Friday, 03 July 2026
CariTentang

IE-UI Doctoral Colloquium – How to Prepare Impactful Academic Presentation

Pada tanggal 14 November 2024 yang lalu, saya diberikan kesempatan untuk menjadi narasumber pada forum kolokium doktor di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia. Kolokium Doktor atau Doctoral Colloquium merupakan agenda yang diadakan 1 – 2 bulan sekali berupa meeting akademik yang mempertemukan kandidat doktor di Universitas Indonesia dengan narasumber di akademik yang kompeten untuk membagikan ilmunya kepada para kandidat doktor tersebut. Umumnya narasumber yang diundang adalah narasumber yang telah menyelesaikan studi doktoralnya dan diminta untuk membagikan tips dan trik menjalani penelitian doktoral.

Adapun saya pada saat memberikan materi sebagai narasumber di kolokium ini pun sebenarnya masih berstatus sebagai PhD Candidate di Delft University of Technology. Jadi sebenarnya acara kolokium ini adalah sharing dengan teman – teman yang sama – sama masih mengejar gelar doktornya. Topik yang diminta untuk saya bawakan adalah “Bagaimana Membawakan Presentasi Akademik yang Berdampak.” Secara prinsip, materi tersebut berisikan bagaimana sih membuat dan menyampaikan presentasi pada konteks akademik yang biasanya tuh boring (membosankan) banget. Nah, pada sesi kolokium ini saya diminta untuk berbagi bagaimana membawakan presentasi akademik ini dengan cara yang menarik, berdampak, dan bisa menginspirasi pendengarnya.

Membawakan presentasi akademik dengan cara menarik memiliki tantangannya tersendiri. Presentasi akademik umumnya dipenuhi dengan hal – hal yang bersifat teknis, angka, rumus, pembuktian, dan lain sebagainya, Lalu, bagaimana strateginya? Saya sendiri bukanlah orang yang ahli di bidang itu, sebenarnya. Saya hanya hanya membawakan kembali apa yang saya pelajari di TU Delft tentang bagaimana cara presentasi akademik yang efektif. Saya senang bisa bersekolah di TU Delft karena dalam kurikulum Graduate School nya terdapat 3 aspek yang diasah: Discipline Related, Research Skill, dan Transferrable Skill. Transferrable skill adalah keterampilan untuk membagikan atau mentransfer pengetahuan kepada audience secara efektif. Salah satu yang saya pelajari di sana pada kategori transferrable skill adalah bagaimana cara presentasi. Dan, itulah yang kemudian saya bagikan pada sesi kolokium kali ini.

Sesi materi pada kolokium kali ini saya bagi menjadi empat bagian: 1. Introduction to Academic Presentation
2. How to Use PowerPoint in Academic Presentation
3. Structure Your Presentation in Academic Environment
4. Some Practical Tips and Tricks

Pada bagian pertama, saya menjelaskan dan memberikan penyadaran kepada audience bahwa saat presentasi akademik kita akan dihadapkan pada audience yang memiliki level pengetahuan berbeda – beda dan bagaimana cara menghadapinya. Selain itu, kita juga akan dihadapkan pada audience yang ahli dalam menyimak atau listening to talks. Sehingga kita perlu berhati – hati dalam membawakan presentasi akademik. Bahkan, jika perlu kita menempatkan diri sebagai orang – orang itu saat membuat presentasi dan memposisikan bagaimana kita ingin mendengarkan presentasi akademik tersebut.

Bagian kedua, menjelaskan tentang pentingnya mengetahui prinsip – prinsip penggunaan perangkat lunak presentasi, seperti misalnya: PowerPoint atau Canva untuk membawakan presentasi akademik. Salah satu tips nya mengetahui jenis – jenis font dan ukuran font yang efektif atau tidak untuk presentasi. Best Practice nya biasanya menggunakan Sans Serif font family untuk presentasi. Sementara untuk menulis, lebih baik menggunakan Serif fonts family. Kesalahan umum yang terjadi biasanya scientist melakukan copy paste langsung dari teks yang ada di artikel ke slide presentasi sehingga banyak yang font nya adalah Serif fonts, padahal untuk presentasi yang bagus adalah Sans Serif. Sementara untuk ukuran huruf minimal 18 – 24 point. Pada sesi ini saya juga menjelaskan hal lainnya seperti contrast, pemilihan warna, dan detil teknis lainnya dalam menggunakan PowerPoint.

Adapun bagian ketiga dan keempat, saya banyak berbagi tentang pembagian dalam presentasi akademik. Mulai dari pembagian antara intro, topic, dan ending/outro, di mana masing – masingnya memiliki teknik khusus agar pesan yang disampaikan efektif. Di bagian terakhir, saya juga menyisipkan beberapa poin yang tidak disukai oleh pembimbing saya ketika saya membawakan presentasi akademik, hehe.

Acaranya berlangsung sangat meriah dan dihadiri sekitar 40 peserta. Adapun pesertanya mayoritas berasal dari kandidat doktor di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia, dan beberapa peserta lainnya berasal dari kandidat doktor di departemen lain. Berikut adalah suasana Kolokium Doktor di Departemen Teknik Industri UI pada saat sesi saya ingin berlangsung.

Suasana kolokium doktor di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia

Senang sekali saya bisa berbagi di Kolokium Teknik Industri kali ini. Hal ini sekaligus menjadi pelecut semangat dan pengingat untuk diri saya bahwa saya harus segera menyelesaikan studi dan memberikan dampak yang lebih baik dan banyak lagi.

Berikut ini adalah cuplikan dari slide presentasi yang saya bawakan pada saat sesi kolokium tersebut,

20241113_DesigningEffectivePresentation.ARD_-1

Demikian tulisan kali ini menceritakan pengalaman saya sebagai narasumber kolokium di Departemen Teknik Industri. Semoga dapat bermanfaat, khususnya materi dalam format pdf yang telah saya buat di atas.

Salam,
Arry Rahmawan

The post IE-UI Doctoral Colloquium – How to Prepare Impactful Academic Presentation first appeared on Arry Rahmawan Destyanto.

Sumber: Arry Rahmawan

a
admin⏱ 4 menit baca

admin adalah kontributor di BeritaDua. Artikel ini diterbitkan pada 03 July 2026.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar