Tim Dosen UPGRIS Edukasi Teknologi Pengolahan Rumput Laut di Mojorejo KendalTim Dosen UPGRIS Edukasi Teknologi Pengolahan Rumput Laut di Mojorejo Kend
Kendal, Wawasan.co - Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen UPGRIS melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema *"Pemberdayaan Masyarakat Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal melalui Teknologi Pengolahan Rumput Laut." Kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas rumput laut melalui penerapan teknologi pengolahan, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan produk yang bernilai ekonomi tinggi.
Kegiatan pengabdian dipimpin oleh Agus Mukhtar, S.Pd., M.T. selaku ketua tim, dengan anggota Dr. Ir. Ibnu Toto Husodo, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng. serta Hisyam Ma'mun, S.T., M.T. Tim bekerja sama dengan pemerintah desa, kelompok usaha masyarakat, dan pelaku UMKM di Desa Mororejo untuk mengembangkan inovasi pengolahan rumput laut yang lebih modern, higienis, dan berdaya saing.
Desa Mororejo memiliki potensi sumber daya rumput laut yang cukup melimpah. Namun demikian, pemanfaatannya masih didominasi dalam bentuk bahan baku dengan nilai jual yang relatif rendah. Kondisi tersebut mendorong perlunya penerapan teknologi tepat guna agar masyarakat mampu mengolah rumput laut menjadi berbagai produk olahan yang memiliki nilai tambah, kualitas yang lebih baik, serta peluang pasar yang lebih luas.
Melalui program pengabdian ini, tim memberikan pendampingan berupa pelatihan teknologi pengolahan rumput laut, mulai dari proses pemilihan bahan baku, pencucian, pengeringan, pengolahan menjadi produk pangan maupun produk turunan lainnya, hingga teknik pengemasan yang memenuhi standar keamanan pangan. Selain itu, masyarakat juga memperoleh edukasi mengenai manajemen usaha, strategi pemasaran, dan peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar lokal maupun regional.
Ketua tim, Agus Mukhtar, S.Pd., M.T., menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal berbasis teknologi. Dengan adanya inovasi dalam proses pengolahan, masyarakat diharapkan tidak lagi hanya menjual rumput laut dalam bentuk mentah, tetapi mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi yang lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, Dr. Ir. Ibnu Toto Husodo, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng. menyampaikan bahwa penerapan teknologi pengolahan yang tepat akan meningkatkan kualitas produk, memperpanjang masa simpan, serta menghasilkan produk yang lebih higienis dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Menurutnya, inovasi teknologi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan daya saing produk lokal di era industri berbasis inovasi.
Hisyam Ma'mun, S.T., M.T. menambahkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya bergantung pada teknologi yang diterapkan, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis produksi hingga penguatan jiwa kewirausahaan masyarakat.
Antusiasme masyarakat Desa Mororejo selama kegiatan berlangsung menunjukkan tingginya semangat untuk mengembangkan usaha berbasis potensi daerah. Diskusi interaktif, praktik langsung pengolahan rumput laut, serta sesi konsultasi menjadi sarana berbagi pengetahuan antara tim pengabdian dan masyarakat sehingga teknologi yang diperkenalkan dapat diterapkan secara efektif.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, diharapkan Desa Mororejo mampu menjadi salah satu sentra pengolahan rumput laut yang menghasilkan produk unggulan dengan kualitas yang baik, memiliki nilai tambah ekonomi, serta mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Sumber: Wawasan.co
admin adalah kontributor di BeritaDua. Artikel ini diterbitkan pada 03 July 2026.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Komentar