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan seorang polisi aktif terhadap istrinya sendiri mencuat ke publik. Wanita berinisial M (30 tahun) mengalami luka bakar hingga 47 persen setelah disiksa oleh suaminya yang merupakan oknum aparat kepolisian di Tegal, Jawa Tengah.
Laporan resmi telah diajukan ke Bareskrim Polri oleh tim Hotman Paris 911 pada Kamis, 2 Juli 2026. Perwakilan tim Hotman 911, Raden Reza, mengungkapkan bahwa korban menderita luka bakar parah di bagian tubuh sebelah kiri. Usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim, korban tampak menggunakan kursi roda dengan luka bakar jelas terlihat di tangan kirinya.
Kekerasan Berlangsung Dua Setengah Tahun
Menurut Reza, kekerasan sudah berlangsung selama dua setengah tahun, sejak tahun 2023, dengan puncaknya pada September 2024. Saat itu korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun pelaku meninggalkannya begitu saja. Untuk menutupi perbuatannya, pelaku sempat berbohong dengan menyebut korban terkena ledakan tabung gas, padahal sebenarnya korban disiram dengan cairan berbahaya yang diduga air keras.
Ada sejumlah penganiayaan yang dilakukan terduga pelaku terhadap korban, antara lain:
Penyiksaan fisik secara berulan, Perbudakan seks dan perilaku seksual menyimpang, Dicekoki narkoba jenis sabu, Dipaksa meracik sabu sendiri, Disiram air keras hingga luka bakar 47%.
Lebih Kejam dari Kasus YTR
Tim Hotman Paris menilai bahwa kasus penganiayaan ini bahkan lebih kejam dari kasus yang menimpa YTR, korban penyekapan dan penyiksaan di Bandung yang sempat viral. Meski enggan menyebut inisial maupun lokasi tugas pelaku, Reza memastikan bahwa terduga merupakan polisi aktif yang bertugas di Pulau Jawa.
“Kami tidak bisa menyebutkan inisialnya sekarang. Yang jelas dia masih aktif di Polri dan sudah diamankan di Polda Jawa Tengah,” ujar Reza.
Kronologi Awal Mula Korban Terjerat
Reza menjelaskan bahwa korban berkenalan dengan pelaku melalui perkenalan biasa. Namun sejak awal, korban sudah dicekoki narkoba jenis sabu oleh pelaku. Setelah itu, pelaku menikahi korban, meskipun belakangan korban baru mengetahui bahwa pelaku sebenarnya sudah memiliki istri.
Selama menjalani hubungan, korban terus mendapat intimidasi, ancaman, dan kekerasan. Pelaku juga mengancam akan menyebarkan video asusila jika korban berani melapor. Hal inilah yang membuat korban tidak berani bergerak selama kurang lebih dua tahun.
“Keluarga korban juga tidak tahu karena pelaku mengaku belum punya istri. Korban sangat ketakutan dan tertekan secara psikologis,” tambah Reza.
Kondisi Korban Memprihatinkan
Setelah melapor ke Bareskrim, korban bersama tim Hotman 911 dijadwalkan menjalani visum di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Reza menggambarkan kondisi korban sangat memprihatinkan.
“Setiap kali ditanya soal peristiwa, korban menangis. Luka-lukanya luar biasa. Bagian sebelah kiri tubuhnya terbakar, kulitnya banyak yang hilang. Di perjalanan menggunakan ambulans, setiap ada goncangan sedikit pasti sakit karena gesekan daging dengan perut,” jelasnya dengan nada bergetar.
Hotman Paris: Ini Kejahatan Luar Biasa
Hotman Paris Hutapea kembali turun tangan melalui tim Hotman 911 untuk mengawal kasus kemanusiaan ini. Melalui akun Instagram @hotmanparisofficial pada Rabu, 1 Juli, Hotman mengunggah foto press rilis yang membeberkan penderitaan korban selama dua setengah tahun.
Hotman menegaskan timnya bersama korban akan melaporkan kasus ini ke Mabes Polri, tepatnya di bagian SPKT, pada Kamis, 2 Juli pukul 14.00 WIB. Laporan resmi tersebut akan menjadi pintu masuk proses hukum terhadap oknum aparat yang diduga terlibat.
Dalam rilisnya, Hotman menyebut penderitaan korban jauh lebih kejam dibandingkan kasus penyekapan YTR yang sempat viral.
Reaksi Warganet
Unggahan Hotman langsung memicu reaksi keras dari warganet. Kolom komentar dibanjiri dukungan dan doa agar kasus segera diusut tuntas. Banyak warganet mengutuk tindakan oknum aparat dan mendesak agar pelaku dicopot dari institusi kepolisian.
“Semoga pelaku dihukum seberat-beratnya! Ini sudah kejahatan luar biasa terhadap kemanusiaan,” tulis salah satu warganet.
“Terima kasih Hotman Paris sudah membantu korban. Semoga keadilan segera ditegakkan,” tulis lainnya.
Polda Jateng Amankan Pelaku
Polda Jawa Tengah dikabarkan sudah mengamankan terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus tersebut.
Kasus ini kini menjadi sorotan nasional dan diharapkan dapat diusut secara transparan dan adil, mengingat pelaku adalah aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi masyarakat, bukan justru menjadi pelaku kejahatan sadis.
Proses hukum terhadap oknum polisi tersebut masih terus berjalan dan akan dikawal oleh tim Hotman 911 hingga tuntas.
Artikel Sadis! Oknum Polisi Siram Istri dengan Air Keras, Luka Bakar 47%, Hotman Paris Turun Tangan pertama kali tampil pada SUMSELNEWS.
Sumber: Sumsel News
admin adalah kontributor di BeritaDua. Artikel ini diterbitkan pada 03 July 2026.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Komentar